Skema Rekayasa Lalin Dishub Kota Tangerang Menyesatkan Pengendara, Kemacetan Makin Parah!

AKURAT BANTEN - Masyarakat di tiga kecamatan di Kota Tangerang mengeluhkan kemacetan yang tak pernah kunjung usai. Pengaturan lalu lintas (Lalin), imbas pengerjaan dua proyek yang sedang berjalan bersamaan dianggap tidak memberi solusi.
Hal tersebut mengakibatkan kemacetan parah di Jalan Hos Cokroaminoto, Kecamatan Ciledug dan Larangan serta Jalan Dr. Sutomo Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang pun belum lama ini baru mengeluarkan skema rekayasa jalur alternatif untuk para pengendara agar bisa terhindar dari penumpukan kendaraan di jalur pengerjaan proyek Peningkatan jalan Dr. Sutomo dan Jembatan Sasak Rembang Puri Beta.
Namun skema tersebut, menurut warga dianggap tidak memberikan solusi sama sekali, melainkan menambahkan kemacetan di jalan lainnya.
“Pertama, Dishub Kota Tangerang sangat telat memberikan informasi rekayasa jalur lalu lintas. Dan yang kedua jalur alternatif yang diberikan Dishub itu, malah semakin membuat kemacetan di jalan yang lain,” ujar Tokoh Pemuda Kecamatan Ciledug, Alfianur Mustaqim, Rabu (16/10/2024).
Sebab menurut Alfianur, pengerjaan yang telah berjalan lama itu telah banyak dikeluhkan para pengendara. Ditambah, banyak juga korban yang sedang dalam situasi darurat tidak bisa melintas.
Baca Juga: H. Ismet Iskandar, Mantan Bupati Tangerang Dua Periode Meninggal Dunia
“Pengerjaan dua proyek ini sudah berjalan lama sekitar 4 bulan. Lalu, kenapa Dishub baru mengeluarkan rekayasa lalu lintas, dan skema malah bikin macet semakin panjang. Sampai ada ibu yang mau melahirkan dan ambulance pun sering tersendat,” tuturnya.
Keluhan senada juga diungkapkan oleh, Nurul Akbar (38). Pengendara asal Ciledug yang setiap harinya harus melintasi kemacetan parah imbas dari dua proyek Pemerintah Daerah (Pemda).
“Jalur alternatif itu menyesatkan pengendara. Yang ada bikin tambah macet di jalur Raden Soleh, Kecamatan Karang Tengah. Sehari-hari aja macet, apalagi dialihkan ke situ. Kacau,” kata Akbar.
Baca Juga: Pemkot Tangerang Terima Deviden Tahun 2023 dari PT Tangerang Nusantara Global sebesar 340 Juta
Akbar pun berharap, jika para petugas pengatur lalu lintas bisa lebih aktif dan menyebar ke sejumlah titik agar dapat meminimalisir kemacetan yang terjadi di mana-mana.
“Seharusnya petugas lalu lintas dari Dishub atau anggota Polsek Ciledug bisa aktif. Soalnya jarang kelihatan kalau macet. Cuma ada warga yang mengatur. Sekalinya ada, paling cuma di titik proyek aja,” ungkapnya.
Diketahui, rekayasa lalu lintas yang dirilis Dishub Kota Tangerang yaitu.
-Pengguna jalan dari arah Kota Tangerang yang akan menuju Jakarta (Joglo) dapat menghindari Jalan Dr. Sutomo Karang Tengah dan Jembatan Sasak Rembang di Jalan HOS Cokroaminoto Puri Beta Ciledug dengan menggunakan Jalan Raden Saleh mengarah ke Jalan Karyawan 3, Jalan Joglo Baru, sampai Jalan Joglo Raya Jakarta Barat.
Baca Juga: Pj Gubernur Banten Al Muktabar Melantik Usman Assidiqi Qohara sebagai Pj Sekretaris Daerah
- Pengguna jalan dari arah Larangan yang akan menuju Jakarta (Joglo) dapat berputar di putar balik (looping) Puri Beta menuju Jalan Chairil Anwar-Jalan Mochtar Raya menuju Simpang Joglo atau melalui Jalan Swadaya Raya-Jalan Basoka Raya menuju Simpang Joglo.
Sementara, Kepala Dishub Kota Tangerang, Achmad Suhaely tidak merespon ketika dikonfirmasi terkait keluhan masyarakat tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 5Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 6Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 7Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 8Man City Dihantam Kasus Finansial, Steven Gerrard Angkat Suara: Bukan Degradasi, Hukuman Ini yang Harus Diterima!
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!









