Pandeglang Masih Berjuang Atasi Stunting, Pemerintah Pusat akan Intervensi

AKURAT BANTEN - Bupati Pandeglang, Irna Narulita menargetkan penanganan stunting di tahun 2025 bisa di angka 14 persen.
Hal itu disampaikan Irna saat kunjungan rombongan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) pemerintah pusat ke Kelurahan Pagerbatu, Kecamatan Majasari.
Irna mengatakan, Kelurahan Pagerbatu, Kecamatan Majasari adalah salah satu dari 10 desa dan kelurahan yang dijadikan lokus stunting.
Baca juga: Viral! Selebgram Seks Educate Tertular Penyakit Kelamin Gonore karena Gonta Ganti Pasangan
Selama tiga bulan kedepan, kata Irna, wilayah tersebut akan mendapat intervensi khusus dalam pengentasan stunting.
"Alhamdulillah kami dapat dukungan dari TP PKK Pusat, Provinsi Banten, kemarin juga dapat dukungan paket nutrisi dari perusahaan swasta," ungkapnya.
Menurutnya, tahun lalu penurunan angka stunting hingga 8,5 persen pada tahun 2022 merupakan hasil keja semua pihak diantaranya cross cutting program lintas Organisasi Pemerintah Daerah (OPD).
"Masalah stunting bukan hanya dinkes saja, kita keroyokan membuat program dalam penurunan stunting, misalnya Perkim penanganan rumah kumuh dan jambanisasi, dan begitu juga OPD lainnya susuai tugas pokoknya yang sudah disusun," terangnya.
Irna juga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada pemerintah pusat dan provinsi, baik dalam bentuk dukungan anggaran maupun melalui tim penggerak PKK yang langsung tejun ke lokus stunting di Pandeglang.
"Semoga stunting di pandeglang terus menurun dan bisa mencapai target nasional diangka 14 persen pada tahun 2025," ungkapnya.
Nana Safriati Safrizal, Ketua 4 Bidang Kesehatan Keluarga dan lingkungan TP PKK Pemerintah pusat mengatakan, kunjungannya kali ini ke Pandeglang dalam rangka pemberian makanan tambahan bagi balita stunting yang ada di Pandeglang Provinsi Banten.
Baca juga: Anak Anggota DPR RI Mabuk, Bunuh Pacarnya di Basement Tempat Karaoke
"Tadi sudah kami mulai makanan pedana untuk 75 anak stunting. Kami tidak hanya sosialisasi tapi turun langsung, pemberian makanan ini akan berlangsung selama 3 bulan kedepan," katanya.
Sekda Provinsi Banten Virgojanti yang mewakili Gubernur Banten menambahkan, pihaknya inginkan percepatan penurunan stunting di Prov Banten.
"Kita harapkan dengan adanya sinergitas program, stunting di Banten terus menurun,"katanya.
Ia juga menuturkan, Provinsi Banten diapresiasi oleh Pemerintah pusat karena dinilai cepat dalam penurunan angka stunting sehingga mendapatkan tambahan dana insentif daerah.
"Dana insentif tersebut akan kita alokasikan untuk seluruh Banten guna percepatan penurunan stunting, sehingga kebermanfaatan nya bisa dirasakan oleh masyarakat," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 3Sengketa Honor LKM Ciomas: Penagihan Kredit Tembus Rp856 Juta, Upah Tim Likuidasi Malah Menggantung
- 4Adik Eks Kepala BNPB Diduga Gunakan Dana Bencana untuk Beli Saham, KPK Bongkar Kasusnya
- 5UMKM Wajib Tahu! Cara Daftar Sertifikat Halal Online, Ada 1,35 Juta Kuota Gratis pada 2026
- 6Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!
- 7Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 8Haaland Langgar Aturan Aneh Maresca di Liga Champions, Tapi Justru Jadi Pahlawan Man City di Tengah Kekalahan
- 9Yarmolyuk Menanduk Jacquet di Kotak Penalti, Kok Liverpool Malah Tak Dapat Penalti? Ini Aturannya!
- 10Chelsea Ketar-ketir Tanpa Reece James, 3 Gelandang Ini Masuk Radar Xabi Alonso untuk Januari 2027








