Banten

Rayakan Natal, Sebagai Bentuk Kepedulian Umat Kristen Kepada Tuhan Allah

Irsyad Mohammad | 25 Desember 2023, 13:36 WIB
Rayakan Natal, Sebagai Bentuk Kepedulian Umat Kristen Kepada Tuhan Allah

AKURAT BANTEN - Kegiatan Kebaktian Natal ke dua yang berlangsung di Gereja Kristen Indonesia Serang (GKI), berlangsung dengan khidmat. Senin (25/12/23)

"Hari ini kami merayakan natal kedua, natal pertama 24 Desember natal kedua 25 Desember sama-sama dengan jemaat GKI Serang dan pendengar Radio Republik Indonesia Provinsi Banten," kata Pendeta Halim Kepada Akurat Banten di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Serang.

Pendeta Halim menjelaskan, natal adalah bentuk kepedulian tuhan Allah kepada umat kristen melalui reinkarnasi Yesus Kristus.

"Harapannya sesuai dengan tema yang sudah kami tetapkan bahwa natal itu merayakan kepedulian Allah jadi umat Kristen anggota GKI harus peduli sebagai wujud merayakan kepedulian Allah karena Natal itu adalah wujud nyata bahwa Tuhan peduli sama kita melalui reinkarnasi Yesus Kristus sehingga kita harus peduli dengan bangsa dan negara," jelasnya.

Selain itu, Pendeta Beny Halim juga mengatakan, jemaat GKI melakukan beberapa kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian kepada sesama untuk berbagi.

"Peduli dengan sesama yang membutuhkan peduli untuk bekerjasama dengan semua lapisan masyarakat doa dan harapan kami di natal tahun ini," ucapnya

"GKI memfasilitasi peduli dengan sesama melalui beberapa aktivitas bakti sosial diantaranya ada pembagian paket kasih secara khusus pada objek motor di Cilegon kemudian juga beberapa saudara kita yang kesulitan secara biaya kepada masyarakat sekitar dan juga anggota-anggota," imbuhnya.

Selain itu, Pendeta Halim juga mengaku pihaknya mendukung kegiatan pemilu tahun 2024.

"Kami peduli terhadap bangsa dan negara GKI di tempat ini bersama-sama dengan TG wilayah Banten telah menggelar konsentrasi untuk memotivasi umat ikut serta dalam pemilu 2024," tandasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.