Pangkostrad Minta Prajurit Jaga Netralitas Jelang Pemilu

AKURAT BANTEN - Panglima Komando Strategi Angkatan Darat (Pangkostrad), Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa melakukan kunjungan kerja ke Markas Batalyon Infanteri (Yonif) 320/Badak Putih/14/1/Kostrad.
"Saya ingatkan kepada seluruh prajurit TNI, agar menjaga netralitas dalam Pemilu 2024 nanti. Jangan sampai saya mendengar adanya prajurit mengarahkan kepada masyarakat, untuk memilih salah satu pasangan calon, baik Capres dan Cawapres, maupun yang lainnya," kata Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, Rabu (17/1/2024).
Selain itu, Pangkostrad juga memberikan pengarahan kepada Prajurit dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana.
Baca Juga: Camat dan Kades Harus Paham UU Nomor 1 Tahun 2023
"Tujuan dari kunjungan kerja ini, dalam rangka untuk memperkenalkan diri dan mengecek secara langsung kondisi nyata satuan jajaran yang berada di bawah naungan Kostrad," kata Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa.
"Dalam kunker kali ini juga, saya ingin mengetahui berbagai kendala yang dihadapi oleh Satuan, baik dari segi fasilitas, pangkalan, Alutsista serta personel dan materil," ujarnya.
Baca Juga: Ribuan Kenalpot Brong Dimusnahkan, Dirlantas Banten akan Cari Rumah Produksinya
Pangkostrad menambahkan, bahwa selain melakukan kunker, dirinya juga memberikan bantuan sembako kepada warga sekitar.
"Barusan saya memberikan pengarahan kepada seluruh prajurit dan ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana Ranting III. Selain itu, memberikan sembako kepada anak yatim piatu dan lansia disekitar Batalyon sebanyak 50 orang," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 2Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 3Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 4Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies
- 5Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Pendidikan Gibran, Singgung Paket C, 'Masa Disuruh Lagi?'
- 6Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 7Dedi Mulyadi Masuk Bursa Pilpres 2029, Tapi Ada Satu Hambatan Besar yang Disorot Pengamat
- 8Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan
- 9Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 10Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti

