Dua Anggota Polda Riau Terseret Arus Banjir Padang Panjang, Kronologi Tragis Terungkap

Akurat Banten - Gelombang banjir bandang yang menerjang Padang Panjang pada Kamis malam kembali menyisakan duka mendalam bagi kepolisian.
Konfirmasi terbaru menyebutkan dua anggota Polda Riau ikut menjadi korban dalam bencana yang memperparah kerusakan di wilayah perbatasan Padang Panjang dan Tanah Datar.
Kapolres Padang Panjang AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro memastikan kabar tersebut saat ditemui pada Minggu siang.
“Betul, ada personel polisi dari Polda Riau dan satu supir yang merupakan warga sipil dalam insiden banjir bandang,” ujarnya.
Informasi itu pertama kali diterima pihak Polres setelah komunikasi intens yang dilakukan oleh jajaran Polda Riau pascakejadian.
Mereka menanyakan kondisi dua anggotanya yang sebelumnya dilaporkan berangkat menuju Ranah Minang untuk menjalankan tugas dinas.
Kapolres menjelaskan bahwa identitas para korban beserta kendaraan yang digunakan sudah disampaikan sejak awal proses pencarian dimulai.
Namun, kondisi lapangan yang sulit membuat tim gabungan tidak bisa langsung menjangkau titik lokasi saat bencana baru saja terjadi.
Tebalnya lumpur yang menutupi akses jalan terutama di kawasan Jembatan Kembar membuat upaya penyisiran terhambat total.
Lokasi ini menjadi salah satu wilayah terdampak paling parah akibat gelombang air yang membawa material lumpur, pepohonan, dan batu besar.
Upaya evakuasi baru menunjukkan perkembangan saat jalan mulai terbuka pada hari kedua pascakejadian.
Baca Juga: Aksi Cepat SPPG Padang Bagikan Menu Bergizi bagi Korban Banjir Meski Sekolah Libur
“Hari itu kami menemukan kendaraannya namun tidak dengan penumpangnya,” kata Kapolres.
Penemuan mobil tanpa keberadaan dua personel tersebut membuat tim memperluas area pencarian hingga ke jalur sungai yang mengarah ke wilayah hilir.
Kabar baru kemudian datang dari Rumah Sakit Bhayangkara.
Satu anggota Polda Riau berhasil diidentifikasi setelah jasadnya ditemukan dan dibawa oleh warga untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.
Satu korban lainnya ditemukan sehari berikutnya di lokasi berbeda.
Keduanya ditemukan di sepanjang aliran sungai di kawasan Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman.
Lokasi tersebut berjarak sekitar 20 hingga 30 kilometer dari titik awal mereka terseret, menunjukkan betapa kuat arus banjir bandang yang menghantam wilayah itu.
Jarak tersebut sekaligus memperlihatkan skala dampak yang ditimbulkan bencana yang terjadi mendadak itu.
Informasi dari Polda Riau menyebutkan kedua anggotanya sebenarnya tengah dalam perjalanan untuk melaksanakan tugas di sebuah Lapas di Kota Padang.
Namun musibah terjadi tepat ketika mereka melintas di kawasan Lembah Anai yang dikenal rawan longsor.
Rute itu mendadak terputus akibat tanah dan bebatuan yang meluncur ke badan jalan imbas hujan deras berjam-jam.
Kondisi inilah yang diduga menjadi pemicu mereka akhirnya terseret arus saat kendaraan yang ditumpangi tak dapat bergerak menghindar.
Hingga kini, proses identifikasi lanjutan serta koordinasi antara Polda Riau dan jajaran kepolisian Sumatera Barat masih terus berlangsung.
Bencana ini kembali mengingatkan bahwa kawasan Lembah Anai dan sekitarnya membutuhkan pengawasan ekstra terutama memasuki musim penghujan.
Sementara itu, keluarga korban dikabarkan sudah menerima informasi resmi terkait peristiwa tragis yang menimpa dua personel tersebut.
Pihak kepolisian memastikan proses pemulangan jenazah dilakukan secara hormat sesuai prosedur.
Musibah ini menjadi catatan kelam di tengah upaya penanganan bencana yang terus dilakukan di berbagai titik di Sumatera Barat.
Harapan agar jalur Padang Panjang–Tanah Datar dapat pulih sepenuhnya masih menjadi fokus tim di lapangan.
Kepolisian juga menegaskan koordinasi lintas daerah akan diperkuat untuk memastikan keselamatan anggota yang bertugas di wilayah rawan bencana.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Anies Baswedan Disarankan Masuk Kabinet Prabowo, Syahganda Sampai Sebut Posisi Menteri Ini!
- 2Bukan Cuma Gibran, Ahmad Ali Ungkap Kaesang Mulai Diproyeksikan PSI Jadi Presiden
- 3Duet Dedi Mulyadi-Purbaya Jadi Sorotan! Syahganda Singgung Pilihan Mengejutkan Purbaya
- 4Mahfud MD Bongkar Rencana Pergantian Listyo Sigit yang Sempat Tertunda, Nama Gibran Ikut Muncul
- 5CPA Days 2026 Digelar di BINUS Alam Sutera, IAPI Dorong Talenta Akuntan Publik Kuasai AI
- 6Gibran dan Kemendikdasmen Diadukan ke Bareskrim soal Suket SMA, Bola Panas Usai Putusan MK
- 7Liverpool Dihantam Badai Cedera Jelang Hadapi Man City, Isak dan Gakpo Terancam Absen!
- 8Gaji Wantimpres Rp76,5 Juta Disebut Receh oleh Rocky Gerung, Responsnya Bikin Penasaran!
- 9Bukan Cuma Soal Sepak Bola! Kepergian Cristiano Ronaldo Bisa Bikin Keuangan Portugal Guncang
- 10Nasib Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal di Ujung Tanduk: Skorsing 6 Bulan Mengintai Usai Tinggalkan TC








