Banten

HEXIA 2025 Resmi Ditutup, Kemenparekraf Teken MoU Strategis untuk Perkuat Ekonomi Kreatif

Irsyad Mohammad | 24 Agustus 2025, 23:42 WIB
HEXIA 2025 Resmi Ditutup, Kemenparekraf Teken MoU Strategis untuk Perkuat Ekonomi Kreatif

 

AKURAT BANTEN - Perhelatan Heli Expo Asia (HEXIA) 2025 resmi ditutup dengan momentum penting: penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Bekraf) dan PT Heliexpo Indo Asia.

MoU ini dipandang strategis untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional, dengan fokus pada generasi muda kreatif yang inovatif dan berdaya saing global. 

Penandatanganan dilakukan oleh Sekretaris Kemenparekraf, Dessy Ruhati, dan Direktur PT Heliexpo Indo Asia, Tuanku Iskandar Muda.

Kesepahaman tersebut mencakup pertukaran data, dukungan kajian kebijakan, pemanfaatan infrastruktur, promosi dan pemasaran, perlindungan kekayaan intelektual, serta peningkatan kapasitas SDM.

Baca Juga: Tabungan Berjangka, Cara Menabung Pintar dengan Keuntungan Maksimal

"Kami di Kemenparekraf siap membuka ruang kerja sama lebih luas. Mulai dari membantu mengkurasi pegiat-pegiat ekraf yang tepat untuk event, merekomendasikan juri dalam kompetisi, hingga mendukung promosi agar karya mereka bisa dikenal masyarakat luas," ujar Menteri Ekonomi Kreatif RI, Teuku Rifky Harsya, kepada wartawan usai penutupan HEXIA.

Teuku menegaskan, dukungan pemerintah tidak hanya berhenti pada acara seremonial, melainkan diwujudkan dalam kolaborasi lintas sektor yang nyata. 

Menurutnya, ekosistem kreatif akan semakin kuat jika seluruh pihak saling terhubung.

"Banyak generasi muda kita yang punya karya luar biasa, namun belum memiliki akses. Tugas kami memastikan karya-karya tersebut bisa muncul di ruang publik dan dinikmati masyarakat, bahkan sampai ke tingkat internasional," imbuhnya.

Baca Juga: Portofolio Investasi, Cara Menyusun Strategi Agar Untung Maksimal

Acara penutupan HEXIA 2025 juga diwarnai sesi diskusi panel bertajuk Kolak-Rekreatif (Kolaborasi Aktivasi Ruang Kreatif) yang menghadirkan narasumber dari Asosiasi Desain Grafis Indonesia (AIDIA), Recycle Experience (REXP), PT KAI, dan PT MRT Jakarta. 

Para pembicara berbagi pandangan tentang desain grafis, kekayaan intelektual, hingga praktik kolaborasi sektor transportasi dengan dunia kreatif.

Sejumlah tokoh hadir dalam sesi tersebut, di antaranya Denon Prawiraatmadja (Ketua Umum INACA & CEO Whitesky Group), Tuanku Iskandar Muda (CEO HEXIA), Tuhiyat (Direktur Utama MRT Jakarta), Deddy Hendrady (Deputy II Daop 1 Jakarta PT KAI), Deasy Varianty Susanty (Founder Museum of Toys), Evan Driyananda & Attina (Founder Recycle Experience), serta Mendiola Budi Wiryawan (CCO MDA Consulting/AIDIA).

Melalui kerja sama ini, Kemenparekraf dan HEXIA optimistis dapat melahirkan generasi muda unggul, memperkuat kapasitas SDM, serta memperluas ekosistem ekonomi kreatif Indonesia menuju daya saing global.

Baca Juga: Investasi Leher Ke Atas, Apakah Cocok untuk Pemula?

"Kami ingin industri kreatif Indonesia tidak hanya dikenal di dalam negeri, tetapi juga bisa menjadi kebanggaan di panggung global," pungkas Teuku.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.