Siswa MAN 1 Medan Disuruh Makan Lumpur dan Minum Ludah Senior, Tangan Disundut Besi Terbakar Api

AKURAT BANTEN - Seorang siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Medan, menjadi korban bullying, disuruh makan lumpur kakak kelas.
Tidak hanya itu, korban bahkan sempat diculik rombongan pelaku.
Selain makan lumpur, korban juga dipaksa mengusao sandal, makan daun dan ranting pohon, hingga disuruh minum ludah seniornya.
Baca Juga: Pohon Tumbang di Batu Ceper, Arus Lalu Lintas Macet
Parahnya lagi, korban disundut dengan kunci yang telah terbakar api.
Peristiwa ini pun viral dan tersebar di media sosial. Seperti yang dibagian laman X KORAN VIRAL @Koran_Viral.
"Baru ini viral siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Medan menjadi korban perundungan dipaksa makan lumpur oleh kakak kelas," katanya, dikutip Akurat Banten, Kamis (30/11/2023).
Dalam video yang diunggah, tampak korban masih mengalami luka pada bibir dan tangannya akibat disundut besi yang dibakar api.
Baca Juga: DPRD Kota Serang Usulkan 3 Nama sebagai Pj Wali Kota Serang
Melansir akun TikTok @anisamwl, kakak korban mengatakan bahwa sebelum kejadian korban sempat diculik sekelompok pelaku, pada pukul 10.00, dan baru dibebaskan setelah pukul 17.00.
"Selain seniornya, korban juga dibully mantan alumni MAN 1 Medan. Para pembully memaksa adik saya makan lumpur, mengisap sandal, makan daun, dan ranting. Serta minum ludah," jelasnya.
Tidak berhenti di situ, korban juga disiksa, ditendang, dipukul dan tangannya dibakar dengan kunci yang telah panaskan api.
Baca Juga: Buruh Ancam Lumpuhkan Industri Jika UMK Tidak Sesuai Rekomendasi
"Miris, tidak sampai di situ, adik saya juga disiksa, ditendang, dipukul, dibakar tangannya pakai kunci yang sudah dipanasi api. Total pembuli ada 20 orang," sambungnya.
Sementara itu, Kepala MAN 1 Medan, Reza Faisal membenarkan adanya kasus bullying itu. Namun, dirinya masih belum bisa merinci kapan dan bagaimana kronologi kejadian tersebut.
"Betul ada kejadian seperti itu. Namun sementara ini detailnya masih ditelusuri dengan pemanggilan siswa yang terindikasi dengan didampingi orangtua," sambungnya.
Unggahan ini pun menuai kecaman netizen. Seperti diungkapkan Joe Friar @ForTheFriars.
Baca Juga: Buruh Ancam Lumpuhkan Industri Jika UMK Tidak Sesuai Rekomendasi
"Astaghfirullah ya Allah, sakit hati ngeliatnya sampai segitunya membully. Semoga diberikan ganjaran yang setimpal," ungkapnya.
Dirinya pun meminta aparat kepolisian untuk menindak tegas perbuatan tersebut, karena sudah membahayakan dan tidak memanusiakan manusia.
"Jangan sampai hal kaya gini dianggap sepele dengan alasan bercanda doang, main-main doang, karena ini sudah keterlaluan!," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Pilpres 2029 Berpotensi Hanya Dua Pasangan, Bagaimana Nasib Dedi Mulyadi? Ini Skenarionya
- 2Besok Jadi Sorotan! BEM UI Siapkan Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran, Tugu Tani hingga Tugu Proklamasi Disorot
- 3Bukan MU atau Arsenal, 2 Klub Ini Kuasai Rekor Kemenangan Beruntun Premier League!
- 4Lionel Messi Bikin Rekor Gila di MLS! Cetak 2 Gol, Pelatih Inter Miami Sampai Menyebutnya Alien
- 5Analisis Roy Suryo dan Dokter Tifa soal Dokumen Ijazah Jokowi Jadi Sorotan, Apa Fakta Hukumnya?
- 6Wendi Cagur Bikin Geger! Akun Medsos Diduga Dibatasi Usai Suarakan Karhutla, 5 Figur Publik Ikut Disorot
- 7Kabar Terbaru MBG! Siswa Boleh Tambah Makan, Sistem Prasmanan Diuji di 10 Provinsi
- 8Disetujui Prabowo, Siswa Tak Bisa Otomatis Naik Kelas Mulai 2027/2028! Ini Aturan Barunya
- 9PSG Hancurkan Rekor Sempurna Barcelona, Respons Hansi Flick Justru Bikin Publik Heran!
- 10Vietnam Mulai Ketar-ketir! Timnas Indonesia Segera Punya Senjata Baru, Taisei Marukawa Tinggal 2 Tahap




