Tiga Bocah Terseret Arus di Sungai Ciujung, Satu Ditemukan Meninggal Dunia

AKURAT BANTEN - Tiga bocah masing-masing berusia 4 tahun tenggelam terseret arus saat bermain air di pinggiran Sungai Ciujung, Kampung Palembangan, Desa Dukuh, Kabupaten Serang, tidak jauh dari rumahnya.
Korban Afan dan Afin, dua dari tiga korban berhasil diselamatkan warga setempat. Namun Ridho tidak berhasil diselamatkan dan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tidak jauh dari lokasi awal korban terjatuh.
Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko mengatakan peristiwa tenggelamnya 3 bocah ini terjadi Jum'at (7/2/25) sekitar pukul 15.30 sore.
Dari keterangan warga, kata Kapolres, sebelum musibah terjadi ketiga korban diketahui bermain di atas batu di pinggir sungai.
Baca Juga: Polisi Tangkap Pemerkosa Korban Kecelakaan Lalu Lintas di Serang
"Ketika bermain air, diduga ketiga bocah ini terpeleset jatuh ke sungai. Jatuhnya ketiga korban ke dalam air ini diketahui oleh warga yang ada di seberang sungai," terang Kapolres, Sabtu (8/2).
Sebelumnya, salah seorang warga yang diketahui (Burhan) sempat menceburkan diri untuk menyelamatkan para korban.
Dua korban bernama Afan dan Afin berhasil diselamatkan namun Ridho terlanjur hilang terseret arus.
"Dua korban berhasil diselamatkan oleh Burhan, sedangkan satu rekannya hilang terbawa arus," kata Kapolres.
Baca Juga: Polda Banten Bongkar Tambang Emas Ilegal di Lebak, 10 Penambang Emas Berhasil Ditangkap
Petugas Polsek Kragilan yang mendapatkan informasi adanya bocah yang terbawa arus segera mendatangi lokasi untuk membantu pencarian. Sekitar pukul 17.30 WIB, korban Ridho berhasil ditemukan namun dalam kondisi meninggal dunia.
"Korban ditemukan tidak jauh dari lokasi awal namun kondisinya telah meninggal dunia. Setelah dilakukan pemeriksaan, jasad korban diserahkan kepada pihak keluarga sesuai permintaan," jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Kapolres mengimbau kepada masyarakat, khusus orang tua untuk mengawasi anak-anaknya untuk tidak bermain di pinggir sungai atau kali irigasi.
"Imbauan ini kami sampaikan agar tidak lagi terjadi peristiwa serupa karena pada saat ini kondisi air sungai cukup deras akibat intensitas curah hujan yang cukup tinggi," ujar Condro Sasongko. (Ansori)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Mahfud MD Bikin Geger! 'Dicari Sampai Mati Pun Tak Akan Ada Ijazah', Ini Penjelasannya soal Gibran
- 2Anies Baswedan Disarankan Masuk Kabinet Prabowo, Syahganda Sampai Sebut Posisi Menteri Ini!
- 3Duet Dedi Mulyadi-Purbaya Jadi Sorotan! Syahganda Singgung Pilihan Mengejutkan Purbaya
- 4Nasabah BTN Klaim Dana Rp17 Miliar Bermasalah, Setiap Rp1 Miliar Masuk Saldo Disebut Tersisa Rp100, Ada Apa?
- 5Rocky Gerung Minta Gibran Mundur, Dede Budhyarto Bereaksi! Sikap Yusril Ikut Jadi Sorotan
- 6Miris! 21 Tahun Jadi Pemulung, Lansia Ini Tak Tahu Punya Uang Pensiun Rp1,1 Miliar
- 7Gaji Wantimpres Rp76,5 Juta Disebut Receh oleh Rocky Gerung, Responsnya Bikin Penasaran!
- 8Nasib Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal di Ujung Tanduk: Skorsing 6 Bulan Mengintai Usai Tinggalkan TC
- 9Bukan Cuma Soal Sepak Bola! Kepergian Cristiano Ronaldo Bisa Bikin Keuangan Portugal Guncang
- 10Nasib Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal di Ujung Tanduk: Skorsing 6 Bulan Mengintai Usai Tinggalkan TC




