Banten

Imigrasi Soetta Luncurkan Ruang Layanan Ramah Anak

A. Zaki Iskandar | 21 Januari 2025, 11:55 WIB
Imigrasi Soetta Luncurkan Ruang Layanan Ramah Anak

AKURAT BANTEN - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta meluncurkan inovasi baru berupa ruang pelayanan ramah anak. Ruang ini ditujukan untuk memudahkan proses pembuatan paspor bagi anak di bawah usia 5 tahun.

Kepala Bidang Dokumen Perjalanan dan Izin Tinggal Keimigrasian Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta, Denny Irawan, menjelaskan bahwa ruang ini dirancang khusus dengan tema pesawat terbang untuk menarik minat anak. Fasilitas yang tersedia antara lain tempat tidur bayi, tablet berisi video anak-anak, dan petugas yang mengenakan seragam pramugari.

Baca Juga: Imigrasi Buat Prosedur Baru Izin Tinggal Bagi WNA di Indonesia

"Ini merupakan inovasi dari kami yang dan menjadi layanan yang pertama kali diluncurkan di Indonesia. Dengan adanya layanan ramah anak ini, anak-anak diharapkan dapat bekerja sama dengan baik dalam proses foto dan wawancara tersebut," kata Denny, Senin (20/01/2025).

Menurut Denny, layanan tersebut baru diluncurkan pihaknya hari ini dengan menargetkan tiap harinya terdapat puluhan pemohon dari balita tersebut. Selain itu, pihaknya pun membedakan cara perlakuan untuk melayani target balita tersebut, dengan menggunakan baju pramugari bagi petugas yang bertugas agar tidak terlihat menakutkan.

Baca Juga: Mencegah Visa Haji Ilegal, Timwas Haji DPR Himbau Ditjen Imigrasi Perketat Pengawasan!

"Untuk anak kita ada prioritas, dan ini dikhususkan untuk balita dibawah 5 tahun. Jadi untuk ini prioritas di 20 pemohon. Juga ketika masuk si anak dikasih semacam golden ticket yaitu berupa boarding pass untuk masuk ke ruang layanan," katanya.

Denny menambahkan bahwa layanan ini diharapkan dapat memangkas waktu proses pembuatan paspor anak, karena anak-anak biasanya lebih mudah terdistraksi dan menangis. Dengan fasilitas yang ada di ruang ramah anak, proses pembuatan paspor bisa diselesaikan dalam waktu sekitar 3 menit.

 Baca Juga: Bea Cukai Soekarno-Hatta Gagalkan Penyelundupan Sabu 1,1 Kilogram dari Malaysia

"Karena sebelumnya bila anak menangis itu akan memakan waktu yang cukup lama prosesnya. Kalau di sini untuk melakukan sesi foto dan wawancara hanya butuh 3 menit untuk memprosesnya. Jadi lebih cepat," ungkapnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.