Banten

Misteri Minggu Pagi di Desa Demung: Satu Keluarga di Situbondo Ditemukan Tewas, Anak Tergeletak di Kamar Mandi

Saeful Anwar | 30 Desember 2025, 08:37 WIB
Misteri Minggu Pagi di Desa Demung: Satu Keluarga di Situbondo Ditemukan Tewas, Anak Tergeletak di Kamar Mandi

AKURAT BANTEN-Minggu pagi yang seharusnya tenang di Desa Demung, Kecamatan Besuki, mendadak berubah menjadi horor mencekam.

Warga dikejutkan dengan temuan memilukan: satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak ditemukan tewas mengenaskan di dalam rumah mereka, Minggu (28/12/2025).

Dikutip dari laman Akurat Jatim, kondisi para korban saat ditemukan sangat tidak wajar.

Sementara jasad sang ayah, Kasim, dan ibunya, Suning, ditemukan membeku di dalam kamar, putri mereka yang bernama Nia ditemukan tak bernyawa di area kamar mandi.

Posisi jasad yang terpisah-pisah ini memperkuat dugaan adanya tindak kekerasan sebelum para korban mengembuskan napas terakhir.

Peristiwa yang terjadi di jantung Kabupaten Situbondo ini menyisakan tanda tanya besar.

Dugaan kuat mengarah pada aksi pembunuhan sadis yang dilakukan dengan sangat rapi namun meninggalkan duka mendalam bagi warga sekitar.

Baca Juga: UPDATE! Sarinah Tetap Kokoh! Intip Kondisi Terkini Pasca Insiden Kebakaran Kecil di Ikon Jakarta

Kronologi Penemuan Jasad: Terpisah di Kamar dan Kamar Mandi

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan bahwa ketiganya pertama kali ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB. Korban diketahui bernama Kasim, istrinya Suning, dan putri mereka yang bernama Nia.

Kondisi di dalam rumah tampak memilukan:

  • Kasim dan Suning: Ditemukan tergeletak tak bernyawa di dalam kamar tidur utama.
  • Nia: Anak pasangan tersebut ditemukan dalam kondisi mengenaskan di area kamar mandi.

Penemuan ini bermula dari kecurigaan warga yang tidak melihat aktivitas di rumah korban sejak pagi hari.

Saat diperiksa, warga justru dihadapkan pada pemandangan horor yang langsung dilaporkan ke Mapolsek Besuki.

Baca Juga: Tragedi di Labuan Bajo: Pelatih Valencia B dan 3 Anaknya Hilang Saat Kapal Tenggelam di Pulau Padar, Ini Daftarnya

Polisi Sterilkan Lokasi, Tim Inafis Diterjunkan

Tak lama setelah laporan masuk, aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Besuki langsung bergerak cepat mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Garis polisi (police line) telah membentang mengelilingi rumah korban untuk mencegah kerumunan warga merusak bukti potensial.

Kapolsek Besuki, AKP Febry Hermawan, mengonfirmasi kejadian tragis tersebut namun masih bersikap hati-hati dalam memberikan keterangan terkait motif pelaku.

"Benar, ada tiga orang korban meninggal dunia yang merupakan satu keluarga. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan mendalam," ujar AKP Febry di lokasi kejadian.

Hingga siang hari, Tim Inafis Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Situbondo terus melakukan olah TKP secara intensif. Petugas menyisir setiap sudut ruangan untuk mengumpulkan barang bukti, mulai dari benda tajam hingga jejak alas kaki yang mungkin ditinggalkan pelaku.

Baca Juga: Yogyakarta Terkepung Banjir: Gunungkidul dan Bantul Lumpuh Akibat Cuaca Ekstrem 28 Desember 2025

Misteri di Balik Desa Demung

Hingga saat ini, polisi belum menyimpulkan penyebab pasti kematian maupun motif di balik dugaan pembunuhan ini.

Apakah ini merupakan perampokan yang berakhir tragis, atau ada motif dendam pribadi?

Spekulasi terus berkembang di kalangan masyarakat, namun pihak kepolisian meminta warga untuk tetap tenang dan menyerahkan kasus ini sepenuhnya kepada hukum.

Akses menuju rumah korban pun masih dibatasi ketat demi menjaga orisinalitas bukti-bukti di lapangan.

Jenazah para korban rencananya akan dievakuasi ke RSUD terdekat untuk dilakukan otopsi guna mengungkap tabir kematian satu keluarga ini (**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman