Jelang Puasa Ramadhan 2024, Harga Sembako di Pasar Rangkasbitung Naik

AKURAT BANTEN - Menjelang puasa Ramadhan 1445 H, harga sejumlah bahan pokok (sembako) di pasar, mulai dari beras, cabai dan bawang merah mengalami kenaikan.
Di pasar Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten harga beras tembus diangka Rp17-18 per liter jenis premium.
Harga cabai merah tembus Rp100 ribu per kilogram begitu juga harga bawang merah mengalami kenaikan hingga Rp50 ribu per kilogram.
Baca Juga: Update Perundungan di SMA Binus Internasional BSD, Polisi Periksa 8 Saksi
"Cabai merah naik Rp100 ribu per kilogram tadinya hanya dikisaran Rp70 ribu, cabai orange Rp80 ribu sebelumnya Rp40 Ribu, cabai hijau kecil Rp30 ribu naik menjadi Rp60 ribu. Untuk harga bawang, hanya bawang merah yang naik jadi Rp50 ribu yang tadinya Rp30 ribu," kata Jumiati, pedagang pasar, Jum'at (23/2/2024).
Menurutnya, kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok diprediksi akan terus terjadi hingga menjelang bulan suci Ramadhan.
"Sepertinya ini bakal terus naik sampai mau puasa mendatang, kita berharap harga bisa turun (murah), pengunjung yang belanja juga ramai," harapnya.
Sejumlah pengunjung pasar Rangkasbitung, Tati mengaku bingung dengan kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok sehari-hari yang terus naik. Terlebih ia hanya seorang janda yang harus menghidupi anak-anaknya.
"Semua barang kebutuhan pokok naik. Sebagai ibu rumah tangga ya kita pusing jadinya. Pendapatan segitu-gitu aja tapi harga pada naik," katanya.
Baca Juga: Warga Ber-KTP DKI Jakarta yang Tinggal di Daerah Siap-siap Dicoret
Ia berharap, pemerintah segera bertindak untuk kembali menstabilkan harga kebutuhan pokok yang jadi kebutuhan pokok sehari-hari. Kalaupun ada pasar murah, Tati menilai pasar murah tersebut tidak epektif karena hanya sementara.
"Pasar murah itu hanya sementara paling satu atau dua hari, saya rasa tidak akan epektif. Yang epektif itu pemerintah segera menstabilkan harga seperti biasa," harapnya.
"Dengan kenaikan harga kebutuhan pokok sehari-hari ini, jangan sampai sudah susah malah bertambah susah. Ini tanggungjawab pemerintah, harga terjangkau oleh semua kalangan masyarakat baik yang kaya maupun miskin. Begitu," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









