Tiga Jemaah Haji Indonesia Masih dalam Pencarian Intensif

Akurat Banten - Di tengah semarak ibadah haji tahun ini, duka dan kecemasan menyelimuti upaya pencarian tiga jemaah haji asal Indonesia yang belum kembali ke kelompoknya.
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi terus melakukan berbagai langkah serius untuk melacak keberadaan mereka.
Kepala Bidang Perlindungan Jemaah PPIH Arab Saudi, Harun Arrasyid, menegaskan bahwa proses pencarian dilakukan tanpa henti sejak laporan kehilangan diterima.
“Kami tidak tinggal diam. Tim kami turun langsung menyisir rumah sakit di Makkah hingga Jeddah,” tegas Harun.
Baca Juga: Kebakaran Hebat di Belakang SPBU Petukangan, 55 Petugas Damkar Dikerahkan Padamkan Api
Untuk memperluas jangkauan pencarian, dua tim khusus dibentuk dan diperkuat dengan kerja sama lintas lembaga.
“Kami bekerja sama dengan syarikah, pihak KJRI di Jeddah, dan juga konsul haji. Kami juga menyasar hotel-hotel yang sebelumnya digunakan jemaah,” ungkap Harun.
Ketiga jemaah yang masih belum ditemukan adalah Nurimah dari kloter PLM 19, Sukardi dari kloter SUB 79, dan Hasbullah dari kloter BDJ 07.
Kasus mereka memiliki kronologi berbeda-beda.
Nurimah disebut terakhir terlihat pada hari ketiga sejak tiba di Makkah, sementara Sukardi dilaporkan terpisah dari rombongannya pada hari kedua.
Berbeda dari keduanya, Hasbullah hilang setelah melaksanakan puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Ia meninggalkan hotel pada 17 Juni dan sejak itu tidak diketahui keberadaannya.
Pihak Kementerian Agama telah mengambil langkah dengan melakukan badal haji bagi Nurimah dan Sukardi, mengingat keduanya belum sempat menunaikan puncak ibadah haji.
“Kami terus berharap dan berdoa agar mereka segera ditemukan dalam keadaan selamat. Kami juga mohon dukungan doa dari masyarakat Indonesia,” ujar Harun penuh harap.
Petugas haji juga mengimbau seluruh jemaah untuk tidak berjalan sendiri dan senantiasa membawa kartu identitas serta pengenal haji.
Dalam keramaian jutaan jemaah, kebersamaan adalah kunci keselamatan.
Baca Juga: Website Sepi? Terapkan UX Copywriting dan Conversion Strategy ala 2025!
Langkah-langkah ini menjadi wujud tanggung jawab dan kepedulian pemerintah terhadap warganya di Tanah Suci.
Harapan terus menyala, semoga tiga nama yang kini masih dicari bisa segera pulang ke rombongannya.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Mahfud MD Bikin Geger! 'Dicari Sampai Mati Pun Tak Akan Ada Ijazah', Ini Penjelasannya soal Gibran
- 2Anies, Ganjar, dan Mahfud Bakal Masuk Istana? Wacana Pemakzulan Gibran Ikut Jadi Sorotan
- 3Denny Indrayana Soroti Sikap Megawati soal Gibran, PDIP Bakal Bergerak atau Pilih Diam?
- 4Duet Dedi Mulyadi-Purbaya Jadi Sorotan! Syahganda Singgung Pilihan Mengejutkan Purbaya
- 5Mahfud MD Jelaskan Beda Pemakzulan dan Pidana dalam Kasus Gibran, Ini Tahapan Hukumnya!
- 6Nasabah BTN Klaim Dana Rp17 Miliar Bermasalah, Setiap Rp1 Miliar Masuk Saldo Disebut Tersisa Rp100, Ada Apa?
- 7Miris! 21 Tahun Jadi Pemulung, Lansia Ini Tak Tahu Punya Uang Pensiun Rp1,1 Miliar
- 8Terkenal Vokal, Ini Strategi Baru Abah Saiful Milah Usai Resmi Duduki Kursi Ketua DPRD Kota Tangerang
- 9Anies, Ganjar, dan Mahfud Bakal Masuk Istana? Wacana Pemakzulan Gibran Ikut Jadi Sorotan
- 10Mahfud MD Jelaskan Beda Pemakzulan dan Pidana dalam Kasus Gibran, Ini Tahapan Hukumnya!







