SK Sekda Tangsel Bikin Bingung, Speak Up Sindir Pemkot Main Sulap

AKURAT BANTEN - Polemik perpanjangan masa jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali memanas setelah Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tangsel tiba-tiba mengumumkan bahwa Surat Keputusan (SK) pengukuhan Sekda ternyata sudah diteken sejak awal Mei 2026.
Kepala BKPSDM Tangsel, Wahyudi Leksono memastikan, masa jabatan Sekda Tangsel Bambang Noertjahjo telah diperpanjang melalui Keputusan Wali Kota Tangerang Selatan Nomor 800.1.3.3/Kep.123-Huk/2026 tentang Pengukuhan Pegawai Negeri Sipil Bambang Noertjahjo dalam Jabatan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kota Tangerang Selatan tertanggal 8 Mei 2026.
"Iya benar (sudah ada Kepwal tanggal 8 Mei)," kata Wahyudi saat dikonfirmasi, Kamis (21/5/2026).
Pengakuan tersebut justru memunculkan tanda tanya baru. Sebab, pernyataan Wahyudi bertolak belakang dengan keterangan yang sebelumnya disampaikan baik oleh Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie maupun BKPSDM sendiri.
Pada 18 Mei 2026, Benyamin Davnie saat dikonfirmasi wartawan menyebut SK perpanjangan masa jabatan Sekda masih akan segera diterbitkan.
“Segera (terbit SK perpanjangan masa jabatan Sekda, red),” singkatnya.
Baca Juga: Permintaan Data Perizinan Reklame Ditolak, Reklame Bando di Kota Serang Masih Menjamur
Sehari setelahnya, tepatnya 19 Mei 2026, Wahyudi Leksono saat menghadiri rapat bersama Komisi I DPRD Tangsel juga menyampaikan bahwa Keputusan Wali Kota terkait perpanjangan masa jabatan Sekda masih dalam proses administrasi di Bagian Hukum Setda Tangsel.
"Kita buat kita dorong ke bagian hukum, sedang harmonisasi kemudian proses paraf (Kepwalnya)," kata Wahyudi.
Padahal dalam penjelasannya di forum DPRD tersebut, Wahyudi juga mengungkapkan bahwa rekomendasi dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) untuk perpanjangan jabatan Sekda sudah keluar sejak 4 Mei 2026.
Baca Juga: AI Indonesia Mulai Tancap Gas, Pemerintah Gandeng Industri Semikonduktor Dunia
Situasi itu memicu kritik dari Direktur Serikat Pegiat dan Aktivis Urusan Publik (Speak Up), Suhendar. Ia menilai proses evaluasi dan perpanjangan jabatan Sekda Tangsel sarat kejanggalan dan terkesan tidak transparan kepada publik.
"Yang seharusnya terbuka malah tertutup. Selain itu juga disinformasi dan blunder, Pemerintah Kota Tangsel dan walikota Tangsel seperti pemain sulap," kata Suhendar.
Menurutnya, rangkaian pernyataan yang berubah-ubah dari jajaran Pemkot Tangsel memperlihatkan adanya informasi yang tidak sinkron terkait status perpanjangan jabatan Sekda.
Suhendar mempertanyakan bagaimana mungkin pada 18 Mei wali kota menyebut SK masih akan segera terbit, lalu pada 19 Mei BKPSDM menyatakan Kepwal masih dalam tahap harmonisasi dan paraf, namun belakangan justru diungkap bahwa keputusan itu ternyata sudah ditandatangani sejak 8 Mei 2026.
"Artinya jajaran Pemkot Tangsel dan Wali Kota memberikan informasi yang kontradiksi dan membingungkan, terkesan menutupi proses yang seharusnya terbuka," ungkapnya. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Mahfud MD Bikin Geger! 'Dicari Sampai Mati Pun Tak Akan Ada Ijazah', Ini Penjelasannya soal Gibran
- 2Anies Baswedan Disarankan Masuk Kabinet Prabowo, Syahganda Sampai Sebut Posisi Menteri Ini!
- 3Duet Dedi Mulyadi-Purbaya Jadi Sorotan! Syahganda Singgung Pilihan Mengejutkan Purbaya
- 4Nasabah BTN Klaim Dana Rp17 Miliar Bermasalah, Setiap Rp1 Miliar Masuk Saldo Disebut Tersisa Rp100, Ada Apa?
- 5Rocky Gerung Minta Gibran Mundur, Dede Budhyarto Bereaksi! Sikap Yusril Ikut Jadi Sorotan
- 6Miris! 21 Tahun Jadi Pemulung, Lansia Ini Tak Tahu Punya Uang Pensiun Rp1,1 Miliar
- 7Gaji Wantimpres Rp76,5 Juta Disebut Receh oleh Rocky Gerung, Responsnya Bikin Penasaran!
- 8Nasib Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal di Ujung Tanduk: Skorsing 6 Bulan Mengintai Usai Tinggalkan TC
- 9Bukan Cuma Soal Sepak Bola! Kepergian Cristiano Ronaldo Bisa Bikin Keuangan Portugal Guncang
- 10Nasib Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal di Ujung Tanduk: Skorsing 6 Bulan Mengintai Usai Tinggalkan TC









