Sampah dan Penyempitan Aliran di Bendungan Polor Perparah Banjir Kiriman di Kota Tangerang

AKURAT BANTEN - Aliran debit air dari wilayah Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang memicu luapan pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Angke, yang berdampak langsung pada pemukiman di Kota Tangerang.
Hal tersebut menjadi alasan fokus utama penanganan utama pada kawasan Bendungan Polor yang mengalami hambatan aliran cukup serius.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, mengonfirmasi bahwa posisi Bendungan Polor menjadi titik paling rawan karena menerima tumpukan material hanyut.
"Saat ini pasca air itu mengalir ke wilayah Kota Tangerang, terutama di DAS Kali Angke, maka yang paling terdampak terutama wilayah di area Bendungan Polor. Karena airnya ini otomatis agak terhambat," ujarnya pada Senin, (6/4/26).
Baca Juga: Rudal Iran Hantam Israel, 2 Tewas dan Korban Tertimbun Reruntuhan Situasi Makin Mencekam
Masalah teknis di lapangan menunjukkan bahwa konstruksi jembatan dan perilaku membuang sampah sembarangan menjadi faktor pengali ketinggian air.
Hal ini menyebabkan wilayah di sekitar kaki jembatan terendam lebih cepat dibandingkan area lainnya.
"Cuman kalau di jembatan Polor karena dia sudah apa tertahan oleh area jembatan dan juga kebanyakan sampah-sampah yang ikut aliran air, maka di wilayah baik itu area kanan dan kirinya jembatan kaki jembatan tersebut pasti akan lebih cepat terdampak dari kondisi tersebut gitu," jelasnya.
Baca Juga: Harga Plastik Naik 100 Persen, Pedagang Pasar Semarang Terjepit Takut Naikkan Harga Dagangan
Meski wilayah seperti Duren Villa dan Ciledug Indah sempat tergenang 25 hingga 40 sentimeter, kondisi di Bendungan Polor jauh lebih mengkhawatirkan dengan ketinggian air yang sempat menyentuh angka 1,20 meter pada Minggu sore.
Memasuki Senin pagi, tren air mulai menunjukkan penurunan meski personel tetap disiagakan penuh.
"Ya, terakhir kemarin itu di sore hari itu masih 1,20. Hari ini memang Polornya juga masih cukup tinggi namun mungkin kisarannya lebih rendah dari sore hari kemarin," katanya.
Baca Juga: Satgas Pandeglang Kirim Laporan Resmi ke BGN Terkait Insiden Belatung di Menu MBG
Guna memantau pergerakan air secara real-time, BPBD terus mengandalkan integrasi data digital.
Langkah ini diambil untuk memastikan peringatan dini sampai kepada warga tepat waktu, mengingat cuaca yang sulit diprediksi selama masa peralihan musim.
"Iya, pastinya memang kita selalu lihat kondisi-kondisi secara umum yang kita bisa lihat di aplikasi SiPitung," paparnya.
Faktor cuaca ekstrem dan angin kencang di Tangerang Raya juga menjadi perhatian serius. Masyarakat diminta waspada terhadap potensi hujan mendadak yang bisa kembali menaikkan debit sungai dalam waktu singkat.
Baca Juga: Donald Trump Ultimatum Iran 48 Jam, Ancaman Besar di Selat Hormuz Bikin Dunia Deg-degan
"Tapi memang masih dimungkinkan sekali adanya apa kondisi-kondisi hujan di seperti di beberapa hari yang lalu," ungkapnya.
Di sisi logistik, pemerintah daerah memastikan bantuan makanan telah didistribusikan melalui Dinas Sosial sejak awal kejadian.
Namun, Mahdiar menekankan bahwa solusi jangka panjang banjir ini sangat bergantung pada kesadaran masyarakat dalam menjaga drainase pemukiman agar tidak tersumbat.
"Beberapa kejadian kondisi genangan dan banjir terjadi karena adanya sumbatan-sumbatan di saluran-saluran air yang ada di wilayah perumahan," jelas dia. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Mahfud MD Bikin Geger! 'Dicari Sampai Mati Pun Tak Akan Ada Ijazah', Ini Penjelasannya soal Gibran
- 2Anies Baswedan Disarankan Masuk Kabinet Prabowo, Syahganda Sampai Sebut Posisi Menteri Ini!
- 3Bukan Cuma Gibran, Ahmad Ali Ungkap Kaesang Mulai Diproyeksikan PSI Jadi Presiden
- 4Duet Dedi Mulyadi-Purbaya Jadi Sorotan! Syahganda Singgung Pilihan Mengejutkan Purbaya
- 5Mahfud MD Bongkar Rencana Pergantian Listyo Sigit yang Sempat Tertunda, Nama Gibran Ikut Muncul
- 6CPA Days 2026 Digelar di BINUS Alam Sutera, IAPI Dorong Talenta Akuntan Publik Kuasai AI
- 7Jokowi Akhirnya Buka Suara! Ijazah SMA Gibran Dipersoalkan MK, Begini Jawabannya
- 8Gibran dan Kemendikdasmen Diadukan ke Bareskrim soal Suket SMA, Bola Panas Usai Putusan MK
- 9Bukan Cuma Soal Sepak Bola! Kepergian Cristiano Ronaldo Bisa Bikin Keuangan Portugal Guncang
- 10Nasib Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal di Ujung Tanduk: Skorsing 6 Bulan Mengintai Usai Tinggalkan TC









