Tak Hanya BBM Oplosan, Kini Marak Beredar Pupuk Palsu di NTT yang Rugikan Banyak Petani

AKURAT BANTEN - Masyarakat kembali digemparkan dengan adanya kasus peredaran pupuk palsu setelah ramainya kasus BBM Oplosan.
Anggota Komisi IV DPR RI, Usman Husin telah menyoroti banyaknya peredaran pupuk palsu di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Akibat dari adanya peredaran pupuk palsu ini tentunya dapat merugikan banyak petani dan berdampak pada ketahanan pangan nasional.
Baca Juga: Manfaatkan Promo JSM Alfamart Sekarang! Beli Murah Aneka Sirup dan Kue Lebaran Spesial Bulan Ramadan
Usman telah menyampaikan persoalan peredaran pupuk palsu ini di berbagai forum diskusi, salah satunya FGD yang digelar dengan PT Pupuk Indonesia yang dilakukan pada Selasa, 18 Februari 2025.
Dalam diskusi bertajuk Tata Kelola Pupuk Bersubsidi dalam Pepres 6/2025, Usman menyampaikan berbagai kekhawatirannya terhadap beredarnya pupuk palsu di NTT.
Usman meminta agar PT Pupuk Indonesia dan Kementerian Pertanian (Kementan) supaya segera melakukan pengecekan peredaran pupuk palsu di NTT tersebut.
Baca Juga: Kabar Gembira! THR untuk Ojol Segera Cair, Tapi Ingat, Ada Syaratnya!
Persoalan adanya peredaran pupuk palsu ini tentunya sangat meresahkan para petani dan dapat mengganggu produktivitas pertanian.
Untuk itu, Usman memberikan himbauan agar Kementan dan PT Pupuk Indonesia segera melakukan pengecekan secara langsung untuk mengetasi peredaran pupuk palsu dan pemantauan penyaluran pupuk subsidi agar tepat sasaran.
Selain itu, Usman juga mengusulkan agar nama penerima pupuk subsidi serta luas lahan yang digarap para petani dapat didata dengan jelas di kantor desa.
Baca Juga: Simak Hal-Hal yang Harus Dihindari Saat Puasa Ramadan! Maksimalkan Ibadah dengan Baik
Beliau juga menyarankan agar informasi jumlah dan harga pupuk yang tersedia dapat dipublikasikan secara terbuka agar penyaluran pupuk berjalan efisien dan tepat sasaran.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Anies Baswedan Disarankan Masuk Kabinet Prabowo, Syahganda Sampai Sebut Posisi Menteri Ini!
- 2Bukan Cuma Gibran, Ahmad Ali Ungkap Kaesang Mulai Diproyeksikan PSI Jadi Presiden
- 3Duet Dedi Mulyadi-Purbaya Jadi Sorotan! Syahganda Singgung Pilihan Mengejutkan Purbaya
- 4Mahfud MD Bongkar Rencana Pergantian Listyo Sigit yang Sempat Tertunda, Nama Gibran Ikut Muncul
- 5CPA Days 2026 Digelar di BINUS Alam Sutera, IAPI Dorong Talenta Akuntan Publik Kuasai AI
- 6Gibran dan Kemendikdasmen Diadukan ke Bareskrim soal Suket SMA, Bola Panas Usai Putusan MK
- 7Liverpool Dihantam Badai Cedera Jelang Hadapi Man City, Isak dan Gakpo Terancam Absen!
- 8Gaji Wantimpres Rp76,5 Juta Disebut Receh oleh Rocky Gerung, Responsnya Bikin Penasaran!
- 9Bukan Cuma Soal Sepak Bola! Kepergian Cristiano Ronaldo Bisa Bikin Keuangan Portugal Guncang
- 10Nasib Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal di Ujung Tanduk: Skorsing 6 Bulan Mengintai Usai Tinggalkan TC







