Banten

Bunuh Pemilik Warung di Pandeglang, Ini Alasan Pelaku Kepada Polisi

AA LaNyalla Mahmud Mattalitti | 11 Februari 2024, 14:25 WIB
Bunuh Pemilik Warung di Pandeglang, Ini Alasan Pelaku Kepada Polisi

AKURAT BANTEN - Alasan SY (18) melakukan perampokan dan tega melakukan pembunuhan secara sadis kepada Sifa pemilik warung di Kampung Prabu, Desa Kadubelang, Kecamatan Mekarjaya, Kabupaten Pandeglang karena ingin mengembalikan uang kakaknya yang sudah habis ia gunakan. Sabtu (10/2/24).

SY yang saat ini masih berstatus pelajar warga kelas tiga di salah satu SMA di Pandeglang terdesak karena terus ditagih uang milik kakaknya.

Hal itu dibenarkan, Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Pandeglang, IPDA Beni Sukirman, kepada wartawan ia menjelaskan bahwa berdasarkan pengakuan dari pelaku, motifnya karena merasa terdesak.

Beni menerangkan, pelaku sebelumnya telah menggunakan uang milik kakaknya untuk kepentingan pribadinya.

Saat ditagih, Pelaku selalu beralasan kepada kakaknya karena ia sudah menggunakan uang tersebut tanpa sepengetahuan dari kakaknya itu.

"Kakaknya terus menagih uang untuk ditransfer, tai pelaku selalu menunda dengan alasan terjadi trouble," ucapnya.

"Padahal, uangnya sudah digunakan oleh pelaku untuk kepentingannya," sambungnya.

Oleh karena itu lah, pelaku melakukan aksi nekatnya yakni merampok dengan kekerasan di toko Sifa.

Karena pelaku tidak ada pilihan lain untuk mendapatkan uang dan bisa mengganti uang kakaknya yang sudah ia habiskan.

Namun, dalam aksinya itu, pemilik warung tewas karena berusaha melawan lalu ditusuk pelaku di bagian punggung dan leher.

"Dia menyerang korban dari belakang dengan menusuknya dua kali. Korban berusaha melawan, tetapi pelaku kembali menusuknya dari depan, yang menyebabkan korban meninggal," paparnya.

Setelah melakukan penusukan, pelaku mengambil handphone dan uang di laci meja warung milik korban.

"Setelah korban ditusuk menggunakan pisau korban tersungkur, saat kondisi korban sudah tidak bernyawa, pelaku membawa harta benda milik korban kemudian pelaku berupaya melarikan diri," tukasnya.

Kemudian, Polisi menyelidiki kasus tersebut dan langsung melakukan pengejaran setelah mendapatkan ciri-ciri pelaku.

Polisi berhasil menangkap pelaku di wilayah Serang, Banten, sebelumnya pelaku sempat melarikan diri ke Bekasi.

Kata Beni, saat akan ditangkap pelaku sempat melakukan perlawanan, sehingga polisi terpaksa memberikan timah panas dibagia kaki kanan prlaku.

"Pelaku berhasil kami tangkap setelah melarikan diri dari bekasi, pelaku kembali ke arah Serang, Banten. Pelaku berusaha menentang penangkapan saat kami mendekatinya, sehingga kami terpaksa menggunakan tembakan," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.