Banten

Presiden Donald Trump Putuskan Amerika Serikut Keluar dari WHO

Syahganda Nainggolan | 22 Januari 2025, 10:17 WIB
Presiden Donald Trump Putuskan Amerika Serikut Keluar dari WHO

AKURAT BANTEN - Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi menarik negaranya dari keanggotaan Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Keputusan kontroversial ini diumumkan pada hari pelantikannya sebagai presiden, Senin (20/1/2025) waktu setempat, dan langsung menuai berbagai reaksi dari masyarakat global.

Baca Juga: Sindikat Penjualan Bayi Terungkap di Pekanbaru, Harganya Mencapai Puluhan Juta

Langkah ini bukan tanpa alasan. Dalam pernyataannya, Trump menuding WHO telah gagal menangani pandemi Covid-19 serta krisis kesehatan global lainnya.

"WHO telah melakukan kesalahan besar dalam menangani pandemi Covid-19 dan sejumlah krisis kesehatan internasional lainnya," ujar Trump dalam konferensi pers, dikutip Selasa (21/1/2025).

Keputusan ini dianggap sebagai langkah lanjutan dari kritik Trump terhadap WHO yang telah berlangsung sejak masa pandemi.

Ia menilai badan kesehatan dunia tersebut terlalu lamban dan tidak transparan dalam merespons wabah Covid-19, yang menyebabkan dampak besar secara global.

Tidak hanya itu, Trump juga menuding WHO lebih memihak kepentingan negara tertentu dalam pengambilan keputusannya.

Baca Juga: Asal Jadi, Pembangunan Gedung RSUD Adjidarmo Tidak Sesuai Spesifikasi, Hasil Audit BPK Buktikan Kerugian Capai Rp 600 Juta

Meskipun mendapat dukungan dari sejumlah pihak yang sepemikiran, keputusan ini tetap memicu kekhawatiran besar, terutama terkait kontribusi Amerika Serikat dalam mendanai program-program kesehatan WHO.

Dengan keluarnya AS, banyak yang mempertanyakan bagaimana kelangsungan pendanaan bagi inisiatif kesehatan dunia, khususnya di negara-negara berkembang yang sangat bergantung pada bantuan WHO.

Langkah ini menjadi pengingat bahwa kesehatan global tidak terlepas dari dinamika politik internasional.

Bagi banyak pihak, keputusan ini bukan hanya soal AS dan WHO, tetapi juga masa depan kerja sama dunia dalam menghadapi tantangan kesehatan global.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.