Banten

Update Terbaru! Harga BBM Shell Melonjak Naik, Pertamina Justru Turun Harga Per 1 Maret 2025

Aldi Gultom | 2 Maret 2025, 11:43 WIB
Update Terbaru! Harga BBM Shell Melonjak Naik, Pertamina Justru Turun Harga Per 1 Maret 2025

AKURAT BANTEN - Harga BBM Shell, salah satu SPBU milik swasta per 1 Maret 2025 resmi mengalami kenaikan harga.

Harga BBM ini berlangsung naik ketika tersebarnya isu tentang pengoplosan BBM Pertamax (RON 92) dari perusahaan Pertamina.

Sejak beredar kabar pengoplosan BBM tersebut, banyak masyarakat yang memilih untuk beralih ke SPBU lain milik swasta termasuk Shell.

Baca Juga: Disebut Sebagai Pelakor, Amanda Manopo Geram Balas Komentar Pedas Saat Live Jualan Jilbab

Masyarakat merasa kecewa oleh Pertamina hingga sebagian besar orang membentuk gerakan untuk beralih ke SPBU Swasta.

SPBU Shell resmi menaikkan harga BBM untuk jenis Shell super (setara RON 92) yang saat ini dibandrol dengan harga Rp13.590 per liter.

Kenaikan harga BBM Shell ini mulai dilakukan sejak 1 Maret 2025 dengan harga semula Rp13.350.

Baca Juga: Bersiap! Pemerintah Turunkan Harga Tiket Pesawat dan Tarif Tol Spesial Lebaran dan Hari Raya Nyepi

Adapun untuk jenis BBM Shell V-Power (setara RON 95) saat ini dihargai Rp14.060 per liter, dengan harga semula Rp13.940 per liter.

Namun untuk BBM Shell V-Power Diesel terjadi penurunan harga yang semula Rp15.030 menjadi Rp14.760 per liternya.

Berbanding balik dengan kenaikan BBM Shell, harga BBM non subsidi di Pertamina tercatat turun.

Baca Juga: Heboh! Bukan Ruben Onsu Saja: Jordi Onsu Isyaratkan Mualaf? Keinginan Buka Puasa di Mekkah Jadi Sorotan

Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM pada jenis BBM Dex Series yaitu dexlite dengan harga Rp14.300 per liter dan Pertamina Dex menjadi Rp14.600 per liter.

Demikian informasi tentang harga BBM yang diperjualbelikan di Indonesia, semoga bermanfaat.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.