Bahaya Kebiasaan Menabung Masyarakat Indonesia, Menurut Pakar Saham Lo Kheng Hong: Secara Perlahan Membuatnya Seseorang Jatuh Miskin

AKURAT BANTEN - Lo Kheng Hong dikenal sebagai Warren Buffett-nya Indonesia, hidup dengan harta yang berlimpah tanpa memiliki kantor dan karyawan.
Lo Kheng Hong membuktikan untuk menjadi seseorang yang kaya raya tidak perlu bekerja keras menguras otak dan tenaga selama berjam-jam.
Ia hanya duduk santai di rumah, uang mengalir begitu saja ke dalam rekening pribadinya.
Menurutnya, bursa saham Indonesia menawarkan imbal hasil tertinggi di antara bursa saham utama di dunia untuk investor jangka panjang.
Hal itulah yang menjadi alasan utama hingga membuat dirinya gemar berinvestasi di saham, khususnya di Indonesia.
"Sudah terbukti! Saya bersyukur saya ada di dalamnya," ungkap Lo Kheng Hong.
Lo Kheng Hong menilai, hampir 99% masyarakat Indonesia tidak percaya kalau investasi saham adalah pilihan terbaik.
Karena berdasarkan analisa yang dilakukannya, bila dibanding untuk membeli saham, masyarakat Indonesia akan lebih memilih menyimpan uangnya di bank atau berinvestasi dibidang properti.
Padahal sebetulnya, kebiasaan menabung sebenarnya tidak bisa menjamin seseorang menjadi kaya, justru secara perlahan akan membuat seseorang perlahan jatuh miskin.
Baca Juga: Jalan Lingkungan Berawal Jalan Tanah Kini di Sulap Menjadi Jalan Paving Block, Warga Apresiasi Kades
"Menyimpan uang di bank sebetulnya membuat kita miskin secara pelan-pelan karena nilai uang kita semakin hari semakin turun," kata Lo Kheng Hong saat menjadi pembicara di acara Capital Market Summit & Expo (CMSE), dikutip Jumat (9/8/2024).
Lo Kheng Hong juga mengaku memiliki harta ratusan miliar, didapatnya hanya tertarik melalui pembelian saham saja, dengan tidak memilih untuk membeli obligasi atau surat utang, karena menurutnya bunga yang diberikan juga tidak besar.
"Saya juga tidak membeli emas," tegasnya.
Baca Juga: Jokowi Urung Niat Pindahkan ASN, Ternyata Ada Insentif Yang Belum Tuntas, Ini Penjelasannya!
Sebagai informasi, Lo Kheng Hong bisa menghabiskan waktu lama membaca laporan keuangan secara akurat dalam meneliti laporan keuangan, artinya Lo Kheng Hong menunjukkan pribadi yang tidak sembarangan dalam memilih saham mana yang akan menjadi tujuan investasinya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Anies Baswedan Disarankan Masuk Kabinet Prabowo, Syahganda Sampai Sebut Posisi Menteri Ini!
- 2Bukan Cuma Gibran, Ahmad Ali Ungkap Kaesang Mulai Diproyeksikan PSI Jadi Presiden
- 3Mahfud MD Bongkar Rencana Pergantian Listyo Sigit yang Sempat Tertunda, Nama Gibran Ikut Muncul
- 4Duet Dedi Mulyadi-Purbaya Jadi Sorotan! Syahganda Singgung Pilihan Mengejutkan Purbaya
- 5CPA Days 2026 Digelar di BINUS Alam Sutera, IAPI Dorong Talenta Akuntan Publik Kuasai AI
- 6Gibran dan Kemendikdasmen Diadukan ke Bareskrim soal Suket SMA, Bola Panas Usai Putusan MK
- 7Liverpool Dihantam Badai Cedera Jelang Hadapi Man City, Isak dan Gakpo Terancam Absen!
- 8Gaji Wantimpres Rp76,5 Juta Disebut Receh oleh Rocky Gerung, Responsnya Bikin Penasaran!
- 9Bukan Cuma Soal Sepak Bola! Kepergian Cristiano Ronaldo Bisa Bikin Keuangan Portugal Guncang
- 10Nasib Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal di Ujung Tanduk: Skorsing 6 Bulan Mengintai Usai Tinggalkan TC







