Banten

Pemerintah Pusat Berikan Dana Insentif Daerah (DID) Rp19,6 Miliar untuk Pemprov Banten, Atas Capaian Kinerja Kategori Kesejahteraan Masyarakat

Syahganda Nainggolan | 18 September 2024, 11:30 WIB
Pemerintah Pusat Berikan Dana Insentif Daerah (DID) Rp19,6 Miliar untuk Pemprov Banten, Atas Capaian Kinerja Kategori Kesejahteraan Masyarakat

AKURAT BANTEN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID) dari Pemerintah Pusat atas penghargaan pencapaian kinerja tahun berjalan kelompok kategori kesejahteraan masyarakat sebesar Rp19,6 miliar.

Hal itu berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 353 Tahun 2024 tentang Rincian Alokasi Insentif Fiskal Tahun Anggaran 2024.

Baca Juga: [HOAX] Sebar Fitnah, Akun Youtube: Prabowo Subianto Ajukan Pemberhentian Wakil Presiden Gibran, Gegara Ketahuan Fufufafa Miliknya

Rincian DID yang diterima Pemprov Banten dari Pemerintah Pusat, yaitu kategori kinerja penghapusan kemiskinan ekstrem sebesar Rp6.281.243.000, kinerja penurunan stunting sebesar Rp6.591.397.000 dan kategori kinerja percepatan belanja daerah Pemprov Banten mendapatkan insentif sebesar Rp6.747.342.000.

Adapun penggunaan insentif fiskal kinerja tahun berjalan tersebut digunakan untuk mendanai kegiatan sesuai dengan kebutuhan dan prioritas daerah.

Hal itu meliputi dukungan infrastruktur pelayanan publik, peningkatan perekonomian, pelayanan kesehatan dan pelayanan pendidikan.

Baca Juga: Momen Haru Sri Mulyani Tak Mampu Menahan Air Matanya, Ketika Rapat Bersama DPR, Bahas RAPBN 2025

Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar menyampaikan, dana insentif tersebut merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat dalam kinerja Pemprov Banten dalam penangan stunting, kemiskinan ekstrem dan tata kelola keuangan.

"Itu akan digunakan untuk penguatan cadangan pangan, seperti tahun lalu dibelikan cadangan beras jadi CPP. kita kuatkan untuk mengantisipasi beberapa hal yang tidak diinginkan terjadi," ungkap Al Muktabar, Selasa (17/9/2024).

Selanjutnya terkait dengan penanganan stunting, pihaknya akan menambahkan pengecekan stunting pasca 60 bulan kelahiran. Hal itu untuk memperkuat asupan gizi bagi anak-anak.

Baca Juga: Detik-detik Bocah 7 Tahun Lompat Dari Lantai 8 Apartemen Modernland Tangerang, Sempat Bertahan Hidup

"Kita coba memperkuat gizinya, dengan mendukung makan gizi gratis," katanya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.