Kemenimipas Uji Coba Pengawasan Gelang Kaki untuk Asimilasi Anak Binaan

AKURAT BANTEN - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) mulai menerapkan sistem pengawasan ketat berbasis teknologi untuk mendukung program reintegrasi sosial.
Kemenimipas menguji coba metode ini dengan menerjunkan langsung Anak Binaan dari Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Tangerang ke luar area tahanan di Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia (Poltek Imipas), Tangerang, Jumat (28/8/2026).
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menyampaikan bahwa pelibatan anak binaan ini merupakan wujud nyata dari pendekatan yang humanis tanpa melupakan faktor keamanan.
Baca Juga: Kasus Silmy Karim Makin Melebar! KPK Periksa 3 Pejabat Imigrasi di Bali
"Seluruh keluarga besar Kemenimipas antusias, termasuk anak binaan juga dilibatkan dalam kegiatan ini dan mengikuti lomba, namun tetap menggunakan gelang kaki sehingga keberadaan mereka tetap terkontrol. Inilah yang berusaha kita bangun, bahwa mereka juga manusia yang sama seperti kita," ujar Menteri Agus.
Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari 15 Program Aksi Kemenimipas yang fokus pada pemulihan karakter dan penghormatan martabat manusia.
Melalui sistem ini, anak binaan diberikan ruang asimilasi untuk berinteraksi di lingkungan luar, namun pergerakannya tetap terpantau penuh oleh sistem pengamanan internal.
Baca Juga: Barcelona Menang 2-0, Tapi Kiper Bilbao yang Jadi Man of the Match, Kok Bisa?
Ketua Panitia Acara, Masjuno, menjelaskan bahwa esensi dari acara ini adalah menciptakan kemeriahan yang bersahaja serta mempererat kebersamaan seluruh jajaran.
"Berlangsung lomba kerakyatan yang mungkin familiar dari kita semua: balap karung, masukkan paku ke dalam botol, terus kemudian makan kerupuk," ujarnya.
Kemudian, lanjutnya, ada lomba mencabut koin, nanti juga akan berlangsung lomba gebuk bantal serta biasa tradisi yakni, panjat pinang dan lomba memancing.
Baca Juga: Isi Pertemuan Hansi Flick dan Alejandro Balde yang Mengubah Masa Depan Sang Bek di Barcelona
"Jadi, berkumpul berapa ribu teman-teman dari jajaran, baik yang organik, pegawai maupun non-organik mendukung kesuksesan organisasi Kemenimipas," ucap Masjuno.
"Satu lagi yang menarik, juga melibatkan semangat asimilasi warga binaan. Ini luar biasa sekali," pungkasnya. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 5Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 6Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 7Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 8Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!






