Banten

GEBRAKAN! Pemprov Banten : Gratiskan 811 Sekolah Swasta, Orang Tua Lega Dana SPP Langsung ke Rekening Siswa!

Saeful Anwar | 6 Mei 2025, 21:46 WIB
GEBRAKAN! Pemprov Banten : Gratiskan 811 Sekolah Swasta, Orang Tua Lega Dana SPP Langsung ke Rekening Siswa!

AKURAT BANTEN-Kabar baik bagi para orang tua dan calon siswa SMA/SMK/SKh swasta di Provinsi Banten! Pemerintah Provinsi Banten dengan mantap akan merealisasikan program sekolah gratis yang sangat dinantikan.

Bukan sekadar wacana, program ini akan mulai diterapkan pada tahun ajaran baru mendatang, membawa angin segar bagi dunia pendidikan di Banten.

Lebih menariknya lagi, mekanisme penyaluran dana sekolah gratis ini terbilang unik dan inovatif. Pemerintah Provinsi Banten akan mentransfer langsung dana bantuan pendidikan ke rekening masing-masing siswa.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Berikan Hadiah untuk Video Penayangan Perpisahan Siswa Termurah, Pemenang Bisa Peroleh Rp50 Juta

Hal ini disampaikan langsung oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Bapak Lukman, di Kota Serang pada Selasa (6/5/2025).

"Dari rekening siswa akan autodebit ke rekening sekolah. Jadi dari siswa itu hanya pegang buku (rekening) tanpa bisa mencairkan (dananya) sampai tiga tahun. Setelah itu, ya terserah," jelas Bapak Lukman.

Artinya, peran orang tua dalam membayar SPP akan digantikan oleh pemerintah. Siswa akan memiliki rekening khusus yang dananya secara otomatis akan terpotong untuk pembayaran biaya sekolah.

Baca Juga: Usai Dilanda Kebakaran Hebat, Kini Israel Diterpa Banjir Besar Hingga Sebabkan Kerusakan Parah pada Infrastruktur

Sebuah langkah yang menunjukkan komitmen pemerintah untuk meringankan beban ekonomi masyarakat dalam hal pendidikan.

Kerja Sama Bank Banten dan Mekanisme Pencairan

Pemerintah Provinsi Banten menggandeng Bank Banten sebagai mitra dalam menyalurkan dana program sekolah gratis ini.

Jumlah siswa yang akan menerima bantuan akan disesuaikan dengan data siswa yang diterima di sekolah swasta yang berpartisipasi dalam program ini.

Baca Juga: Efisiensi Anggaran BUMN Makan Korban: 22 Ribu Lebih Pensiunan PT. Pos Indonesia, Tergusur dari Kesejahteraan

Proses pendataan dan verifikasi akan dimatangkan terlebih dahulu. "Juli kita matangkan dulu hasil SPMB dan data yang sudah masuk ke Dapodik, dan akan simultan dengan siswa yang akan diusulkan dibuatkan rekening," ungkap Bapak Lukman.

Pencairan dana perdana diperkirakan akan dilakukan pada akhir Agustus atau awal September 2025.

Meskipun pencairan akan dilakukan setiap bulan, untuk tahap awal, dana SPP akan dirapel untuk tiga bulan, yakni Juli hingga September.

Baca Juga: Ternyata Begini Awal Kisah Perjalanan Cinta Maxime Bouttier dan Luna Maya, Dijodohkan?

Pakta Integritas untuk Sekolah dan Siswa

Untuk memastikan program ini berjalan dengan lancar dan akuntabel, Pemerintah Provinsi Banten akan memberlakukan pakta integritas bagi sekolah-sekolah swasta yang terlibat.

Hingga saat ini, tercatat ada 811 SMA, SMK, dan SKh yang telah menyatakan diri ikut serta dalam program mulia ini.

"Akan ada surat pernyataan dari siswa ke sekolah, dan dari sekolah ke kami. Jika siswa berhenti sebelum tiga tahun, maka di tahun berikutnya wajib membayar SPP secara mandiri," tegas Lukman.

Baca Juga: Kabar Gembira! Honorer R2 dan R3 Langsung Diangkat Jadi PPPK Penuh Waktu, Seleksi CASN Terlewati!

Sanksi administratif, mulai dari teguran lisan hingga pemberhentian operasional, siap menanti jika terjadi pelanggaran.

Besaran Bantuan yang Bervariasi

Besaran dana bantuan SPP yang akan diterima siswa bervariasi tergantung jenjang pendidikan dan wilayah tempat tinggal.

Untuk siswa SMA di kawasan Tangerang Raya, bantuan yang diberikan sebesar Rp 250 ribu per bulan, sedangkan siswa SMK di wilayah yang sama akan menerima Rp 300 ribu per bulan.

Baca Juga: Kabar Duka dari Tol Pemalang: Anggota DPR Gus Alam Berpulang Usai Kecelakaan Maut, Dua Asisten Lebih Dulu Meninggal

Sementara itu, siswa SMA di luar Tangerang Raya akan mendapatkan Rp 150 ribu per bulan dan siswa SMK sebesar Rp 250 ribu per bulan.

Fokus Efisiensi dan Transparansi Anggaran

Pemerintah Provinsi Banten sangat memperhatikan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan anggaran program ini.

Penghitungan anggaran akan didasarkan pada data siswa yang tercatat dalam Sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Baca Juga: Reksa Dana atau Deposito? Strategi Investasi Aman untuk Kaum Konservatif

"Jangan sampai kita kekurangan atau kelebihan anggaran. Karena itu kita kunci berdasarkan data existing," jelas Lukman.

Terkait dengan biaya buku, Lukman menegaskan bahwa buku paket dari percetakan sudah ditanggung oleh dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan tidak boleh diperjualbelikan.

Sekolah diperbolehkan menjual buku karya guru sendiri, namun sifatnya tidak wajib.

Baca Juga: Sinetron Asmara Gen Z Tamat? Begini Nasib Fattah Fernandez hingga Aqeela Calista

Harapan Baru untuk Pendidikan di Banten

Program sekolah gratis untuk SMA/SMK/SKh swasta ini menjadi angin segar yang sangat dinantikan oleh masyarakat Banten.

Dengan mekanisme penyaluran dana yang langsung ke rekening siswa dan sistem autodebit ke sekolah, diharapkan program ini dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

Ini adalah wujud nyata komitmen Pemerintah Provinsi Banten dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan meringankan beban biaya bagi masyarakat. Nantikan implementasi program ini dan berharap agar dapat membawa dampak positif yang signifikan bagi kemajuan pendidikan di Banten (**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman