Konflik Cristiano Ronaldo Belum Reda, Presiden Portugal Kirim Pesan Penting yang Bikin Fans Berharap!

AKURAT BANTEN - Masa depan Cristiano Ronaldo bersama Timnas Portugal masih menjadi sorotan setelah perselisihannya dengan pelatih Jorge Jesus berujung pada kepergiannya dari pemusatan latihan.
Di tengah situasi yang belum sepenuhnya mereda, Presiden Federasi Sepak Bola Portugal (FPF), Pedro Proenca, memberikan dukungan kepada sang kapten dan berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara baik-baik.
Proenca menegaskan bahwa Ronaldo tetap menjadi sosok penting bagi Portugal. Ia juga optimistis hubungan sang megabintang dengan Jorge Jesus dapat kembali membaik sehingga keduanya bisa bekerja sama untuk kepentingan tim nasional.
Sikap tersebut menjadi sinyal positif bagi pendukung Portugal yang berharap Ronaldo tetap melanjutkan kiprahnya bersama Selecao das Quinas.
Baca Juga: Bukan Cuma Harry Kane dan Salah, 9 Bintang Ini Juga Punya Rekor Langka di Kompetisi Eropa!
Namun, jalan menuju rekonsiliasi belum sepenuhnya terbuka karena persoalan disiplin yang melibatkan pemain berusia 41 tahun itu masih harus ditangani federasi.
Berawal dari Perselisihan dengan Jorge Jesus
Konflik Ronaldo dan Jorge Jesus mencuat saat jeda internasional Oktober 2026. Ronaldo meninggalkan pemusatan latihan Portugal setelah tidak dimainkan dalam kemenangan atas Norwegia.
Keputusan tersebut terjadi di tengah ketidakpuasannya mengenai peran dan waktu bermain yang sebelumnya dibicarakan bersama pelatih.
Sebelum pertandingan melawan Denmark, Jesus juga menyampaikan bahwa Ronaldo tidak akan menjadi starter.
Baca Juga: AC Milan Menang Dramatis atas Atalanta, Ruben Amorim Bongkar Rahasia Kebangkitan Rossoneri
Sang penyerang kemudian meninggalkan kamp tim nasional setelah memberi tahu pihak federasi.
Situasi tersebut memicu perdebatan mengenai hubungan Ronaldo dengan pelatih yang sebelumnya juga pernah menanganinya di Al-Nassr.
Perselisihan itu semakin menjadi perhatian setelah Ronaldo menyampaikan versinya melalui sebuah pernyataan panjang pada 6 Oktober 2026.
Dalam pernyataannya, Ronaldo menilai telah terjadi pelanggaran kepercayaan dalam komunikasinya dengan Jesus. Meski demikian, ia menegaskan tidak berniat pensiun dari tim nasional.
Ronaldo juga meminta agar federasi memberikan konsekuensi atas tindakannya meninggalkan pemusatan latihan.
Ronaldo Masih Punya Peluang Kembali
Dukungan Proenca memberikan harapan bahwa persoalan tersebut tidak akan berakhir dengan perpisahan Ronaldo dan Portugal.
Presiden FPF sebelumnya menyebut insiden itu sebagai kesalahpahaman yang perlu diselesaikan secara internal.
Pelatih Jorge Jesus juga membuka pintu bagi kembalinya Ronaldo. Ia menegaskan bahwa keputusan akhir berada di tangan sang pemain dan menyatakan Ronaldo tetap dibutuhkan, baik ketika bermain maupun saat tidak masuk susunan pemain.
Meski demikian, dukungan tersebut tidak berarti Ronaldo terbebas dari konsekuensi. Pada 10 Oktober 2026, FPF mengumumkan pembukaan proses disipliner terhadap sang kapten setelah insiden meninggalkan pemusatan latihan.
Ronaldo pun harus menghadapi kemungkinan sanksi sebelum kembali memperkuat tim nasional.
Portugal Tetap Berjalan Tanpa Sang Kapten
Di tengah polemik tersebut, Portugal tetap menunjukkan performa positif. Mereka mengalahkan Denmark dengan skor 4-2 dan menundukkan Norwegia 2-1 tanpa kehadiran Ronaldo. Hasil itu sekaligus memastikan Portugal lolos ke perempat final UEFA Nations League.
Catatan tersebut menunjukkan bahwa Portugal masih mampu meraih hasil positif tanpa kapten andalannya. Namun, pengalaman dan kontribusi Ronaldo tetap menjadi aset penting bagi tim, terutama dalam menghadapi pertandingan besar.
Kini, perhatian tertuju pada perkembangan komunikasi antara Ronaldo, Jesus, dan federasi menjelang agenda internasional berikutnya pada November.
Jika ketiganya mampu menemukan titik temu, peluang Ronaldo kembali mengenakan seragam Portugal masih terbuka.
Baca Juga: Arsenal Menang, tapi Eberechi Eze Malah Terpukul: Keputusan Arteta di Jeda Jadi Sorotan
Untuk saat ini, dukungan Proenca menjadi angin segar bagi masa depan Ronaldo bersama tim nasional.
Namun, rekonsiliasi dan keputusan disipliner tetap menjadi dua persoalan yang harus diselesaikan sebelum situasi benar-benar kembali normal.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Besok Jadi Sorotan! BEM UI Siapkan Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran, Tugu Tani hingga Tugu Proklamasi Disorot
- 2Gaji PNS Bakal Lewat Kopdes Merah Putih, Siapa yang Paling Diuntungkan?
- 3Sengketa Honor LKM Ciomas: Penagihan Kredit Tembus Rp856 Juta, Upah Tim Likuidasi Malah Menggantung
- 4Waspada! Torasera Koperasi Merah Putih Disorot, Agus Sulistriyono Ingatkan Ancaman Calo dan Kongkalikong
- 5Gila! Lamine Yamal Lampaui Statistik Messi dan Ronaldo di Liga Champions, Angkanya Bikin Melongo
- 6Fantastis! Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Bisa Rp9,3 Juta, Ternyata Ini Penentuannya
- 7Analisis Roy Suryo dan Dokter Tifa soal Dokumen Ijazah Jokowi Jadi Sorotan, Apa Fakta Hukumnya?
- 8Yarmolyuk Menanduk Jacquet di Kotak Penalti, Kok Liverpool Malah Tak Dapat Penalti? Ini Aturannya!
- 9Lionel Messi Bikin Rekor Gila di MLS! Cetak 2 Gol, Pelatih Inter Miami Sampai Menyebutnya Alien
- 10Konflik Cristiano Ronaldo Belum Reda, Presiden Portugal Kirim Pesan Penting yang Bikin Fans Berharap!









