Akhir Panjang Kisruh SMAN 1 Cimarga, Kepala Sekolah dan Siswa Akhirnya Berpelukan Damai

Akurat Banten - Kisruh antara Kepala SMAN 1 Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten dengan salah satu siswanya akhirnya menemui titik terang.
Dalam pertemuan yang dipimpin langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni di Serang, kedua belah pihak saling bermaafan dan sepakat menata ulang hubungan sekolah agar kembali kondusif.
Dini Fitria, Kepala SMAN 1 Cimarga, mengakui adanya kekhilafan saat menegur siswa bernama Indra Lutfiana Putra (17) yang ketahuan merokok di sekitar lingkungan sekolah.
Ia menegaskan bahwa tindakannya bukan bentuk kekerasan yang disengaja, melainkan refleks spontan yang kemudian disesalinya.
“Tidak ada guru yang ingin mengenai muridnya. Hari itu terjadi begitu saja, refleks. Bagaimanapun, seorang guru kepada muridnya itu adalah bentuk kasih sayang,” ujar Dini.
Gubernur Banten turun tangan langsung setelah kasus ini sempat memicu gejolak besar di sekolah.
Baca Juga: Siap-siap! Serial Pennywise 'IT: Welcome to Derry' Siap Hantui Halloween 2025, Catat Tanggalnya
Ratusan siswa melakukan aksi mogok belajar sebagai bentuk protes terhadap tindakan Dini yang dituduh menampar dan menendang Indra.
Insiden itu terjadi ketika Indra kedapatan merokok di sebuah warung dekat sekolah, kemudian ditegur keras oleh Dini.
Indra mengaku dirinya sempat mendapat perlakuan kasar.
Menurutnya, kepala sekolah menendang punggung dan menampar pipi kanannya sambil mengeluarkan kata-kata yang dianggap tidak pantas.
Namun dalam proses mediasi, Indra menerima permintaan maaf Dini dan menyatakan siap kembali fokus belajar.
“Alhamdulillah, kami sudah saling memaafkan. Keputusan Gubernur sangat tepat karena dengan kebijakan ini anak-anak sudah kembali ke sekolah. Dunia pendidikan tidak boleh berhenti hanya karena kesalahpahaman,” ucap Dini.
Sebagai pimpinan sekolah, Dini menilai penegakan disiplin adalah bagian dari tugas pendidik.
Ia tidak ingin kebiasaan merokok menyebar luas di kalangan siswa.
Namun, ia juga menyadari bahwa dalam menegur siswa diperlukan pendekatan yang lebih bijaksana.
“Saya memang konsisten dalam menegakkan kedisiplinan, baik di dalam maupun di luar kelas. Saat itu saya merasa sedang menjalankan tugas. Hanya saja mungkin diwarnai dengan kekhilafan. Saya akui dan saya minta maaf,” tuturnya.
Pemerintah Provinsi Banten sempat mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan sementara Dini dari jabatannya untuk meredam ketegangan di sekolah.
Langkah ini bukan bentuk hukuman, melainkan strategi menenangkan situasi setelah aksi mogok besar-besaran oleh 630 siswa pada awal pekan.
“Kebijakan ini bukan hukuman, tapi upaya agar proses belajar mengajar kembali normal. Hak-hak saya sebagai kepala sekolah tidak dikurangi,” jelas Dini.
Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa pembinaan karakter siswa harus dilakukan tanpa kekerasan fisik.
Ia menyebut peristiwa ini sebagai pelajaran berharga agar dunia pendidikan tetap berjalan dalam koridor yang manusiawi.
Kedua belah pihak kini berkomitmen untuk memperbaiki komunikasi dan membangun kembali kepercayaan di lingkungan sekolah.
Dini berharap insiden ini menjadi momentum perbaikan pola pembinaan.
“Intinya, kami baik-baik saja. Ini hubungan antara murid dan guru. Saya berharap semuanya bisa kembali normal seperti semula,” pungkasnya.
Dengan tercapainya kesepakatan damai, proses belajar mengajar di SMAN 1 Cimarga diharapkan kembali berjalan lancar, tanpa ada lagi bayang-bayang konflik antara guru dan siswa.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Saran Prof Jimly untuk Denny Indrayana, Bawa Nama Ganjar hingga Mahfud Soal Ijazah Gibran, Ada Apa?
- 2Keceplosan Soal 'Pasal Selundupan' untuk Gibran? Komisioner KPU Dicecar Hakim MK, Jawabannya Jadi Sorotan
- 3Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti
- 4Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 5Gugatan Pendidikan Gibran Masuk MK, Sikap 7 Partai Pengusung Kini Jadi Sorotan
- 6MK Didesak Buka Tahap Pembuktian Gugatan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran, Apa yang Dipersoalkan?
- 7Cawapres Prabowo 2029 Mulai Terbaca, Nama Dedi Mulyadi hingga AHY Masuk Hitungan
- 8Mahfud MD Bongkar Peta Pilpres 2029, 'Posisi Prabowo Bikin Lawan Harus Berhitung'
- 9Dedi Mulyadi Disebut Bisa Jadi Cawapres Prabowo 2029, Syarat Politik Ini Jadi Sorotan
- 10Mahfud MD Bongkar Peta Pilpres 2029, 'Posisi Prabowo Bikin Lawan Harus Berhitung'










