Prabowo Subianto Bongkar Alasan Ingin Jadi Presiden, Singgung Indonesia Salah Arah Sejak 1990-an

AKURAT BANTEN - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pada Rabu (10/6/2026) bahwa kekhawatirannya terhadap arah perjalanan Indonesia sejak dekade 1990-an menjadi alasan utama dirinya berulang kali maju dalam pemilihan presiden.
Ia menekankan bahwa langkah politik yang diambil bukan dilandasi kepentingan pribadi, melainkan keinginan untuk membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.
Saat menyampaikan pidato dalam Kongres Nasional ke-18 Himpunan Pengusaha Muda Indonesia di Lampung, Prabowo mengungkapkan bahwa sejak lama ia merasa Indonesia sedang berada di jalur yang keliru.
Keyakinan tersebut, kata dia, mendorong dirinya untuk berusaha menduduki posisi tertinggi di pemerintahan demi melakukan perubahan.
Baca Juga: Roy Suryo Buka Suara: Sebut Polisi 'Terpaksa' Umumkan P21 Kasus Ijazah Jokowi, Ada Apa?
"Saya ingin menjadi presiden karena saya sudah melihat bahwa, sejak tahun 1990-an, Indonesia bergerak ke arah yang salah," katanya.
Prabowo, yang sebelumnya dua kali gagal dalam pemilihan presiden dan dua kali dalam pencalonan wakil presiden sebelum akhirnya resmi menjabat pada Oktober 2024, menyebut kursi presiden bukanlah tujuan akhir dari perjuangannya.
"Saya tidak ingin menjadi presiden hanya demi menjadi presiden. Apakah menurut Anda itu mudah?" katanya.
Selain itu, Presiden juga menyoroti kebiasaan sebagian elite politik yang menurutnya terlalu sering terjebak dalam konflik dan perdebatan berkepanjangan.
Ia membandingkan sikap tersebut dengan masyarakat biasa yang dinilainya justru lebih memahami pentingnya kebersamaan, gotong royong, dan persatuan nasional.
“Terkadang elite kita bisa bersikap keras. Hampir semua elite nasional terus berdebat di antara mereka sendiri. Elite adalah pihak yang terus-menerus bertengkar, sementara rakyat tidak.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Mahfud MD Bikin Geger! 'Dicari Sampai Mati Pun Tak Akan Ada Ijazah', Ini Penjelasannya soal Gibran
- 2Anies Baswedan Disarankan Masuk Kabinet Prabowo, Syahganda Sampai Sebut Posisi Menteri Ini!
- 3Duet Dedi Mulyadi-Purbaya Jadi Sorotan! Syahganda Singgung Pilihan Mengejutkan Purbaya
- 4Nasabah BTN Klaim Dana Rp17 Miliar Bermasalah, Setiap Rp1 Miliar Masuk Saldo Disebut Tersisa Rp100, Ada Apa?
- 5Miris! 21 Tahun Jadi Pemulung, Lansia Ini Tak Tahu Punya Uang Pensiun Rp1,1 Miliar
- 6Rocky Gerung Minta Gibran Mundur, Dede Budhyarto Bereaksi! Sikap Yusril Ikut Jadi Sorotan
- 7Bukan Cuma Soal Sepak Bola! Kepergian Cristiano Ronaldo Bisa Bikin Keuangan Portugal Guncang
- 8Gaji Wantimpres Rp76,5 Juta Disebut Receh oleh Rocky Gerung, Responsnya Bikin Penasaran!
- 9Bukan Cuma Soal Sepak Bola! Kepergian Cristiano Ronaldo Bisa Bikin Keuangan Portugal Guncang
- 10Nasib Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal di Ujung Tanduk: Skorsing 6 Bulan Mengintai Usai Tinggalkan TC







