Frenkie de Jong Dicoret dari Kapten Barcelona, Raphinha Naik Takhta: Hansi Flick Bongkar Alasannya

AKURAT BANTEN - Barcelona memasuki musim 2026/2027 dengan perubahan penting dalam struktur kepemimpinan tim. Pelatih Hansi Flick menunjuk Raphinha sebagai kapten utama sementara, didampingi Pedri dan Eric Garcia. Keputusan tersebut diambil setelah sejumlah pemain yang sebelumnya berada dalam jajaran kapten tidak lagi tersedia.
Raphinha mendapatkan ban kapten setelah Marc-Andre ter Stegen dan Ronald Araujo meninggalkan Barcelona dengan status pinjaman, masing-masing ke Ajax dan Liverpool. Sementara itu, Robert Lewandowski meninggalkan klub sebagai agen bebas untuk melanjutkan karier di MLS.
Perubahan tersebut membuat Frenkie de Jong, yang sebelumnya berada dalam struktur kepemimpinan Barcelona, seharusnya memiliki posisi cukup penting. Namun, gelandang asal Belanda itu justru tidak masuk susunan kapten sementara yang ditetapkan Flick.
Flick memberikan alasan yang cukup sederhana, yaitu De Jong sedang mengalami cedera.
Baca Juga: Chelsea Menang 3-2 atas Fulham, Xabi Alonso Bongkar Alasan Caicedo dan Palestra Mendadak Absen
"Frenkie cedera, jadi saya memutuskan seperti itu. Hubungan saya dengan Frenkie sangat baik. Frenkie sudah matang dan dia juga pemain yang sangat profesional," kata Flick.
Flick juga menegaskan bahwa susunan kapten tersebut belum bersifat permanen. Barcelona masih melakukan penyempurnaan skuad selama bursa transfer musim panas.
Setelah aktivitas transfer selesai, klub akan melakukan pemungutan suara untuk menentukan struktur kapten secara definitif.
Untuk sementara, Raphinha menjadi pemain yang berada di posisi teratas, dengan Pedri dan Eric Garcia sebagai pendampingnya.
Menariknya, Raphinha sebenarnya bukan pemain yang paling lama berada di Barcelona. Ia baru bergabung dari Leeds United pada 2022.
Eric Garcia merupakan jebolan La Masia yang sempat menimba pengalaman di Manchester City, sedangkan Pedri datang ke Barcelona dari Las Palmas pada 2019.
Namun, senioritas bukan satu-satunya pertimbangan. Raphinha sudah menunjukkan karakter kepemimpinan di lapangan. Pada musim 2025/2026, pemain Brasil tersebut mengenakan ban kapten dalam sembilan pertandingan di semua kompetisi, jumlah yang sama dengan Pedri.
Bahkan pada kemenangan Barcelona 3-1 atas Deportivo Alaves pada November, Raphinha sempat menunjukkan sisi kepemimpinannya dengan memberikan dukungan kepada Flick ketika sang pelatih kecewa dengan performa tim.
Baca Juga: Arsenal Kejar Victor Osimhen, Ada Satu Syarat yang Harus Dipenuhi Sang Striker
Flick pun tampaknya melihat kualitas tersebut sebagai modal penting. Dalam acara Festa del Gamper, Barcelona secara resmi memperkenalkan Raphinha sebagai kapten utama sementara, bersama Pedri dan Eric Garcia. Klub juga menegaskan bahwa keputusan final akan dilakukan setelah skuad benar-benar selesai.
Di sisi lain, situasi De Jong menjadi sorotan karena cedera yang dialaminya setelah Piala Dunia 2026. Laporan Cadena SER menyebut gelandang Belanda itu mengalami cedera pada ligamen kolateral medial lutut kanan setelah bermain dalam kondisi bermasalah di turnamen tersebut. Cedera itu diperkirakan membuatnya menepi dalam waktu cukup panjang.
Ada pula laporan yang menyebut Flick kecewa terhadap cara De Jong menangani masalah cederanya. Namun, bagian ini perlu dibedakan dari pernyataan resmi sang pelatih.
Di hadapan media, Flick justru menegaskan bahwa hubungannya dengan De Jong tetap baik dan keputusan soal kapten semata-mata berkaitan dengan kondisi sang pemain.
Baca Juga: Tottenham Tebus Savinho dari Man City Rp2 Triliun, Transfer Gila-gilaan Spurs Belum Berhenti!
Dengan demikian, pencopotan De Jong dari struktur kapten belum bisa diartikan sebagai hukuman atau tanda bahwa masa depannya di Camp Nou terancam. Untuk saat ini, faktor utama yang dikonfirmasi Barcelona adalah cedera.
Bagi Raphinha, penunjukan tersebut menjadi babak baru dalam kariernya bersama Barcelona. Pemain berusia 29 tahun itu kini tidak hanya dituntut memberikan kontribusi melalui gol dan assist, tetapi juga menjadi salah satu figur yang memimpin ruang ganti.
Namun, statusnya masih sementara. Setelah bursa transfer ditutup dan seluruh pemain Barcelona berkumpul, pemungutan suara akan menentukan siapa yang benar-benar menjadi kapten klub untuk musim 2026/2027.
Untuk sementara, ban kapten berada di lengan Raphinha. Dan dengan Flick memberikan kepercayaan tersebut, sang winger Brasil memiliki kesempatan untuk membuktikan bahwa kepemimpinannya bukan sekadar pilihan darurat.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Mahfud MD Bikin Geger! 'Dicari Sampai Mati Pun Tak Akan Ada Ijazah', Ini Penjelasannya soal Gibran
- 2Anies Baswedan Disarankan Masuk Kabinet Prabowo, Syahganda Sampai Sebut Posisi Menteri Ini!
- 3Duet Dedi Mulyadi-Purbaya Jadi Sorotan! Syahganda Singgung Pilihan Mengejutkan Purbaya
- 4Nasabah BTN Klaim Dana Rp17 Miliar Bermasalah, Setiap Rp1 Miliar Masuk Saldo Disebut Tersisa Rp100, Ada Apa?
- 5Rocky Gerung Minta Gibran Mundur, Dede Budhyarto Bereaksi! Sikap Yusril Ikut Jadi Sorotan
- 6Miris! 21 Tahun Jadi Pemulung, Lansia Ini Tak Tahu Punya Uang Pensiun Rp1,1 Miliar
- 7Gaji Wantimpres Rp76,5 Juta Disebut Receh oleh Rocky Gerung, Responsnya Bikin Penasaran!
- 8Nasib Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal di Ujung Tanduk: Skorsing 6 Bulan Mengintai Usai Tinggalkan TC
- 9Bukan Cuma Soal Sepak Bola! Kepergian Cristiano Ronaldo Bisa Bikin Keuangan Portugal Guncang
- 10Nasib Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal di Ujung Tanduk: Skorsing 6 Bulan Mengintai Usai Tinggalkan TC








