Banten

Apresiasi untuk Polri, Pemuda Muhammadiyah Ingatkan Bahaya Provokasi Politik

Moehamad Dheny Permana | 15 September 2025, 09:19 WIB
Apresiasi untuk Polri, Pemuda Muhammadiyah Ingatkan Bahaya Provokasi Politik

Akurat Banten - Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dzulfikar Ahmad Tawalla, menilai Polri telah menunjukkan langkah strategis dalam mengawal aksi-aksi demonstrasi yang berlangsung di berbagai daerah pada akhir Agustus lalu.

Ia menegaskan, meski sejumlah aksi diwarnai kericuhan hingga menelan korban jiwa, kepolisian berhasil mencegah potensi konflik horizontal yang bisa menjalar lebih luas.

“Kami mengapresiasi kinerja Polri terutama dalam penanganan aksi demo yang terjadi. Meski ada tragedi memilukan, kerja-kerja taktis Polri dalam menghadapi aksi yang ditunggangi banyak kepentingan tetap bisa dikendalikan dengan baik,” ujar Dzulfikar.

Menurut Dzulfikar, eskalasi kerusuhan di beberapa kota bukan sekadar luapan aspirasi, melainkan sudah sarat dengan kepentingan politik tertentu.

Karena itu, langkah kepolisian yang menjaga agar situasi tetap terkendali patut diapresiasi.

“Kerusuhan yang terjadi jelas sudah disusupi agenda politik, bukan lagi semata tuntutan rakyat. Di titik inilah kita melihat kerja Polri patut diapresiasi karena mampu menjaga agar kondisi tidak semakin memburuk,” ungkapnya.

Baca Juga: Dua Bocah Jadi Korban, Kakek Pelaku Pencabulan di Indramayu Ditangkap Berkat Peran Bupati Lucky Hakim

Wakil Menteri Pekerja Migran Indonesia ini juga menyoroti sikap cepat Polri dalam menangani dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh anggotanya.

Ia menilai, transparansi proses hukum menjadi kunci penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap aparat.

“Kami melihat Polri juga sigap menindak anggotanya yang bertindak di luar SOP. Contohnya kasus polisi yang menabrak ojol bisa ditangani dengan cepat dan transparan. Ini penting agar kepercayaan publik tetap terjaga,” jelas Dzulfikar.

Ia menambahkan, langkah kepolisian tidak boleh berhenti pada pengendalian aksi semata.

Polri, kata dia, juga harus menelusuri aktor intelektual di balik kerusuhan agar tragedi serupa tidak lagi terulang di masa depan.

“Kami mendorong Polri segera menuntaskan penyelidikan atas dalang kerusuhan yang menelan korban jiwa. Namun di sisi lain, kami berharap Polri bisa tegas membebaskan demonstran yang agenda perjuangannya tulus untuk memperbaiki kinerja pemerintahan,” ucapnya.

Di luar itu, Dzulfikar mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi.

Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan dan tetap mendukung kebijakan negara yang berpihak pada keutuhan bangsa.

Baca Juga: Sushila Karki: Dari Ruang Sidang ke Kursi PM, Kisah Perempuan Pertama yang Dipilih Generasi Z Melaui Server Discord Untuk Nepal

“Pemuda Muhammadiyah mengajak semua elemen untuk tidak pernah lelah mencintai Indonesia. Mari kita dukung setiap kebijakan negara yang bertujuan mempertahankan persatuan dan keutuhan bangsa,” tuturnya.

Pernyataan Dzulfikar menegaskan bahwa di tengah dinamika politik yang semakin kompleks, keberadaan aparat penegak hukum tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas sosial.

Namun, ia mengingatkan bahwa kerja aparat harus terus dibarengi dengan transparansi, profesionalitas, dan keberanian mengusut dalang di balik layar.

Dengan begitu, tragedi di balik demonstrasi tidak hanya menjadi catatan kelam, tetapi juga pelajaran penting agar bangsa ini semakin dewasa menghadapi perbedaan pandangan politik.***

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.