Banten

Kehabisan Uang Baru di pintar.bi.go.id? Coba Tukar Uang Baru di Bank Mandiri, Cuma Bawa KTP Saja

Andi Syafriadi | 13 Maret 2025, 03:45 WIB
Kehabisan Uang Baru di pintar.bi.go.id? Coba Tukar Uang Baru di Bank Mandiri, Cuma Bawa KTP Saja

AKURAT BANTEN - Selain di website pintar.bi.go.id untuk penukaran uang baru, ada Bank Mandiri tukar uang baru, lo!

Simak selengkapnya di sini.

Menjelang perayaan Idul Fitri 2025, tradisi menukarkan uang baru menjadi salah satu kegiatan yang dinantikan oleh masyarakat Indonesia.

Baca Juga: Hasil Nabung 26 Tahun, Warga Cipondoh Tangerang Bayar Pajak Pakai Uang Receh

Uang baru ini biasanya digunakan untuk memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) atau angpao kepada sanak saudara, terutama anak-anak.

Bagi Anda yang merupakan nasabah Bank Mandiri atau berada di wilayah sekitar kantor cabang Bank Mandiri, proses penukaran uang baru dapat dilakukan dengan mudah.

Berikut panduan lengkap mengenai cara menukar uang baru di Bank Mandiri untuk Lebaran 2025.

Memberikan uang baru saat Lebaran telah menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia.

Selain sebagai bentuk apresiasi dan kasih sayang kepada keluarga, uang baru juga melambangkan semangat baru dan harapan untuk masa depan yang lebih baik.

Oleh karena itu, permintaan akan uang baru biasanya meningkat signifikan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Cara Menukar Uang Baru di Bank Mandiri

Untuk memastikan proses penukaran uang baru berjalan lancar, ikuti langkah-langkah berikut:

1. Konfirmasi Ketersediaan Uang Baru

Sebelum mendatangi kantor cabang, disarankan untuk menghubungi terlebih dahulu pihak Bank Mandiri terdekat guna memastikan ketersediaan uang baru.

Baca Juga: Bawa Uang Rp650 Miliar, Investor Asal Cina Siap Bangun Kawasan Industri di Kota Serang

Hal ini dapat menghemat waktu dan tenaga Anda.

2. Persiapan Dokumen dan Uang yang Akan Ditukar

Siapkan dokumen identitas seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), kartu ATM, atau buku tabungan.

Pastikan uang yang akan ditukarkan dalam kondisi baik, tidak sobek, dan tidak terdapat perekat seperti selotip atau steples.

Susun uang dengan rapi untuk memudahkan proses verifikasi oleh petugas bank.

Baca Juga: Bank Indonesia Sudah Buka Layanan Penukaran Uang Baru, Simak Jadwalnya untuk Persiapan Lebaran 2025

3. Kunjungi Kantor Cabang Bank Mandiri Terdekat

Datang ke kantor cabang Bank Mandiri sesuai jam operasional.

Ambil nomor antrean dan tunggu giliran Anda.

4. Proses Penukaran di Teller

Saat giliran Anda tiba, sampaikan maksud untuk menukarkan uang lama dengan uang baru kepada petugas teller.

Serahkan uang yang akan ditukar beserta dokumen identitas yang diperlukan.

Petugas akan memeriksa kondisi uang dan kelengkapan dokumen sebelum memproses penukaran.

5. Terima Uang Baru

Setelah proses verifikasi selesai, Anda akan menerima uang baru sesuai dengan nominal yang ditukarkan.

Lokasi dan Jadwal Penukaran Uang Baru di Bank Mandiri

Bank Mandiri bekerja sama dengan Bank Indonesia menyediakan layanan penukaran uang baru di berbagai lokasi.

Di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (Jabodebek), terdapat 49 titik lokasi penukaran yang dapat diakses oleh masyarakat.

Baca Juga: Pesta Liar di Kantor Dinas PUPR Kutai Timur: Joget di Meja, Sawer Uang, Tuai Kecaman!

Layanan ini tersedia mulai 3 Maret 2025 pukul 12.00 WIB hingga 27 Maret 2025.

 Menukarkan uang baru menjelang Lebaran merupakan tradisi yang memperkaya momen kebersamaan dengan keluarga.

Bagi nasabah Bank Mandiri atau masyarakat yang berada di sekitar kantor cabang Bank Mandiri, proses penukaran uang baru dapat dilakukan dengan mudah dan cepat.

Dengan mengikuti langkah-langkah yang telah dijelaskan dan mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik, Anda dapat memastikan proses penukaran berjalan lancar.

Selamat mempersiapkan Hari Raya Idul Fitri 2025, semoga momen ini membawa kebahagiaan dan keberkahan bagi Anda dan keluarga.

***

 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.