Banten

Mantan Kades Lontar Akui Habiskan Uang Bersama Para Staf Untuk Hiburan Malam di Cilegon

Irsyad Mohammad | 1 November 2023, 14:19 WIB
Mantan Kades Lontar Akui Habiskan Uang Bersama Para Staf Untuk Hiburan Malam di Cilegon

AKURAT BANTEN - Aklani mantan Kepala Desa Lontar, Kabupaten Serang, periode 1015-2021 terdakwa kasus Korupsi sebesar Rp. 925 juta pada tahun 2020. Rabu (1/11/23)

Dalam Semalam, Aklani dan stafnya bisa menghabiskan uang 5 sampai 9 juta untuk kegiatan Karaoke dan memberi tips kepada pemandu lagu.

"Kecilnya lima juta, besarnya sembilan juta yang mulia," kata Aklani dalam sidang lanjutan agenda mendengarkan keterangan terdakwa di Pengadilan Tipikor Serang, Selasa (31/10/2023).

Hal itu diakui Aklani saat dirinya cecar berbagai pertanyaan oleh Hakim atas dana sebesar 925 juta yang tidak jelas peruntukannya.

Baca Juga: Aksi Nekat Pelajar Ambil Bola di Situ Cikedal Berujung Maut

Alkani mengaku telah menghabiskan uang sebanyak 225 juta rupiah untuk hiburan di tempat karaoke di Cilegon.

"Staf-staf saya juga merasakan yang mulia. Malu mengungkapkannya yang mulia, uang itu buat dipake hiburan dengan staf-staf. Hiburan di Cilegon," katanya.

Mendengar hal itu, hakim langsung menyambut mempertanyakan hiburan apa yang dilakukan di Cilegon.

"Wisata Asap, apa hiburannya?," tanya hakim Dedy Adi Saputra kepada terdakwa.

Aklani menjawab, hiburan yang dilakukan adalah Karaoke yang dilakukan setiap hari hingga menghabiskan uang ratusan juta.

"Cuma nyanyi-nyanyi doang, kan hiburannya setiap hari, sedikitnya lima juta besar nya sembilan juta dalam semalam," jelasnya.

Baca Juga: Rekrutmen P3K di Pandeglang Akan Masuk Tahapan Seleksi, Infonya Bulan November

Aklani menyebut uang ratusan juta itu habis bersama Edi Junaedi selaku Sekertaris Desa, Kholid sebagai Kaur Umum, Pendi selaku Kaur Pelaporan dan Sukron sebagai Bendahara.

Ia juga mengaku menyesal karena telah melakukan hal tersebut dan meminta pertimbangan agar para staf yang menemaninya juga merasakan hukuman.

"Kalau di mushola nangis saya, saya mau pertimbangan untuk staf saya juga yang merasakan manisnya, masa saya doang yang merasakan pahitnya," ungkapnya

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.