Heboh Grup Facebook Fantasi Sedarah, Polda Metro Jaya Turun Tangan Selidiki Konten Menyimpang yang Menggemparkan Netizen

Akurat Banten - Belakangan ini, publik Indonesia dihebohkan oleh sebuah grup Facebook bernama "Fantasi Sedarah" yang berisi konten hubungan sedarah atau inses.
Grup yang sempat diisi oleh ribuan anggota ini menuai kecaman luas dari pengguna media sosial karena membahas dan bahkan membagikan pengalaman yang sangat menyimpang secara seksual dalam lingkup keluarga.
Menanggapi hal ini, Polda Metro Jaya mengambil langkah serius dengan melakukan penyelidikan terhadap akun grup Facebook tersebut.
Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak, mengatakan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Direktorat Siber untuk mendalami kasus ini secara menyeluruh.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Direktorat Siber Polda Metro Jaya akan menyelidiki dan mendalami tentang akun Facebook tersebut,” ujar AKBP Reonald.
Langkah ini dilakukan agar kasus ini tidak berlarut-larut dan pihak berwajib dapat segera mengambil tindakan hukum terhadap para pelaku.
Direktur Siber Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Roberto Pasaribu, mengungkapkan bahwa grup tersebut sebenarnya sudah dihapus oleh Meta, perusahaan induk Facebook, karena melanggar aturan komunitas.
Baca Juga: Usai Palak Investor China Sebesar Rp5 Triliun, Kepala KADIN dan CS Cilegon Jadi Tersangka
"Akun grup tersebut sudah ditutup/ditangguhkan/dihapus oleh provider FB Meta karena melanggar aturan," jelas Roberto.
Namun, meskipun grup sudah dihapus, penyelidikan tetap berjalan guna mengungkap siapa saja yang bertanggung jawab dan berperan dalam pengelolaan maupun aktivitas grup tersebut.
Selain itu, Polda Metro Jaya juga bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dalam menangani kasus ini.
Koordinasi lintas lembaga ini penting agar kasus seperti ini dapat ditindak dengan tegas serta mencegah penyebaran konten serupa di masa depan.
Tidak hanya dari aparat keamanan, kecaman keras juga datang dari unsur legislatif. Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, mendesak Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Polri dan Kementerian Kominfo agar segera meringkus para pengelola akun yang menyebarkan konten inses ini.
Baca Juga: Tradisi Unik Idul Adha dari Berbagai Daerah di Indonesia yang Jarang Diketahui
Menurut Sahroni, konten seperti ini bukan hanya menjijikkan, tetapi juga berpotensi menimbulkan korban baru.
“Mereka jelas mewadahi penyimpangan dan ini kan masih fantasi, kalau tidak kita hentikan dan sampai fantasinya jadi kenyataan, ini akan menyebabkan pidana kekerasan seksual yang luar biasa menghancurkan korban,” tegas Sahroni.
Dia menambahkan bahwa pengelola dan anggota grup tersebut perlu segera dicari dan diberikan pembinaan psikologis.
Penanganan preventif ini dianggap sangat penting untuk mencegah tindakan kriminal yang lebih berat di masa depan.
Kehadiran grup seperti “Fantasi Sedarah” menjadi perhatian serius masyarakat Indonesia karena melibatkan konten yang sangat tabu dan berbahaya.
Media sosial yang sejatinya menjadi sarana komunikasi dan informasi, nyatanya juga bisa disalahgunakan untuk menyebarkan hal-hal negatif dan merusak moral.
Kasus ini menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa pengawasan dan regulasi terhadap konten di dunia maya harus diperketat.
Masyarakat juga diimbau untuk lebih aktif melaporkan konten-konten tidak pantas yang beredar agar tindakan cepat dari pihak berwenang bisa dilakukan.
Dengan langkah cepat dari Polda Metro Jaya, Kementerian Kominfo, dan dukungan dari masyarakat, diharapkan kasus ini dapat menjadi titik balik dalam memberantas konten-konten berbahaya di media sosial, khususnya yang menyangkut isu sensitif seperti inses.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Mahfud MD Bikin Geger! 'Dicari Sampai Mati Pun Tak Akan Ada Ijazah', Ini Penjelasannya soal Gibran
- 2Anies, Ganjar, dan Mahfud Bakal Masuk Istana? Wacana Pemakzulan Gibran Ikut Jadi Sorotan
- 3Anies Baswedan Disarankan Masuk Kabinet Prabowo, Syahganda Sampai Sebut Posisi Menteri Ini!
- 4Denny Indrayana Soroti Sikap Megawati soal Gibran, PDIP Bakal Bergerak atau Pilih Diam?
- 5Duet Dedi Mulyadi-Purbaya Jadi Sorotan! Syahganda Singgung Pilihan Mengejutkan Purbaya
- 6Mahfud MD Jelaskan Beda Pemakzulan dan Pidana dalam Kasus Gibran, Ini Tahapan Hukumnya!
- 7Nasabah BTN Klaim Dana Rp17 Miliar Bermasalah, Setiap Rp1 Miliar Masuk Saldo Disebut Tersisa Rp100, Ada Apa?
- 8Miris! 21 Tahun Jadi Pemulung, Lansia Ini Tak Tahu Punya Uang Pensiun Rp1,1 Miliar
- 9Anies, Ganjar, dan Mahfud Bakal Masuk Istana? Wacana Pemakzulan Gibran Ikut Jadi Sorotan
- 10Mahfud MD Jelaskan Beda Pemakzulan dan Pidana dalam Kasus Gibran, Ini Tahapan Hukumnya!







