Banten

Paska Kerusuhan Antara Ormas Vs masa Peduli Palestina di Bitung, Ada 1.187 Personel Berjaga-jaga

AA LaNyalla Mahmud Mattalitti | 27 November 2023, 16:03 WIB
Paska Kerusuhan Antara Ormas Vs masa Peduli Palestina di Bitung, Ada 1.187 Personel Berjaga-jaga

AKURAT BANTEN - Beredar sejumlah video di sosial media yang memperlihatkan kerusuhan antara Ormas pendukung Israel dengan massa aksi Bela Palestina di Kota Bitung, Sulawesi Utara pada Sabtu (25/11/2023).

Saat ini aparat keamanan sudah bersiaga untuk mencegah bentrok susulan antara salah satu ormas dengan massa aksi Bela Palestina di wilayah tersebut.

Kapolres Bitung AKBP Tommy Bambang Souissa menjelaskan bahwa pihaknya telah bersiaga di Pusat Kota Bitung, dibantu BKO Polda Sulut, dan TNI dengan melibatkan 1.187 personel masih dalam rangka cipta kondisi dengan melaksanakan patroli gabungan serta mengerahkan petugas untuk bersiaga di pusat Kota Bitung.

Lebih lanjut, Tommy menjelaskan bahwa hingga kini situasi di Kota Bitung terbilang kondusif. Masyarakat setempat juga telah kembali beraktivitas seperti biasanya.

Polda Sulawesi Utara meningkatkan patroli di wilayah Kota Bitung pasca-bentrokan antar kelompok ormas, Kapolda Sulut Irjen Setyo Budiyanto mengatakan, patroli ini dilakukan bersama dengan anggota TNI.

"Kegiatan patroli, termasuk kegiatan-kegiatan yang sifatnya statis di jalan atau di tempat-tempat yang diperlukan pengamanan, ini menjadi prioritas kami semua,” kata Setyo kepada wartawan, Senin (27/11/2023).

Meski begitu, Setyo memastikan situasi dan kondisi di Kota Bitung kekinian telah kondusif. Dia juga menegaskan bentrokan yang terjadi bukan antar massa pro Palestina dan Israel sebagaimana narasi yang sempat beredar.

"Jangan mudah percaya dengan isu atau informasi yang sumbernya tidak bisa dipercaya, bahkan mungkin sumber-sumber dari akun-akun anonim, akun-akun yang tidak bisa dipertanggungjawabkan," ujar dia.

Lebih lanjut Instruksi Kapolri sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan Kapolda Sulut dan Pangdam XIII mengantisipasi terjadinya bentrokan susulan di Kota Bitung.

"Ya yang jelas, sampai dengan hari ini Pangdam, Kapolda dan seluruh stakeholder bersama-sama bekerja untuk mengimbau agar peristiwa yang terjadi tidak terulang lagi," kata Listyo di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat, Senin (27/11/2023)

Mantan Kabareskrim Polri tersebut juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan atau menggunakan pernyataan provokatif dalam menyampaikan pendapatnya.

"Kita minta untuk dihindarkan sehingga semangat yang terkait dengan apa yang disampaikan jangan membuat kemudian memecah belah kerukunan yang ada," katanya.

Diketahui bentrokan antar massa ormas terjadi di Kota Bitung, Sulawesi Utara, pada Sabtu (25/11/2023). Sempat beredar informasi bawah bentrokan tersebut terjadi antar massa pro Palestina dan Israel.

Namun belakangan informasi tersebut dibantah oleh Kapolda Sulut Irjen Setyo Budiyanto. Peristiwa bentrokan ini diketahui menelan satu korban jiwa dan satu korban luka berat.

Setyo menyebut pihaknya telah menetapkan tujuh tersangka dalam peristiwa ini. Enam di antaranya berinisial HP, GK, FL, BI, MP, dan RA. Sedangkan satu pelaku lainnya merupakan anak di bawah umur.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.