Banten

Pembangunan Gedung Bank Banten di Jalan Veteran Terhambat, Target Tak Tepat Waktu

Irsyad Mohammad | 14 Januari 2025, 17:26 WIB
Pembangunan Gedung Bank Banten di Jalan Veteran Terhambat, Target Tak Tepat Waktu

AKURAT BANTEN - Pembangunan gedung Bank Banten yang terletak di Jalan Veteran, Kota Serang, mengalami keterlambatan dalam pelaksanaan.

Proyek yang bernilai Rp22,6 miliar ini seharusnya selesai tepat waktu, namun masih ada pekerjaan yang belum selesai meski secara fisik bangunan telah hampir rampung.

Pekerjaan pembangunan gedung yang dikerjakan oleh PT Eka Cipta Madani dimulai pada Maret 2024, dengan kontrak 234 hari kalender atau sekitar 8 bulan. 

Baca Juga: Peluang Beasiswa Rp6 Juta bagi Mahasiswa Tangerang, Pendaftaran Dibuka 13-27 Januari 2025, Cek Persyaratannya

Bangunan gedung yang terdiri dari tiga lantai tersebut sudah selesai dikerjakan bulan November 2024 itu masuk pada Proyek Strategis Daerah (PSD).

Akan tetapi masih ada pekerjaan lain yang belum rampung karena menunggu pengiriman dari luar negri.

Arianto, staf PT Eka Cipta Madani, mengungkapkan bahwa meski fisik gedung sudah selesai, pemasangan lift baru dapat dilakukan setelah keterlambatan pengiriman alat tersebut dari luar negeri. 

Baca Juga: Asik, Para Siswa di Banten Akan Dapatkan Sekolah Gratis dari Premprov, Anggaran Mencapai 1144 Miliar, Ternyata Hanya Untuk Kalangan Ini

Menurutnya, proses pemesanan lift memakan waktu hingga tiga bulan dan pengirimannya baru sampai pada 31 Desember 2024.

"Kalau fisik udah selesai, tinggal lift-nya doang. Pemasangan lift masih berlangsung," ujar Arianto, Selasa (14/1/2025). 

Ia juga menambahkan bahwa pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Banten memberikan tambahan waktu selama 50 hari kalender untuk menyelesaikan pemasangan lift tersebut.

Baca Juga: Peluang Beasiswa Rp6 Juta bagi Mahasiswa Tangerang, Pendaftaran Dibuka 13-27 Januari 2025, Cek Persyaratannya

Arianto juga mengungkapkan bahwa meskipun pekerjaan belum selesai 100 persen, pihak DPUPR Banten telah melakukan pembayaran sebesar 90 persen. 

"Karena keterlambatan, pencairan kemarin ditahan 10 persen. Mudah-mudahan tahun ini dianggarkan, lumayan 10 persen juga," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.