Banten

Gibran Ajak Mahasiswa Turun Langsung ke IKN untuk Menyaksikan Perubahan dari Dekat

Moehamad Dheny Permana | 31 Desember 2025, 13:32 WIB
Gibran Ajak Mahasiswa Turun Langsung ke IKN untuk Menyaksikan Perubahan dari Dekat

Akurat Banten - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengundang mahasiswa dari berbagai kampus di Indonesia untuk datang langsung ke Ibu Kota Nusantara guna melihat secara nyata perkembangan pembangunan pusat pemerintahan baru tersebut.

Ajakan itu disampaikan Gibran melalui akun media sosial resminya sebagai bagian dari upaya membuka ruang partisipasi publik, khususnya generasi muda, terhadap proyek strategis nasional.

“Saya mengajak mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk melakukan kunjungan lapangan ke Ibu Kota Nusantara agar bisa melihat langsung progres pembangunannya,” ujar Gibran.

Menurut Gibran, keterlibatan mahasiswa penting untuk memastikan pembangunan IKN berjalan transparan dan dapat dipahami secara utuh oleh masyarakat luas.

Ia menegaskan langkah tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya prinsip keterbukaan, akuntabilitas, serta pengawasan publik dalam pembangunan IKN.

Pemerintah, kata dia, tidak ingin pembangunan ibu kota baru hanya dipahami melalui laporan atau narasi sepihak tanpa melihat kondisi di lapangan.

Dengan kunjungan langsung, mahasiswa diharapkan mampu menilai sendiri sejauh mana progres pembangunan dan bagaimana konsep kota masa depan itu diwujudkan.

“Melalui kunjungan ini, para mahasiswa diharapkan memperoleh pemahaman langsung mengenai arah pengembangan, capaian yang sudah diraih, dan tantangan yang masih dihadapi,” ucap Gibran.

Baca Juga: DPR Soroti Batas Waktu Sekolah Darurat di Aceh, Relokasi Warga Jadi Agenda Mendesak

Ia juga berharap mahasiswa dapat menjadi jembatan informasi yang objektif di tengah beragam pandangan publik terkait pembangunan IKN.

Di sisi lain, Gibran menilai kunjungan lapangan akan membuka ruang diskusi kritis antara pemerintah dan generasi muda mengenai perencanaan kota, lingkungan, dan pelayanan publik.

Gibran bersama Selvi Gibran Rakabuming bertolak ke Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur untuk melakukan kunjungan kerja.

Agenda kunjungan kerja tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua hari dengan fokus pada peninjauan infrastruktur utama dan fasilitas publik.

Kegiatan itu dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar pembangunan IKN berjalan terintegrasi dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Selain memastikan kesiapan sarana pemerintahan, pemerintah juga ingin menilai kesiapan fasilitas sosial dan kawasan pendukung aktivitas warga.

Dalam kunjungan tersebut, Wapres dijadwalkan meninjau sejumlah titik strategis yang menjadi simbol pembangunan dan kerukunan.

Lokasi yang akan dikunjungi antara lain Masjid Negara IKN, Plaza Kerukunan, serta proyek pembangunan Gereja Basilika IKN.

Gibran juga diagendakan melihat langsung kawasan pembangunan Istana Wakil Presiden Republik Indonesia.

Pada hari kedua kunjungan, Wapres melanjutkan peninjauan ke Kawasan Pendidikan IKN.

Selain itu, ia dijadwalkan mengecek Proyek Pembangunan Gedung Legislatif dan Yudikatif sebagai bagian dari pusat pemerintahan.

Pasar Sepaku atau Pasar Rebo Sukaraja di Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, turut menjadi lokasi peninjauan.

Peninjauan pasar tersebut dilakukan untuk memastikan roda ekonomi masyarakat sekitar IKN terus bergerak seiring pembangunan.

Baca Juga: Polri Buka Jalan Emas Atlet SEA Games 2025 Masuk Korps Bhayangkara

Pemerintah menilai pertumbuhan ekonomi lokal menjadi indikator penting keberhasilan pembangunan ibu kota baru.

Melalui rangkaian kunjungan dan ajakan kepada mahasiswa, Gibran menegaskan komitmen pemerintah membangun IKN secara terbuka dan inklusif.

Ia berharap keterlibatan generasi muda dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap proses pembangunan yang tengah berjalan.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.