Ditanya soal Sekolah Gratis Oleh Ade Sumardi. Dimyati Bersumpah Pastikan Sekolah Gratis

AKURAT BANTEN - Calon wakil Gubernur nomor urut 1 Ade Sumardi mempertanyakan jargon sekolah gratis yang dijanjikan pasangan Calon Gubernur nomor urut 2 Andra-Dimyati.
Hal tersebut disampaikan Ade saat sesi tanya jawab dalam debat pamungkas yang digelar di Grand Studio Metro TV, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Ade Sumardi meminta penjelasan bagaimana strategi yang akan diterapkan oleh pasangan nomor urut 2 dalam menggratiskan sekolah Negri dan Swasta yang memiliki standar biaya yang berbeda-beda.
"Pak dim, angka partisipasi sekolah di banten masih rendah dibawah nasional, padahal kita tahu sekolah gratis di banten sudah ada dari tahun 2012," ucap ade.
Baca Juga: Persikota Tangerang Berhasil Mengalahkan Sriwijaya FC dengan Skor 2-0
"Apa bedanya sekolah gratis yang digaung-gaungkan, wong sekolah sudah jelas gratis ko, negri itu sudah gratis, bedanya apa?, jangan-jangan sekolah gratis yang digaungkan itu hanya slogan belaka untuk menarik masyarakat saja, itu harus dijelaskan," katanya.
Ade juga menilai bahwa konsep sekolah gratis tidak realistis jika diterapkan pada sekolah swasta di Banten lantaran ada perbedaan biaya di setiap sekolah.
"Sekolah gratis yang ditawarkan oleh pak andra dan pak dim ini tidak ada kejelasan, anggaran kita 12 triliun sekolah swasta itu variatif biayanya, coba bayangkan, jika masuk sekolah biaya pembangunan itu 12 juta, apakah itu akan digratiskan?," ucap Ade.
"Kalo program kita sudah jelas, negri sudah gratis, swastanya kita subsidi, kasih beasiswa sebanyak yang didapatkan di negri," imbuhnya.
Baca Juga: Debat Pamungkas Calon Gubernur Banten Bahas Sinergi Pusat dan Daerah Untuk Memperkokoh Negara
Menurut Ade, jargon yang digaungkan oleh pasangan calon nomor urut 2 hanya janji kampanye yang tidak bisa direalisasikan dan hanya menyesatkan kepada pemikiran masyarakat.
"Soal gratis jangan hanya jargon-jargon semata tetapi tidak dihitung dampaknya, harus ada kejelasan," cetusnya.
Menanggapi hal tersebut, Dimyati Natakusumah, mengatakan, untuk menuju Indonesia emas diperlukan umur emas yang memiliki kecerdasan. Menurutnya, kecerdasan itu sangat penting terutama Kecerdasan intelektual.
"Yang namanya gratis, itu kita gratiskan, itu berlaku buat negeri dan swasta. InsyaAllah kalau andra-dimyati jadi gubernur kita gratiskan semua, kesetaraan. Kalo dia cerdas, pintar, maka dia bisa bekerja untuk mendapatkan kesejahteraan," timpalnya.
Baca Juga: Polresta Tangerang Bakal Lanjutkan Pemeriksaan Said Didu Usai Pemanggilan
Dimyati juga bersumpah akan serius menggratiskan sekolah di Banten jika pasangan Andra-Dimyati menjabat menjadi Gubernur.
"Pendidikan itu adalah pelayanan dasar dan hak daripada anak-anak, kami adalah solusinya coba aja bu airin pak ade kami jadi gubernur, gratis itu (sekolah), dan ini wajib harus diberikan kepada anak-anak, nanti wajar dikdas itu bukan 9 tahun tetapi 12 tahun, kami berjanji kami bersumpah wajar dikdas 12 tahun berlaku semua," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Anies Baswedan Disarankan Masuk Kabinet Prabowo, Syahganda Sampai Sebut Posisi Menteri Ini!
- 2Bukan Cuma Gibran, Ahmad Ali Ungkap Kaesang Mulai Diproyeksikan PSI Jadi Presiden
- 3Duet Dedi Mulyadi-Purbaya Jadi Sorotan! Syahganda Singgung Pilihan Mengejutkan Purbaya
- 4Mahfud MD Bongkar Rencana Pergantian Listyo Sigit yang Sempat Tertunda, Nama Gibran Ikut Muncul
- 5CPA Days 2026 Digelar di BINUS Alam Sutera, IAPI Dorong Talenta Akuntan Publik Kuasai AI
- 6Gibran dan Kemendikdasmen Diadukan ke Bareskrim soal Suket SMA, Bola Panas Usai Putusan MK
- 7Liverpool Dihantam Badai Cedera Jelang Hadapi Man City, Isak dan Gakpo Terancam Absen!
- 8Gaji Wantimpres Rp76,5 Juta Disebut Receh oleh Rocky Gerung, Responsnya Bikin Penasaran!
- 9Bukan Cuma Soal Sepak Bola! Kepergian Cristiano Ronaldo Bisa Bikin Keuangan Portugal Guncang
- 10Nasib Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal di Ujung Tanduk: Skorsing 6 Bulan Mengintai Usai Tinggalkan TC




