Banten

Gagal Boyong Lewis Hall, Manchester United Putar Otak: Bek Serbabisa Ini Bisa Jadi Jalan Keluar

Aullia Rachma Puteri | 27 Agustus 2026, 18:35 WIB
Gagal Boyong Lewis Hall, Manchester United Putar Otak: Bek Serbabisa Ini Bisa Jadi Jalan Keluar
Lewis Hall, gelandang Newcastle United. - Getty Images

AKURAT BANTEN - Manchester United belum menyerah mencari tambahan tenaga di posisi bek kiri menjelang penutupan bursa transfer musim panas 2026. Namun, target utama mereka, Lewis Hall, semakin sulit didatangkan setelah Newcastle United menunjukkan sikap tegas untuk mempertahankan pemain berusia 21 tahun tersebut.

Hall menjadi salah satu nama yang diprioritaskan Manchester United untuk memperkuat sisi kiri pertahanan. Kebutuhan itu muncul setelah Tyrell Malacia meninggalkan Old Trafford, sementara Patrick Dorgu diproyeksikan lebih banyak memainkan peran ofensif. Kondisi tersebut membuat Luke Shaw menjadi satu-satunya bek kiri senior yang tersedia secara alami di skuad.

Masalahnya, Newcastle tidak berada dalam posisi terdesak untuk menjual Hall. The Magpies sebelumnya sudah kehilangan sejumlah pemain penting, termasuk Anthony Gordon, Sandro Tonali, dan Bruno Guimaraes.

Karena itu, klub asal Tyneside tersebut semakin enggan kembali melepas salah satu pemain pentingnya pada musim panas ini.

Baca Juga: Simeone Restui Julian Alvarez Pergi, tapi Barcelona Kena Tembok: Atletico Pasang Harga Fantastis!

Manchester United pun mulai memikirkan jalan keluar. Menariknya, salah satu solusi sebenarnya sudah tersedia di dalam skuad Michael Carrick.

Mazraoui Bisa Jadi Jalan Keluar

Nama yang mencuat adalah Noussair Mazraoui. Bek asal Maroko tersebut memang lebih identik dengan posisi bek kanan sepanjang kariernya di level klub, tetapi ia memiliki pengalaman bermain sebagai bek kiri.

Peran tersebut bukan sesuatu yang asing bagi Mazraoui. Bersama Timnas Maroko, ia beberapa kali bermain di sisi kiri karena posisi bek kanan biasanya ditempati Achraf Hakimi.

Kemampuan bertahan dan fleksibilitasnya membuat Mazraoui berpotensi menjadi solusi praktis jika United gagal mendapatkan bek kiri baru.

Baca Juga: Isi Pertemuan Hansi Flick dan Alejandro Balde yang Mengubah Masa Depan Sang Bek di Barcelona

Skema tersebut juga memungkinkan Carrick melakukan rotasi tanpa harus mengubah terlalu banyak komposisi lini belakang. Diogo Dalot dapat dimainkan di sisi kanan, sedangkan Mazraoui bergeser ke kiri ketika diperlukan.

Pilihan ini tentu tidak ideal untuk jangka panjang. Manchester United tetap membutuhkan pemain yang secara natural mampu bermain sebagai bek kiri, terutama karena mereka akan menjalani jadwal padat pada musim 2026/2027.

Masih Ada Nama Alternatif

Jika transfer Hall benar-benar tidak bisa diwujudkan, United juga telah memantau sejumlah pemain lain. Alejandro Balde dari Barcelona dan Jorge Salinas termasuk nama yang dikaitkan dengan klub. Namun, hingga saat ini belum ada kesepakatan yang memasuki tahap lanjut untuk keduanya.

David Raum dari RB Leipzig juga menjadi alternatif yang menarik. Pemain Jerman tersebut dilaporkan masuk pertimbangan United karena dianggap lebih terjangkau dibandingkan sejumlah target lain.

Baca Juga: Ayyoub Bouaddi, Remaja Rp1,8 Triliun yang Jadi Rekor Baru Premier League

Sementara itu, Myles Lewis-Skelly dari Arsenal juga sempat menjadi opsi. Bek sekaligus gelandang muda tersebut memiliki kemampuan bermain di beberapa posisi, tetapi Arsenal tidak berada dalam situasi ingin melepasnya.

Dengan waktu bursa transfer yang semakin menipis, Manchester United kini menghadapi pilihan penting. Mereka bisa terus mengejar Hall meski Newcastle sulit diyakinkan, mencari alternatif dari klub lain, atau memaksimalkan pemain yang sudah tersedia.

Untuk sementara, Mazraoui menjadi kartu yang paling mudah dimainkan Carrick. Namun, jika United ingin membangun kedalaman skuad yang lebih kokoh, mendatangkan bek kiri natural tetap menjadi pekerjaan rumah yang belum selesai.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.