Diduga Ada Tekanan dari Kantor, Pemuda di Teluknaga Tangerang Nekat Gantung Diri di Rumah Temannya

AKURAT BANTEN - Diduga adanya permasalahan di kantor, seorang pemuda warga Kampung Alang Besar, Teluknaga, Kabupaten Tangerang, berinisial MS (25) nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di rumah temannya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan kejadian tersebut pada Minggu, (13/10), kemarin. Korban ditemukan dalam kondisi telah tergantung dengan seutas tali tas selempang korban dan korban meninggal dunia.
“Kejadian itu bermula saat korban mendatangi rumah temannya, sebagai saksi berinisial L dan bercerita persoalan masalah kantornya,” ujar Ade Ary, Senin (14/10/2024).
Baca Juga: Ada Kejanggalan Kasus Penganiayaan Warga Ciputat Tangsel. Diduga Dimainkan Oknum Polres Jaksel
Menurut keterangan saksi, kata Ade Ary, korban mengalami kebingungan saat diminta ganti rugi karena menghilangkan barang di kantor tempat ia bekerja.
“Jadi Korban bercerita ada masalah dalam pekerjaan. Karena korban menghilangkan barang di tempat kerjanya. Lalu korban diminta pertanggungjawaban untuk mengganti rugi,” terangnya.
Menurut Ade Ary, atas dasar itu korban diduga memilih untuk menginap di rumah L pada Sabtu (11/10), sekira pukul 23.00 WIB. Keesokan harinya, saat L ingin ke kamar mandi, namun pintunya dalam keadaan terkunci.
“Setelah itu saksi L, menghubungi adiknya untuk segera pulang ke rumah, untuk mendobrak pintunya. Setelah di lokasi dan pintu berhasil dibuka, ternyata korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” jelasnya.
Mengetahui hal tersebut, L menghubungi pihak kepolisian guna tindakan lebih lanjut. Setiba di lokasi, polisi langsung melakukan penyelidikan.
“Saat ini korban telah dibawa ke rumah sakit. Hasilnya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Kasus ini ditangani Polsek Teluknaga,” ungkapnya.
Artikel ini tidak menganjurkan bagi Anda yang punya masalah pribadi lalu mengambil keputusan singkat. Jika Anda depresi segera hubungi psikiater atau dokter ahli kejiwaan agar dapat diberikan solusi tepat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Saran Prof Jimly untuk Denny Indrayana, Bawa Nama Ganjar hingga Mahfud Soal Ijazah Gibran, Ada Apa?
- 2Keceplosan Soal 'Pasal Selundupan' untuk Gibran? Komisioner KPU Dicecar Hakim MK, Jawabannya Jadi Sorotan
- 3Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti
- 4Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 5Gugatan Pendidikan Gibran Masuk MK, Sikap 7 Partai Pengusung Kini Jadi Sorotan
- 6Cawapres Prabowo 2029 Mulai Terbaca, Nama Dedi Mulyadi hingga AHY Masuk Hitungan
- 7MK Didesak Buka Tahap Pembuktian Gugatan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran, Apa yang Dipersoalkan?
- 8Mahfud MD Bongkar Peta Pilpres 2029, 'Posisi Prabowo Bikin Lawan Harus Berhitung'
- 9Bukan Cuma Menang 4-1, Italia Ukir Sejarah Lewat Kakak-Adik Esposito Setelah Lebih dari 1 Abad
- 10Barcelona Sudah Menggila di Liga Champions, tapi Lamine Yamal Bilang Trofi Tetap Bergantung pada Keberuntungan









