Banten

Viral! Stiker 'Mending Aku Naik Ojek Online' di Halte Tangsel Bikin Warga Protes

Abdurahman | 4 September 2026, 23:37 WIB
Viral! Stiker 'Mending Aku Naik Ojek Online' di Halte Tangsel Bikin Warga Protes
Halte Legoso 1 di Ciputat Timur viral karena stiker 'Mending aku naik ojek online'. (Adhfar/detikcom)

AKURAT BANTEN– Sebuah stiker di Halte Legoso 1, Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel), mendadak viral dan menjadi perbincangan publik.

Bukan tanpa alasan. Stiker yang terpasang di fasilitas transportasi umum tersebut justru memuat kalimat yang cukup menggelitik sekaligus mengundang tanda tanya:

“Aku akan terus menunggu, tapi kalau lama, mending aku naik ojek online!”

Kalimat tersebut sontak menjadi sorotan karena berada di sebuah halte yang semestinya menjadi tempat masyarakat menunggu dan menggunakan layanan transportasi umum.

Tak sedikit warga yang mempertanyakan maksud pemasangan stiker tersebut. Bahkan, ada warga yang menilai pesan itu “salah alamat”.

Baca Juga: Bikin Geger! Jalan Baru Dicor di Tangerang Retak, Tak Sampai Sehari Dibongkar Lagi

Stiker di Halte Malah Ajak Naik Ojol

Stiker dengan dasar warna biru muda itu terlihat menempel di bagian tembok kaca Halte Legoso 1.

Saat lokasi didatangi pada Jumat (4/9/2026), stiker tersebut masih terlihat terpasang dan tampak relatif baru.

Selain kalimat tentang menunggu kendaraan dan memilih ojek online, terdapat pula pesan untuk mematuhi rambu lalu lintas serta larangan mencoret-coret fasilitas halte.

Yang membuat keberadaan stiker itu semakin menjadi perhatian adalah adanya logo Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan di dalamnya.

Semboyan “Tangsel Kota Layak Anak” juga tercantum pada stiker tersebut.

Ironisnya, ketika masyarakat sedang menunggu transportasi umum di sebuah halte, mereka justru disuguhi pesan yang seolah menawarkan pilihan untuk meninggalkan halte dan beralih menggunakan ojek online.

Pesan yang kemungkinan dimaksudkan sebagai candaan atau kreativitas tersebut akhirnya menimbulkan tafsir berbeda di tengah masyarakat.

Baca Juga: Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp7 Miliar, 6 Hari Lagi Ditutup tapi Dokumen Belum Muncul

Warga Sebut Stiker “Salah Alamat”

Keberadaan stiker itu mendapat respons dari warga yang berada di sekitar Halte Legoso 1.

Salah seorang warga bernama Rizal menilai pesan tersebut kurang tepat jika dipasang di halte.

Menurutnya, transportasi umum merupakan kebutuhan masyarakat. Sementara menggunakan ojek online berarti pengguna harus mengeluarkan biaya tambahan.

“Mungkin salah alamat ya yang bikin pesannya. Harusnya lebih paham lah, buat kita kan transum itu jadi kebutuhan. Kalau ojol kan keluar duit lagi kita,” ujar Rizal saat ditemui di Halte Legoso.

Rizal juga mengusulkan agar pesan pada stiker tersebut diganti dengan kalimat yang justru mendorong masyarakat memanfaatkan transportasi umum.

Dengan begitu, fasilitas halte tidak hanya berfungsi sebagai tempat menunggu kendaraan, tetapi juga dapat menjadi ruang komunikasi publik yang memberikan pesan positif kepada masyarakat.

Baca Juga: Heboh Emas 2,2 Kg William Gunawan, BJB Syariah Bantah Ada Deposito Emas

Dishub Tangsel Akhirnya Turun Tangan

Viralnya stiker tersebut akhirnya mendapat perhatian dari Dishub Kota Tangerang Selatan.

Kasi Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Dishub Tangsel, Fiqa Permana, mengatakan pihaknya akan mencopot stiker tersebut.

Keputusan itu diambil setelah muncul anggapan dari masyarakat bahwa pesan pada stiker tersebut kurang pantas ditempatkan di halte.

