Banten

Viral Keributan Pemotor di Palmerah Polisi Ungkap Laporan Sudah Masuk Sebelum Video Ramai

Moehamad Dheny Permana | 28 Januari 2026, 05:31 WIB
Viral Keributan Pemotor di Palmerah Polisi Ungkap Laporan Sudah Masuk Sebelum Video Ramai

Akurat Banten - Aksi pasangan suami istri yang terlibat cekcok dengan sesama pengendara motor di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, mendadak menjadi sorotan publik setelah rekaman videonya tersebar luas di media sosial.

Peristiwa tersebut memantik perhatian karena pasutri itu terlihat berkendara sambil merokok, tidak mengenakan helm, serta membawa seorang bayi di tengah lalu lintas yang padat.

Kapolsek Palmerah Kompol Gomos Simamora menjelaskan bahwa kasus ini sejatinya telah lebih dulu ditangani kepolisian sebelum video tersebut viral di jagat maya.

“Saya cek, korban sudah buat LP tanggal 16 Januari malam, viralnya justru baru belakangan,” ujar Gomos.

Video yang beredar luas diketahui diunggah oleh akun Instagram @warga.jakbar dan memperlihatkan awal mula cekcok yang dipicu oleh teguran seorang pemotor lain.

Dalam rekaman itu, perekam menegur pasutri tersebut karena merokok saat berkendara dan dinilai membahayakan pengguna jalan lain.

“Di motor enggak boleh ngerokok bro, abunya kena orang,” ucap perekam video saat menegur, sebagaimana terlihat dalam unggahan yang ramai.

Alih-alih menghentikan aksinya, pasutri tersebut tetap melaju sambil merokok meski ditegur, bahkan motor yang dikendarai disebut tidak menggunakan pelat nomor belakang.

Ketegangan meningkat ketika di seberang Pasar Palmerah, perekam menyiramkan air ke rokok yang masih menyala, yang kemudian memicu amarah pemotor tersebut.

Baca Juga: Sabu Puluhan Kilogram Digagalkan di Tangerang Polisi Ungkap Jaringan Narkotika Bernilai Puluhan Miliar Rupiah

Pemotor itu menghentikan kendaraannya, turun dari motor, lalu melakukan tindakan kekerasan terhadap perekam dengan memukul dan menendang sambil melontarkan kata-kata kasar.

Dalam kondisi emosi, pelaku bahkan mengaku sebagai warga setempat dan menjadikan bayi yang dibawanya sebagai alasan pembenar atas tindakannya.

“Gue bawa bayi, gue anak sini, gue matiin lu,” ujar pelaku dengan nada mengancam.

Istri pelaku terlihat berusaha menenangkan situasi, namun di sisi lain juga turut memarahi perekam yang dianggap tidak berhak menegur mereka.

Keributan tersebut akhirnya dilerai oleh sejumlah warga sekitar yang khawatir situasi semakin memburuk dan membahayakan pengguna jalan lain.

Meski telah dipisahkan, adu argumen masih berlanjut hingga pelaku mempertanyakan identitas perekam dan alasan menegurnya di jalan.

“Anak mana sih lu, lu polisi, gue tanya,” kata pelaku dengan nada menantang dalam video tersebut.

Perekam memilih tidak terpancing emosi dan tetap menegaskan bahwa tindakannya menegur dilakukan karena aturan lalu lintas melarang merokok saat berkendara.

“Enggak boleh ngerokok di jalan, ada aturannya, gue visum ya,” ucap perekam sambil menyatakan akan menempuh jalur hukum.

Baca Juga: Inul Daratista Tak Sadarkan Diri di Kamar Mandi, Langsung Dilarikan ke UGD: 'Mohon Doanya'...

Pihak kepolisian menegaskan bahwa laporan telah diterima dan proses penanganan kasus dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.

Kompol Gomos mengimbau masyarakat agar tidak main hakim sendiri di jalan dan menyelesaikan setiap persoalan dengan cara yang lebih tertib dan aman.

Ia juga mengingatkan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya, terlebih ketika membawa anak kecil.***

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.