WFH ASN Diperpanjang Dua Bulan Pemerintah Siapkan Strategi Hadapi Dampak Perang Iran

AKURAT BANTEN - Pemerintah memutuskan untuk melanjutkan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap hari Jumat selama dua bulan ke depan.
Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari strategi menghadapi tekanan ekonomi global yang masih dipengaruhi konflik geopolitik di Timur Tengah.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan situasi perang yang belum mereda menjadi salah satu alasan pemerintah mempertahankan kebijakan tersebut.
Menurutnya, pemerintah tengah membahas sejumlah langkah lanjutan untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah kondisi global yang belum menentu.
“Kemudian juga tadi dibahas berbagai kebijakan yang akan diambil, termasuk kebijakan paket terkait dengan ekonomi ke depan dalam situasi seperti sekarang di mana perang belum berakhir, maka juga akan dilanjutkan work from home untuk dua bulan ke depan,” ujar Airlangga.
Perpanjangan WFH ini sebelumnya telah diterapkan sejak awal April 2026 sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kenaikan harga bahan bakar minyak atau BBM akibat memanasnya konflik internasional.
Baca Juga: Samsung dan Google Gegerkan Google I O 2026 dengan Kacamata AI Futuristis Bergaya Premium
Kebijakan tersebut dinilai menjadi salah satu cara pemerintah untuk mengurangi mobilitas sekaligus menekan beban operasional di tengah ancaman lonjakan biaya energi.
Tidak hanya memperpanjang sistem kerja fleksibel bagi ASN, pemerintah juga sedang menyiapkan sejumlah stimulus ekonomi guna menjaga laju pertumbuhan nasional pada kuartal kedua tahun ini.
Airlangga menegaskan berbagai insentif kini tengah difinalisasi agar aktivitas ekonomi tetap bergerak di tengah ketidakpastian global.
Baca Juga: Jakarta Menuju Kota Global, Pemprov DKI Gandeng Kopenhagen untuk Tata Kota Masa Depan
“Ada beberapa insentif yang sedang dipersiapkan oleh pemerintah untuk mendorong agar ekonomi di kuartal kedua bisa bergerak,” tuturnya.
Meski belum menjelaskan secara rinci bentuk stimulus yang akan diberikan, pemerintah disebut ingin memastikan daya beli masyarakat dan aktivitas usaha tetap terjaga.
Kondisi perang yang berkepanjangan dinilai berpotensi memengaruhi rantai pasok global hingga harga komoditas energi dunia.
Karena itu, pemerintah memilih menyiapkan langkah antisipatif agar dampaknya terhadap ekonomi domestik bisa ditekan semaksimal mungkin.
WFH ASN yang sudah berjalan lebih dari satu bulan juga disebut masih relevan diterapkan dalam situasi saat ini.
Selain membantu efisiensi, skema kerja tersebut dianggap mampu memberikan fleksibilitas bagi instansi pemerintah tanpa mengganggu pelayanan publik.
Keputusan memperpanjang WFH setiap Jumat pun menjadi sinyal bahwa pemerintah masih mewaspadai dampak lanjutan dari kondisi global yang belum stabil.
Di sisi lain, paket insentif ekonomi yang sedang dipersiapkan diharapkan dapat menjaga momentum pertumbuhan nasional agar tetap positif sepanjang kuartal kedua 2026.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Anies Baswedan Disarankan Masuk Kabinet Prabowo, Syahganda Sampai Sebut Posisi Menteri Ini!
- 2Bukan Cuma Gibran, Ahmad Ali Ungkap Kaesang Mulai Diproyeksikan PSI Jadi Presiden
- 3Duet Dedi Mulyadi-Purbaya Jadi Sorotan! Syahganda Singgung Pilihan Mengejutkan Purbaya
- 4Mahfud MD Bongkar Rencana Pergantian Listyo Sigit yang Sempat Tertunda, Nama Gibran Ikut Muncul
- 5CPA Days 2026 Digelar di BINUS Alam Sutera, IAPI Dorong Talenta Akuntan Publik Kuasai AI
- 6Gibran dan Kemendikdasmen Diadukan ke Bareskrim soal Suket SMA, Bola Panas Usai Putusan MK
- 7Liverpool Dihantam Badai Cedera Jelang Hadapi Man City, Isak dan Gakpo Terancam Absen!
- 8Gaji Wantimpres Rp76,5 Juta Disebut Receh oleh Rocky Gerung, Responsnya Bikin Penasaran!
- 9Bukan Cuma Soal Sepak Bola! Kepergian Cristiano Ronaldo Bisa Bikin Keuangan Portugal Guncang
- 10Nasib Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal di Ujung Tanduk: Skorsing 6 Bulan Mengintai Usai Tinggalkan TC








