Banten

KOREA UTARA MURKA!, Kecam Serangan AS ke Fasilitas Nuklir Iran: Sebut Israel Biang Kerok Kekacauan Timur Tengah

Saeful Anwar | 23 Juni 2025, 17:58 WIB
KOREA UTARA MURKA!, Kecam Serangan AS ke Fasilitas Nuklir Iran: Sebut Israel Biang Kerok Kekacauan Timur Tengah

AKURAT BANTEN – Ketegangan global kembali memanas setelah Korea Utara (Korut) secara keras mengutuk serangan Amerika Serikat (AS) terhadap fasilitas-fasilitas nuklir Iran.

Pyongyang tak segan menyebut tindakan Washington itu sebagai pelanggaran nyata terhadap Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), sekaligus menyalahkan "keberanian Israel yang sembrono" sebagai pemicu utama kekacauan di Timur Tengah.

"Republik Demokratis Rakyat Korea mengutuk keras serangan terhadap Iran oleh AS yang sangat melanggar Piagam PBB soal menghormati kedaulatan," sebut juru bicara Kementerian Luar Negeri Korut, seperti dikutip media pemerintah Pyongyang dan dilansir AFP, Senin (23/6/2025).

Pernyataan ini menandai komentar pertama dari negara pemilik senjata nuklir itu terkait serangan AS yang terjadi pada akhir pekan lalu.

Baca Juga: Ini Dia KRONOLOGI Lengkap! Ibu Dianiaya Anak Kandung yang Bikin Geram, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Ikut Turun Tangan Bereaksi

Juru bicara yang tidak disebut namanya itu menyatakan bahwa ketegangan regional yang sedang berlangsung merupakan "produk tak terelakkan yang disebabkan oleh keberanian Israel yang sembrono.

" Menurut Korut, Israel "telah mempromosikan kepentingan sepihak melalui gerakan perang tanpa henti dan ekspansi wilayah."

Komentar tajam dari Pyongyang ini menarik perhatian dunia, mengingat Korut sendiri adalah negara yang seringkali bersitegang dengan AS dan sekutunya terkait program nuklirlnya.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump, pada Minggu (22/6), menyebut serangan negaranya telah "menghancurkan" program nuklir Iran.

Baca Juga: RESMI DIBUKA PRESIDEN! Wajah Baru Pasar Anyar Tangerang Bikin Melongo: Lebih Modern, Nyaman, dan Siap Jadi Ikon Wisata!

Namun, Washington bersikeras mengatakan mereka tidak berniat untuk menggulingkan pemerintahan Teheran.

"Kerusakan besar terjadi pada semua lokasi nuklir di Iran, seperti yang ditunjukkan oleh citra satelit. Pemusnahan adalah istilah yang akurat!" sebut Trump dalam pernyataan via media sosial, meskipun tanpa membagikan citra satelit yang dimaksudkannya.

Klaim Trump ini menambah panasnya situasi, di tengah keraguan komunitas internasional mengenai skala kerusakan sebenarnya pada fasilitas nuklir Iran.

Baca Juga: TERKUAK! 10 Batu Akik Paling Sakti di Indonesia: Konon Berkhodam, Pembawa Rezeki Hingga Pelindung Gaib!

Posisi Korea Utara di Tengah Konflik Global

Pernyataan Korut ini juga menyoroti posisi strategisnya di panggung global. Korut sendiri diyakini memiliki puluhan hulu ledak nuklir dan berbagai sistem pengiriman.

Mereka terus berhadapan dengan Korea Selatan (Korsel) dan sekutu utamanya, AS, yang menempatkan sekitar 30.000 tentara di Semenanjung Korea.

Perlu diingat, Korut dan Korsel secara teknis masih dalam kondisi perang, karena Perang Korea tahun 1950-1953 berakhir dengan gencatan senjata, bukan perjanjian damai. Hal ini menambah kompleksitas dinamika geopolitik di Asia Timur.

Baca Juga: BOCORAN TERKINI: Seputar Rumah Subsidi 18 Meter Persegi, Bikin Heboh: Ini Spesifikasi Lengkap, Lokasi Emas, dan Cicilan di Bawah Rp1 Juta

Sikap tegas Korea Utara dalam mengutuk serangan AS terhadap Iran menggarisbawahi aliansi atau setidaknya kesamaan pandangan antara kedua negara anti-Barat tersebut.

Konflik di Timur Tengah kini semakin menarik perhatian dunia, dengan munculnya suara-suara keras dari berbagai penjuru, termasuk dari Pyongyang (**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman