Banten

Banjir di Dua Kelurahan Karang Tengah, Warga Duga Terkait Sodetan di Kawasan Puri 11

Irsyad Mohammad | 24 Januari 2026, 08:47 WIB
Banjir di Dua Kelurahan Karang Tengah, Warga Duga Terkait Sodetan di Kawasan Puri 11

AKURAT BANTEN - Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan genangan air di sejumlah wilayah permukiman di Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang. Dua kelurahan yang terdampak dalam kejadian tersebut yakni Kelurahan Pondok Bahar dan Kelurahan Parung Jaya.

Salah satu warga AA yang enggan disebutkan namanya menyampaikan bahwa genangan air mulai meningkat sejak adanya perubahan kondisi lingkungan di sekitar kawasan tersebut.

Warga menyebutkan, sebelumnya terdapat area luas dan berfungsi sebagai penampungan dan resapan air.

Baca Juga: Kado Spesial HUT ke-33: Warga Kota Tangerang Banjir Diskon Pajak PBB dan BPHTB!

"Dulu di kawasan tersebut masih ada penampungan air, air juga gak separah ini luapannya. Setelah ditutup dan tidak ada lagi resapan, kayaknya aliran air kemudian dialihkan melalui saluran air," ujarnya.

Menurut AA, aliran air tersebut saat hujan deras mengarah ke wilayah permukiman sehingga menyebabkan genangan di lingkungan warga.

Genangan air dilaporkan terjadi di sejumlah titik, salah satunya di kawasan RT 01 RW 02 Parung Kored, dengan ketinggian yang bervariasi.

Baca Juga: Swasembada Beras Melaju Cepat Mentan Sebut Dukungan Daerah Jadi Penentu Keberhasilan

AA juga menyampaikan bahwa banjir bukan pertama kali terjadi di wilayah tersebut.

Namun, pada kejadian kali ini, genangan dinilai lebih parah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Biasanya banjir ada, tapi tidak sebesar ini," kata warga.

Atas kondisi tersebut, AA berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah dan pihak terkait untuk melakukan evaluasi terhadap sistem drainase dan pengelolaan aliran air guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Baca Juga: Rupiah Hampir Tembus Rp17.000, Menkeu Yakin Penguatan Tinggal Menunggu Waktu

Hingga saat ini, laporan kejadian telah disampaikan kepada pihak kelurahan dan telah dilakukan peninjauan lapangan. Warga masih menunggu tindak lanjut dari hasil peninjauan tersebut.

"Sudah dilaporkan ke kelurahan dan katanya sudah dicek juga aliran sungainya," tandasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait untuk memperoleh keterangan tambahan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.