Banten

Terungkap! Jejak Digital Pelaku, Oknum TNI AL Banjarbaru Diduga Habisi Nyawa Seorang Jurnalis

Saeful Anwar | 28 Maret 2025, 07:57 WIB
Terungkap! Jejak Digital Pelaku, Oknum TNI AL Banjarbaru Diduga Habisi Nyawa Seorang Jurnalis

AKURAT BANTEN-Berita pilu dan duka menyelimuti dunia jurnalistik di Kalimantan Selatan. Terungkap, jejak digital pelaku pembunuhan seorang jurnalis adalah sosok oknum TNI AL Banjarbaru yang diduga habisi nyawa Jurnalis.

Seorang jurnalis wanita bernama Juwita ditemukan tewas di tepi jalan kawasan Gunung Kupang, Banjarbaru, pada Sabtu, 22 Maret 2025.

Kematiannya yang awalnya diduga akibat kecelakaan tunggal, kini bergeser ke arah dugaan pembunuhan yang melibatkan oknum anggota TNI Angkatan Laut (AL).

Baca Juga: Ngabuburit Jurnalistik BMC Tangerang Santuni Puluhan Anak Yatim

Jasad Juwita ditemukan sekitar pukul 15.00 WITA di tepi jalan, bersama sepeda motornya.

Warga yang pertama kali menemukan jenazah korban merasa ada yang janggal, karena tidak ada tanda-tanda kecelakaan lalu lintas.

Kejanggalan ini diperkuat dengan adanya luka lebam di bagian leher belakang dan punggung korban. Selain itu, ponsel dan dompet korban juga hilang.

Baca Juga: Klarifikasi Ridwan Kamil Terkait Isu Dugaan Perselingkuhan dengan Lisa Mariana yang Ramai Dituduhkan

Sebaliknya, sejumlah tanda-tanda justru merujuk adanya jejak aksi penghilangan nyawa dengan sengaja.

Pada bagian leher belakang dan punggung korban, terdapat sejumlah luka lebam.

Tak hanya itu, kerabat korban juga menyebut ponsel dan dompet milik jurnalis anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) tersebut tidak ada.

Baca Juga: H-5 Lebaran: Volume Kendaraan di Tol Cipali Melonjak 77 Persen, Waspada Macet Panjang!

Penyelidikan polisi menemukan titik terang setelah memeriksa laptop korban. Ditemukan percakapan antara korban dan kekasihnya, yang mengarah pada pertemuan di lokasi kejadian.

Dari sinilah, dugaan keterlibatan oknum TNI AL mulai menguat.

Pengakuan TNI AL dan Proses Hukum

Komandan Detasemen Polisi Militer (Dandenpom) Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Balikpapan, Mayor Laut PM Ronald Ganap, membenarkan bahwa anggotanya berinisial Kelasi Satu J terlibat dalam kasus ini.

Baca Juga: Instagram Atalia Praratya Langsung Dibanjiri Warganet Usai Muncul Dugaan Perselingkuhan Ridwan Kamil

Pelaku yang baru sebulan bertugas di Lanal Balikpapan, sebelumnya berdinas di Lanal Banjarmasin.

“Oknum itu berinisial J pangkat kelasi satu, bertugas di Lanal Balikpapan baru sekitar 1 bulan. Sebelumnya, yang bersangkutan pernah bertugas di Lanal Banjarmasin,” kata Ronald Ganap di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu, 26 Maret 2025.

Saat ini, Kelasi Satu J telah ditangkap dan ditahan oleh Polisi Militer Angkatan Laut Lanal Balikpapan.

Baca Juga: Instagram Atalia Praratya Langsung Dibanjiri Warganet Usai Muncul Dugaan Perselingkuhan Ridwan Kamil

Proses hukum sedang berjalan, dan pihak TNI AL berjanji akan memberikan sanksi tegas, termasuk pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).

Sebaliknya, sejumlah tanda-tanda justru merujuk adanya jejak aksi penghilangan nyawa dengan sengaja.

Pada bagian leher belakang dan punggung korban, terdapat sejumlah luka lebam. Tak hanya itu, kerabat korban juga menyebut ponsel dan dompet milik jurnalis anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) tersebut tidak ada.

Baca Juga: Marak Praktik Curang Beras Medium Dilabeli dan Dijual Sebagai Beras Premium, Begini Cara Mudah Membedakannya

Fakta-fakta Penting yang Terungkap

• Awalnya diduga korban begal

 • Chat di laptop korban mengarah ke dugaan pembunuhan

 • TNI AL membenarkan keterlibatan anggotanya

 • Pelaku telah ditangkap dan ditahan

 • Motif pembunuhan masih dalam penyelidikan

Kasus ini mendapat perhatian luas dari berbagai pihak, termasuk Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Persiapan Banjarmasin dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Baca Juga: Pandu Sjahrir Ungkap Cita-cita Prabowo Mengenai Masa Depan Indonesia Lewat Danantara

Mereka mendesak agar kasus ini diusut tuntas dan pelaku dihukum seberat-beratnya.

Kematian Juwita menjadi duka mendalam bagi dunia jurnalistik. Semoga keadilan segera ditegakkan dan kasus ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak (**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman