Bikin Geger! BGN Sebut Hampir Semua Partai Terlibat Proyek MBG, PDIP Langsung Bereaksi

AKURAT BANTEN– Kabar mengejutkan datang dari program strategis nasional, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Belum lama berjalan, program yang menjadi harapan banyak orang tua ini kini diterpa isu tak sedap terkait keterlibatan partai politik dalam proses pengadaannya.
Ketegangan mencuat setelah petinggi Badan Gizi Nasional (BGN) melontarkan pernyataan yang cukup kontroversial.
BGN menyebutkan bahwa hampir seluruh partai politik diduga terlibat dalam pengadaan melalui sistem SPPG (Sistem Pengadaan Pemerintah Terpadu).
Pernyataan ini sontak memantik reaksi keras dari PDI Perjuangan (PDIP).
Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, menegaskan bahwa partainya tidak bisa tinggal diam mendengar klaim yang menyangkut integritas lembaganya.
Langkah Koreksi Internal PDIP
Sebagai respons cepat, PDIP telah melayangkan surat resmi kepada Badan Gizi Nasional.
Bukan untuk membela, namun untuk meminta data akurat mengenai siapa saja kader yang diduga terlibat.
Langkah ini diambil sebagai wujud tanggung jawab partai dalam melakukan "bersih-bersih" di internal.
Baca Juga: Bukan Main! Siswa SD Asal Boyolali Ini Dapat Penghargaan NASA, Kok Bisa?
Hasto menegaskan bahwa PDIP memiliki aturan main yang sangat tegas bagi seluruh kadernya.
Siapa pun yang terbukti menyalahgunakan program negara untuk kepentingan pribadi akan berhadapan dengan sanksi partai.
Karena yang mengucapkan adalah otoritas dari Badan Gizi Nasional, maka partai kemudian mengirimkan surat agar kami dapat melakukan suatu langkah-langkah koreksi dan menertibkan di internal kami. Partai sudah mengambil kebijakan, setiap anggota dilarang terlibat dalam proses mencari keuntungan dari program yang seharusnya didedikasikan untuk kepentingan rakyat. — Hasto Kristiyanto, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan
Baca Juga: Peraih Sepatu Emas: Mbappe di Atas Angin, Messi di Ujung Tanduk! Siapa Raja Gol Piala Dunia 2026?
Menunggu Transparansi BGN
Hingga detik ini, PDIP mengaku belum mendapatkan jawaban resmi dari pihak BGN atas surat permintaan data tersebut.
Sikap bungkam BGN pun kini memunculkan spekulasi baru di tengah masyarakat:
apakah klaim tersebut berbasis bukti empiris, atau sekadar pernyataan yang kurang didasari data valid?
PDIP memastikan bahwa jika surat pertama tidak mendapat respons, mereka tidak akan ragu untuk melayangkan surat kedua.
Bagi partai, transparansi adalah kunci agar program yang menyentuh langsung nasib gizi anak-anak Indonesia ini tidak terkontaminasi oleh praktik kotor.
Publik Harus Mengawasi?
Program Makan Bergizi Gratis merupakan harapan besar bagi masa depan generasi bangsa.
Jika narasi keterlibatan partai politik ini benar adanya, maka urgensi pengawasan publik menjadi mutlak diperlukan.
Publik berhak tahu: Apakah sistem pengadaan yang ada saat ini sudah cukup transparan?
Sikap PDIP yang meminta data kadernya sendiri menjadi sebuah langkah menarik.
Ini bukan hanya tentang membuktikan bersih atau tidaknya kader, tetapi tentang menantang otoritas terkait untuk berani terbuka atas pernyataan yang telah mereka lontarkan ke ruang publik.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Besok Jadi Sorotan! BEM UI Siapkan Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran, Tugu Tani hingga Tugu Proklamasi Disorot
- 2Gaji PNS Bakal Lewat Kopdes Merah Putih, Siapa yang Paling Diuntungkan?
- 3Pilpres 2029 Berpotensi Hanya Dua Pasangan, Bagaimana Nasib Dedi Mulyadi? Ini Skenarionya
- 4Waspada! Torasera Koperasi Merah Putih Disorot, Agus Sulistriyono Ingatkan Ancaman Calo dan Kongkalikong
- 5Gila! Lamine Yamal Lampaui Statistik Messi dan Ronaldo di Liga Champions, Angkanya Bikin Melongo
- 6Lionel Messi Bikin Rekor Gila di MLS! Cetak 2 Gol, Pelatih Inter Miami Sampai Menyebutnya Alien
- 7Bukan MU atau Arsenal, 2 Klub Ini Kuasai Rekor Kemenangan Beruntun Premier League!
- 8Analisis Roy Suryo dan Dokter Tifa soal Dokumen Ijazah Jokowi Jadi Sorotan, Apa Fakta Hukumnya?
- 9El Clasico Makin Membara! Suporter Real Madrid Serang Barcelona dengan Spanduk Kasus Negreira
- 10Pelatih Sepak Bola Mau Dilindungi dari Pemecatan? Muncul Usulan Radikal: Klub Dilarang Pecat Sebelum Januari!









