Banten

Pandeglang Masih Berjuang Atasi Stunting, Pemerintah Pusat akan Intervensi

Elza Hayarana Sahira | 9 Oktober 2023, 17:48 WIB
Pandeglang Masih Berjuang Atasi Stunting, Pemerintah Pusat akan Intervensi

AKURAT BANTEN - Bupati Pandeglang, Irna Narulita menargetkan penanganan stunting di tahun 2025 bisa di angka 14 persen.

Hal itu disampaikan Irna saat kunjungan rombongan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) pemerintah pusat ke Kelurahan Pagerbatu, Kecamatan Majasari. 

Irna mengatakan, Kelurahan Pagerbatu, Kecamatan Majasari adalah salah satu dari 10 desa dan kelurahan yang dijadikan lokus stunting.

Baca juga: Viral! Selebgram Seks Educate Tertular Penyakit Kelamin Gonore karena Gonta Ganti Pasangan

Selama tiga bulan kedepan, kata Irna, wilayah tersebut akan mendapat intervensi khusus dalam pengentasan stunting.

"Alhamdulillah kami dapat dukungan dari TP PKK Pusat, Provinsi Banten, kemarin juga dapat dukungan paket nutrisi dari perusahaan swasta," ungkapnya.

Menurutnya, tahun lalu penurunan angka stunting hingga 8,5 persen pada tahun 2022 merupakan hasil keja semua pihak diantaranya cross cutting program lintas Organisasi Pemerintah Daerah (OPD).

"Masalah stunting bukan hanya dinkes saja, kita keroyokan membuat program dalam penurunan stunting, misalnya Perkim penanganan rumah kumuh dan jambanisasi, dan begitu juga OPD lainnya susuai tugas pokoknya yang sudah disusun," terangnya.

Irna juga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada pemerintah pusat dan provinsi, baik dalam bentuk dukungan anggaran maupun melalui tim penggerak PKK yang langsung tejun ke lokus stunting di Pandeglang.

"Semoga stunting di pandeglang terus menurun dan bisa mencapai target nasional diangka 14 persen pada tahun 2025," ungkapnya.

Nana Safriati Safrizal, Ketua 4 Bidang Kesehatan Keluarga dan lingkungan TP PKK Pemerintah pusat mengatakan, kunjungannya kali ini ke Pandeglang dalam rangka pemberian makanan tambahan bagi balita stunting yang ada di Pandeglang Provinsi Banten.

Baca juga: Anak Anggota DPR RI Mabuk, Bunuh Pacarnya di Basement Tempat Karaoke

"Tadi sudah kami mulai makanan pedana untuk 75 anak stunting. Kami tidak hanya sosialisasi tapi turun langsung, pemberian makanan ini akan berlangsung selama 3 bulan kedepan," katanya.

Sekda Provinsi Banten Virgojanti yang mewakili Gubernur Banten menambahkan, pihaknya inginkan percepatan penurunan stunting di Prov Banten.

"Kita harapkan dengan adanya sinergitas program, stunting di Banten terus menurun,"katanya.

Ia juga menuturkan, Provinsi Banten diapresiasi oleh Pemerintah pusat karena dinilai cepat dalam penurunan angka stunting sehingga mendapatkan tambahan dana insentif daerah.

"Dana insentif tersebut akan kita alokasikan untuk seluruh Banten guna percepatan penurunan stunting, sehingga kebermanfaatan nya bisa dirasakan oleh masyarakat," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.