1.000 Perempuan dan Gen Z Bersatu! Kartini 2025 Jadi Titik Balik Kepemimpinan Masa Depan

Akurat Banten - Peringatan Hari Kartini 2025 bukan sekadar seremoni tahunan. Tahun ini, semangat Kartini dihidupkan kembali dengan cara yang lebih progresif dan berdampak luas.
Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) menginisiasi gerakan berskala nasional dan internasional bertajuk 1.000 Profesi Perempuan dan Gen Z, yang secara resmi diluncurkan pada Senin, 21 April 2025 di Tennis Indoor Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.
Gerakan ini diresmikan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Choiri Fauzi.
Baca Juga: Kartini-Kartini Modern: 4 Perempuan Hebat Indonesia yang Menginspirasi Dunia
Turut hadir pula Selvi Ananda, istri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang memberikan dukungannya dalam acara yang diikuti ribuan peserta secara langsung maupun daring dari berbagai penjuru dunia.
Dalam sambutannya, Selvi menekankan bahwa Hari Kartini bukan hanya peringatan, melainkan panggilan untuk bertindak.
“Kartini adalah energi sosial yang menggerakkan bangsa. Kita tidak hanya mengenangnya, tetapi meneruskan cita-citanya agar perempuan Indonesia bisa berdaya, mandiri, terdidik, dan punya mimpi tinggi serta mampu mencapainya,” ujarnya.
Baca Juga: Dunia Berduka, Paus Fransiskus Wafat di Usia 88 Tahun
Gerakan 1.000 Profesi Perempuan dan Gen Z ini mencerminkan keberagaman kontribusi perempuan dalam 17 sektor strategis, seperti pendidikan, kesehatan, teknologi, maritim, hingga pertahanan.
Bukan hanya mengenalkan figur inspiratif, gerakan ini juga bertujuan mendorong regenerasi pemimpin perempuan di Indonesia, terutama dari kalangan Gen Z.
Selvi juga menyoroti pentingnya mengenali kekuatan perempuan dan Gen Z sebagai fondasi masa depan bangsa.
Baca Juga: GARUDA TAK GENTAR! Kemenangan Krusial atas Bahrain, Ada Sinyal Bahaya untuk Raksasa Asia!
"Mereka bukan sekadar potensi demografi. Mereka adalah masa depan Indonesia yang inklusif, setara, dan penuh inovasi," ujarnya.
Lewat kolaborasi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan komunitas global, peringatan Hari Kartini tahun ini menjadi momentum kebangkitan kepemimpinan perempuan yang inklusif dan transformatif.
Gerakan ini bukan akhir, tapi awal dari perjalanan panjang menuju Indonesia yang lebih adil dan setara, di mana perempuan dan generasi muda berdiri di garis depan perubahan.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Pilpres 2029 Berpotensi Hanya Dua Pasangan, Bagaimana Nasib Dedi Mulyadi? Ini Skenarionya
- 2Besok Jadi Sorotan! BEM UI Siapkan Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran, Tugu Tani hingga Tugu Proklamasi Disorot
- 3Lionel Messi Bikin Rekor Gila di MLS! Cetak 2 Gol, Pelatih Inter Miami Sampai Menyebutnya Alien
- 4Bukan MU atau Arsenal, 2 Klub Ini Kuasai Rekor Kemenangan Beruntun Premier League!
- 5Analisis Roy Suryo dan Dokter Tifa soal Dokumen Ijazah Jokowi Jadi Sorotan, Apa Fakta Hukumnya?
- 6Wendi Cagur Bikin Geger! Akun Medsos Diduga Dibatasi Usai Suarakan Karhutla, 5 Figur Publik Ikut Disorot
- 7Kabar Terbaru MBG! Siswa Boleh Tambah Makan, Sistem Prasmanan Diuji di 10 Provinsi
- 8Disetujui Prabowo, Siswa Tak Bisa Otomatis Naik Kelas Mulai 2027/2028! Ini Aturan Barunya
- 9PSG Hancurkan Rekor Sempurna Barcelona, Respons Hansi Flick Justru Bikin Publik Heran!
- 10Vietnam Mulai Ketar-ketir! Timnas Indonesia Segera Punya Senjata Baru, Taisei Marukawa Tinggal 2 Tahap









