Polda Metro Jaya Gaspol Asah Cara Bicara Polisi demi Rebut Kepercayaan Publik

Akurat Banten - Polda Metro Jaya menggelar Pelatihan Komunikasi Sosial sebagai langkah strategis untuk memperkuat kemampuan personel Polri dalam berinteraksi, berkomunikasi, dan melayani masyarakat di berbagai situasi sosial yang terus berkembang.
Pelatihan ini dibuka langsung oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri di Auditorium Mutiara STIK Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan, dengan penekanan kuat pada pentingnya kualitas komunikasi sebagai fondasi utama tugas kepolisian modern.
“Kegiatan ini digelar sebagai upaya memperkuat kapasitas personel Polri dalam membangun komunikasi, kemitraan, dan pelayanan publik di tengah masyarakat,” kata Asep.
Menurut Asep, pembinaan masyarakat bukan sekadar tugas tambahan, melainkan inti dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas secara berkelanjutan.
Ia menilai, keberhasilan Polri tidak hanya diukur dari kecepatan dan ketegasan dalam bertindak, tetapi juga dari kemampuan anggota kepolisian menyampaikan pesan dengan cara yang humanis dan dapat diterima publik.
“Kehadiran Polri harus dirasakan menenangkan, bukan menekan, dan komunikasi menjadi kunci agar niat baik tidak disalahartikan,” ujarnya.
Asep juga mengingatkan bahwa kepercayaan publik merupakan modal paling berharga bagi institusi Polri dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat yang semakin kritis.
“Kepercayaan publik adalah modal utama Polri. Tanpa kepercayaan, tindakan yang benar pun bisa disalahpahami. Karena itu, setiap langkah harus disampaikan dengan cara yang tepat, santun, dan tidak melukai perasaan masyarakat,” kata Asep.
Baca Juga: Kinerja Tesla Tertekan pada 2025 Penjualan Turun Laba Anjlok di Tengah Ambisi AI dan Robot
Lebih jauh, ia menyoroti peran strategis fungsi pembinaan masyarakat, terutama Binmas dan Bhabinkamtibmas, yang berada di garis terdepan dalam praktik community policing di tingkat wilayah.
Menurutnya, personel Binmas dan Bhabinkamtibmas bukan hanya penghubung antara polisi dan warga, tetapi juga berperan sebagai pemecah masalah sosial sebelum berkembang menjadi gangguan kamtibmas.
“Dalam keterbatasan jumlah personel, kualitas kehadiran dan kualitas komunikasi dinilai menjadi faktor utama efektivitas pelayanan kepolisian,” tutur Asep.
Melalui pelatihan ini, para peserta dibekali pemahaman mendalam mengenai strategi komunikasi publik, teknik pendekatan persuasif, serta cara membaca dan mengelola dinamika sosial masyarakat.
Pendekatan tersebut diharapkan mampu mencegah potensi konflik dan gangguan keamanan sejak dini tanpa memicu resistensi atau penolakan dari warga.
Asep mengajak seluruh peserta menjadikan pembinaan masyarakat sebagai investasi jangka panjang yang akan memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas fungsi dan keselarasan pesan antarunit agar sikap kelembagaan Polri terlihat konsisten di mata masyarakat.
Pelatihan Komunikasi Sosial ini diikuti oleh 1.211 personel dari berbagai satuan dan jenjang jabatan di lingkungan Polda Metro Jaya.
Baca Juga: Kinerja Tesla Tertekan pada 2025 Penjualan Turun Laba Anjlok di Tengah Ambisi AI dan Robot
Peserta terdiri dari Komandan Kompi dan Komandan Peleton Ditsamapta, pejabat negosiator, personel Satbrimob, seluruh Kapolsek, hingga Bhabinkamtibmas di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Dengan pelatihan ini, Polda Metro Jaya berharap setiap anggota mampu menjadi representasi Polri yang profesional, komunikatif, dan dipercaya masyarakat dalam setiap tugas pelayanan dan pengamanan.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Pilpres 2029 Berpotensi Hanya Dua Pasangan, Bagaimana Nasib Dedi Mulyadi? Ini Skenarionya
- 2Besok Jadi Sorotan! BEM UI Siapkan Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran, Tugu Tani hingga Tugu Proklamasi Disorot
- 3Lionel Messi Bikin Rekor Gila di MLS! Cetak 2 Gol, Pelatih Inter Miami Sampai Menyebutnya Alien
- 4Bukan MU atau Arsenal, 2 Klub Ini Kuasai Rekor Kemenangan Beruntun Premier League!
- 5Analisis Roy Suryo dan Dokter Tifa soal Dokumen Ijazah Jokowi Jadi Sorotan, Apa Fakta Hukumnya?
- 6Wendi Cagur Bikin Geger! Akun Medsos Diduga Dibatasi Usai Suarakan Karhutla, 5 Figur Publik Ikut Disorot
- 7Kabar Terbaru MBG! Siswa Boleh Tambah Makan, Sistem Prasmanan Diuji di 10 Provinsi
- 8Disetujui Prabowo, Siswa Tak Bisa Otomatis Naik Kelas Mulai 2027/2028! Ini Aturan Barunya
- 9PSG Hancurkan Rekor Sempurna Barcelona, Respons Hansi Flick Justru Bikin Publik Heran!
- 10Vietnam Mulai Ketar-ketir! Timnas Indonesia Segera Punya Senjata Baru, Taisei Marukawa Tinggal 2 Tahap









