Ribuan Peserta Ikuti Lomba Lari Runk5bitung Peringati HUT KORPRI ke 53

AKURAT BANTEN, LEBAK - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) KORPRI ke 53, Ribuan peserta lomba ikut memeriahkan Runk5bitung 5 km Rangkasbitung Lebak Minggu (22/12 /2024).
Kegiatan Runk5bitung tersebut mengambil start dan Finish di depan Kantor Bupati Lebak, dan dibuka langsung oleh Sekda Budi Santoso dengan didampingi Forkopimda dan sejumlah pejabat dilingkungan Pemda Kabupaten setempat, Minggu (22/12/2024).
Lomba yang menerapkan sistem profesional ini diberi nama Runk5bitung,dengan total hadiah Rp 74 juta, bekerjasama dengan komunitas lari Lebak Runner dan Indorace sebagai vendor yang mempersiapkan sistem perlombaan.
Ketua KORPRI Kabupaten Lebak, Budi Santoso mengatakan, Runk5bitung merupakan salah satu acara dari rangkaian KORPRI Fest ke 53.
Pelaksanaan tersebut digelar berbeda, karena melibatkan komunitas dan orang-orang profesional.
“Karena untuk tahun ini tidak ada Multatuli run, kita coba isi melalui kegiatan korpri yang bertajuk Runk5bitung ini Run 5 kilometer. Ini sistemnya sudah profesional menggunakan cip dan kita menggunakan vendor profesional yang biasa menangani run-run di beberapa daerah seperti jakarta,” ujar Budi kepada awak media.
Acara tersebut dimulai sejak pukul 06, 00 Wib, mengambil rute Jalan Alun – Alun (area Alun-Alun), Multatuli, Iko Jatmiko, Rt Hardiwinangun, RA Kartini, Ir H Juanda, dan Jalan Rawasari.
Sementara Purnama warga Lebak Sambel Kelurahan Cijoro Lebak Rangkasbitung salah satu peserta lomba Runk5bitung mengatakan, ikut sertanya dalam lomba ini, tidak semata bertujuan untuk mendapatkan hadiah, tapi turut serta memeriahkan acara.
”Namun demikian kata purnama, selain menyehatkan badan melalui olah raga, juga ikut meramaikan saja sih, kalau untuk jadi juara mah sepertinya jauh kayaknya, peserta lain kan, banyak yang atlet dan masih pada muda muda,” terang Purnama sambil tertawa. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








