Banten

Bos Real Sociedad Sampai Terkejut Lihat Real Madrid Era Mourinho: Struktur Serangan Los Blancos Kini Berubah!

Aullia Rachma Puteri | 25 Agustus 2026, 21:56 WIB
Bos Real Sociedad Sampai Terkejut Lihat Real Madrid Era Mourinho: Struktur Serangan Los Blancos Kini Berubah!
Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, dan salah satu pemainnya, Vinicius Junior, pada laga kontra Espanyol di Barcelona, Madrid, Spanyol, Sabtu (22/8/2026). X/Dsi_Madridista.

AKURAT BANTEN - Jose Mourinho mulai menunjukkan sentuhannya di Real Madrid. Meski baru memasuki awal periode keduanya di Santiago Bernabeu, perubahan dalam permainan Los Blancos sudah menarik perhatian lawan.

Pelatih Real Sociedad, Pellegrino Matarazzo, bahkan menilai Real Madrid kini memiliki struktur permainan yang lebih jelas, terutama ketika membangun serangan.

Pujian tersebut disampaikan Matarazzo menjelang pertemuan Real Sociedad dengan Real Madrid di Santiago Bernabeu. Menurutnya, ada perubahan yang cukup mudah terlihat dari cara Madrid mengorganisasi permainan dibandingkan sebelumnya. Ia melihat para pemain Los Blancos kini memiliki peran yang lebih tegas ketika menguasai bola.

Matarazzo menilai perubahan tersebut menjadi salah satu karakter utama Real Madrid di bawah Mourinho. Struktur permainan yang lebih rapi membuat kualitas individu para pemain bintang Madrid dapat dimanfaatkan dengan lebih efektif.

Baca Juga: Arsenal Bakal Kehilangan Martinelli? The Gunners Diam-Diam Siapkan Rp649 Miliar untuk Winger Brasil Marseille

Hal itu menjadi pekerjaan penting Mourinho sejak kembali dipercaya menangani Real Madrid pada musim panas 2026. Sang pelatih tidak hanya dituntut mengembalikan klub ke jalur juara, tetapi juga harus menemukan formula yang mampu menyatukan sederet pemain berkualitas seperti Kylian Mbappe, Vinicius Junior, dan Jude Bellingham.

Salah satu perubahan yang terlihat adalah penggunaan struktur 4-2-3-1 sebagai basis permainan. Formasi tersebut memberikan pembagian tugas yang lebih jelas di antara lini tengah dan lini serang.

Dengan adanya dua gelandang yang menjaga keseimbangan, pemain-pemain kreatif di depan memiliki ruang lebih besar untuk mengembangkan permainan.

Mourinho sendiri sebelumnya mengakui bahwa menyatukan pemain-pemain dengan kualitas luar biasa bukan perkara sederhana. Namun, ia percaya kualitas individu yang dimiliki Madrid cukup untuk mengatasi persoalan tersebut.

Baca Juga: Carrick Belum Puas dengan Skuad MU: 3 Pemain Baru Diburu Sebelum Bursa Transfer Ditutup

Kemenangan 2-1 atas Espanyol pada pertandingan pembuka La Liga menjadi bukti awal bahwa Madrid mampu meraih hasil positif meski belum tampil sempurna.

Mourinho mengakui timnya harus menghadapi pertandingan yang sulit, tetapi menilai Los Blancos pantas membawa pulang kemenangan.

Dalam laga tersebut, Madrid harus bekerja keras menghadapi Espanyol yang bertahan secara disiplin dan berbahaya ketika melakukan serangan balik. Mourinho menyebut timnya bermain dengan kontrol serta tekanan yang lebih baik terutama pada babak kedua.

Kini, tantangan berikutnya datang dari Real Sociedad. Pertandingan ini sekaligus menjadi laga kandang pertama Mourinho sejak kembali ke Real Madrid. Tekanan tentu lebih besar karena publik Santiago Bernabeu akan menyaksikan langsung bagaimana wajah baru Los Blancos racikannya.

Baca Juga: Ferran Torres Selamatkan PSG dari Kekalahan, Duet dengan Fabian Ruiz Jadi Senjata Baru Luis Enrique

Matarazzo sendiri menyadari bahwa menghadapi Madrid di era baru Mourinho bukan pekerjaan mudah. Ia melihat perubahan struktur tersebut sebagai sesuatu yang harus diperhitungkan oleh Real Sociedad. Madrid bukan hanya mengandalkan kemampuan individual pemain depan, tetapi mulai menunjukkan pola serangan yang lebih terorganisasi.

Menariknya, perubahan tersebut juga datang bersamaan dengan pendekatan Mourinho yang terlihat lebih tenang dibandingkan periode pertamanya di Madrid.

Dalam konferensi pers sebelum musim dimulai, Mourinho menekankan pentingnya tanggung jawab kolektif dan kerja keras. Ia juga menegaskan bahwa tidak ada pemain yang boleh merasa lebih besar daripada kepentingan tim.

Kondisi itu bisa menjadi faktor penting bagi Madrid. Dengan pemain seperti Mbappe, Vinicius, Bellingham, serta sejumlah rekrutan anyar, Mourinho memiliki materi yang sangat kaya. Namun, tanpa struktur yang jelas, kualitas tersebut justru berpotensi berjalan sendiri-sendiri.

Baca Juga: Ousmane Dembele Terancam Kehilangan Posisi Starter PSG, Luis Enrique Beri Pesan Tegas

Karena itu, komentar Matarazzo menjadi sinyal menarik. Real Madrid mungkin belum mencapai bentuk terbaiknya, tetapi perubahan sudah mulai terlihat dari luar.

Jika struktur serangan yang dipuji Matarazzo terus berkembang, Mourinho berpeluang membuat Real Madrid bukan hanya lebih sulit dikalahkan, tetapi juga jauh lebih terorganisasi ketika menyerang.

Dan laga melawan Real Sociedad di Bernabeu akan menjadi ujian berikutnya untuk melihat seberapa jauh perubahan tersebut benar-benar berjalan.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.