“Nanti ini langsung kita copot saja deh. Karena sebagai pemerintah, ngikut apa maunya teman-teman. Kalau memang merasa (stiker itu) tidak pantas,” ujar Fiqa, Jumat (4/9/2026).

Menurut Fiqa, stiker tersebut sebelumnya dibuat sebagai bentuk kreativitas.

Dishub berharap tulisan yang ada dapat menghibur masyarakat yang sedang berada di perjalanan maupun menunggu kendaraan.

“Namanya kita di jalan kan jenuh, capek, segala macam gitu kan. Jadi mungkin stiker itu sebagai kreativitas lah,” katanya.

Namun, setelah menjadi viral dan mendapat sorotan, Dishub Tangsel memutuskan untuk mengevaluasi keberadaan stiker tersebut.

Baca Juga: Sudah 24 Jam Lebih! Kebakaran Sampah di Pisangan Tangsel Tak Kunjung Padam, Bara Tersembunyi di Kedalaman 3 Meter

Bukan Sekadar Dicopot, Stiker Akan Diganti

Dishub Tangsel tidak berhenti pada pencopotan.

Stiker yang viral itu rencananya akan diganti dengan desain dan pesan baru yang dinilai lebih sesuai dengan fungsi fasilitas transportasi umum.

Fiqa mengatakan desain pengganti sedang disiapkan.

Jika proses pencetakan berjalan sesuai rencana, stiker baru tersebut bahkan ditargetkan dapat dipasang dalam waktu dekat.

“Ditunggu ya. Nanti ini lagi didesain. Kalau beneran, sih, malam ini dicetak dan besok kalian bisa lihat sudah dipasang,” kata Fiqa.

Untuk pesan penggantinya, Dishub menyebut kemungkinan menggunakan imbauan yang lebih umum, seperti ajakan menjaga kebersihan.

Baca Juga: Adopsi Teknologi One-Step Fresh Process, Industri Susu Formula Mulai Buka Akses Audit Digital bagi Orang Tua

Dari Candaan Jadi Sorotan Publik

Kasus stiker di Halte Legoso 1 ini memperlihatkan bagaimana sebuah kalimat sederhana di ruang publik dapat memicu perhatian besar.

Di satu sisi, stiker tersebut mungkin dimaksudkan sebagai kreativitas untuk menghibur masyarakat yang sedang menunggu.

Namun di sisi lain, lokasinya menjadi persoalan tersendiri.

Ketika kalimat “mending aku naik ojek online” muncul di sebuah halte, publik bisa saja menangkap pesan tersebut sebagai sindiran terhadap layanan transportasi umum.

Padahal, halte merupakan bagian dari fasilitas yang mendukung masyarakat menggunakan transportasi umum.

Perbedaan tafsir inilah yang kemudian membuat stiker tersebut viral.

Baca Juga: Bukan Kaleng-Kaleng! 4 Pemain Timnas Indonesia Ramaikan Bundesliga, Serie A, Ligue 1 dan LaLiga

Publik Kini Menunggu Stiker Baru

Setelah mendapat sorotan warga dan viral di media sosial, keberadaan stiker tersebut dipastikan tidak akan bertahan lama.

Dishub Tangsel akan mencopot dan menggantinya dengan pesan yang dianggap lebih tepat.

Perhatian publik kini beralih pada satu hal: pesan seperti apa yang akan menggantikan stiker “Mending Aku Naik Ojek Online”?

Apakah benar-benar hanya berupa imbauan menjaga kebersihan, atau akan dibuat lebih kreatif tetapi tetap sejalan dengan fungsi halte sebagai fasilitas transportasi umum?

Yang jelas, stiker sederhana di Halte Legoso 1 telah berhasil mencuri perhatian.

Berawal dari sebuah kalimat bernada santai, stiker tersebut berubah menjadi perbincangan publik dan akhirnya membuat Dishub Tangsel turun tangan.

Sebuah pengingat bahwa satu kalimat di ruang publik bisa memiliki makna jauh lebih besar ketika dibaca oleh banyak orang.(**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Abdurahman
Reporter
Abdurahman
Abdurahman