Warga Kecewa, Aktivis Geruduk UPTD PJJ Banten Selatan Hingga Melaporkan ke Kejati

AKURAT BANTEN -Puluhan masa yang tergabung dari Presidium Aktivis Banten Bersatu melakukan aksi Unjuk rasa di depan kantor UPT PJJ pandeglang. Senin (18/12/2023).
Dalam aksinya, masa menyampaikan bentuk kekecewaan masyarakat terhadap kinerja UPT PJJ Pandeglang yang diduga asal jadi.
Adi Firmansyah Koordinator Aksi mengatakan bahwa aksi unjuk rasa ini sebagai bentuk dan imbas dari kekecewaan yang dirasakan oleh masyarakat Pandeglang selatan, karena banyaknya kondisi jalan dan jembatan yang terkesan kurang perawatan.
"Terdapat beberapa titik jalan jembatan yang di rawat. Namun, terkesan asal jadi tanpa memperhatikan mutu dan kwalitas yang seharusnya bisa lebih bagus. Terlebih, anggaran yang digelontorkan tidak lah sedikit dan nilainya mencapai Rp 24 miliar," katanya.
Ditegaskannya, hal ini, tentu sangat miris. Sebab, banyak titik pengerjaan yang terkesan hanya dijadikan syarat saja.
"Apa mungkin ada dugaan jadi bahan bancakan saja pengerjaannya," ungkapnya.
- Baca Juga: Calon Presiden Nomor Urut 1 Akan Hadir Bertemu Mahasiswa di Kota Serang
- Baca Juga: 154.089 Rumah Penerima Bansos di Lebak akan Dipasang Stiker, Dilepas Dianggap Mengundurkan Diri
- Baca Juga: Blok M Square Kebakaran, Pengunjung Panik Berhamburan
Ia menyayangkan dengan sikap yang di lakukan oleh para pejabat di dinas tersebut terkesan alergi ketika menerima kritikan dari pada masyarakat atau lembaga yang memang konsen dalam memperhatikan pembangunan.
"Bahkan disaat ada beberapa aktivis ingin menyampaikan keluh kesahnya kepada para pemangku jabatan, lebih memilih mengutus orang lain yang menurutnya tidak dalam kapasitas dalam hal menanggapi keluhan dari para aktivis," ungkapnya.
Usai melaksanakan aksi unjuk rasa di UPTD PJJ , masa kembali melakukan aksi damai di halaman kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten.
Dalam aksi lanjutannya, masa menyampaikan keluhan dan tuntutannya, agar kinerja UPTD PJJ Banten dilakukan pemeriksaan.
"Alhamdulilah tadi setelah melakukan orasi di depan Kejati Banten. Kami disambut langsung oleh staf dari kejati dan kemudian dijadikan atensi agar nanti langsung melakukan proses pemeriksaan," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 3Sengketa Honor LKM Ciomas: Penagihan Kredit Tembus Rp856 Juta, Upah Tim Likuidasi Malah Menggantung
- 4Adik Eks Kepala BNPB Diduga Gunakan Dana Bencana untuk Beli Saham, KPK Bongkar Kasusnya
- 5UMKM Wajib Tahu! Cara Daftar Sertifikat Halal Online, Ada 1,35 Juta Kuota Gratis pada 2026
- 6Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!
- 7Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 8Haaland Langgar Aturan Aneh Maresca di Liga Champions, Tapi Justru Jadi Pahlawan Man City di Tengah Kekalahan
- 9Yarmolyuk Menanduk Jacquet di Kotak Penalti, Kok Liverpool Malah Tak Dapat Penalti? Ini Aturannya!
- 10Chelsea Ketar-ketir Tanpa Reece James, 3 Gelandang Ini Masuk Radar Xabi Alonso untuk Januari 2027









