Mahasiswa Elisabeth International Bali Ditemukan Tewas, Kamar Kos Dipenuhi Lalat Hijau dan Bau Busuk

AKURAT BANTEN - Seorang mahasiswa bernama Aldi Sahilatua Nababan, ditemukan tewas mengenaskan di kosan, Kuta Selatan, Bali.
Adi diduga menjadi korban pembunuhan sadis. Alat kelamin pecah dan mengeluarkan darah, sekujur tubuh lebam, mulut dan hidung mengeluarkan darah, dan engsel siku tangannya bergeser.
Kasus ini pun viral. Seperti dibagikan akun X Kegoblogan.Unfaedah @kegblgnunfaedh. Dikatakan, korban tewas akibat pembunuhan.
Baca Juga: Sungai Cisadane Meluap, Ribuan Rumah Warga di Tanjung Burung Tangerang Kebanjiran
Monalisa Nababan, kakak korban mengatakan, mayat adiknya itu ditemukan di kosan Nusa Dua Koi Kos, nomor 10, Gang Kunci, Jalan By Pass Ngurah Rai, No23, Benoa, Kuta Selatan, Bali.
"Sekarang jenazah sedang di autopsi di RS Bhayangkara Medan," katanya, dikutip Akurat Banten, Rabu (22/11/2023).
Yang membuat keluarga nyesak, mereka tidak dibolehkan melihat jenazah anggota keluarganya. Mulai dari pembukaan peti hingga proses autiopsi, semua dilakukan tertutup oleh kepolisian.
Dilanjutkan dia, adiknya itu kuliah di Elisabeth International Bali.
"Menurut petugas kepolisian, mayat korban ditemukan dalam keadaan terlilit tali tampar di dalam kamar kosannya," sambungnya.
Mayat korban ditemukan tergantung bersandar di pintu kamar dengan kedua kaki menyentuh lantai. Dari hidungnya keluar darah.
"Saat ditemukan, mayat korban sudah mengalami pembengkakan dan kulit mengeluarkan cairan," tambahnya.
Sementara itu, menurut keterangan saksi, yakni pemilik kos bernama Nyoman Risup Artana (43), awalnya dia curiga dengan kamar korban yang telah dipenuhi dengan lalat hijau dan bau busuk menyengat.
"Saat saya mengetuk pintu kamar kos korban, tidak ada respon. Lalu saya juga melihat ada darah yang keluar dari bawah pintu kamar kos. Saat itu saya langsung lapor Polsek Kuta Selatan," jelasnya.
Menurut Monalisa, banyak kejanggalan dalam kematian adiknya itu.
"Kami memohon dengan sangat kepada Bapak Presiden Jokowi dan Bapak Kapolri, untuk menangkap dan menghukum seberat-beratnya yang membunuh adik saya Aldi," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Data Center AI Rp3,5 Triliun di Jatiluhur Bikin Geger, Dedi Mulyadi Turunkan Pakar ITB dan UI
- 2Bukan Cuma Gibran, Ahmad Ali Ungkap Kaesang Mulai Diproyeksikan PSI Jadi Presiden
- 3Mahfud MD Bongkar Rencana Pergantian Listyo Sigit yang Sempat Tertunda, Nama Gibran Ikut Muncul
- 4CPA Days 2026 Digelar di BINUS Alam Sutera, IAPI Dorong Talenta Akuntan Publik Kuasai AI
- 5Dinsos Kota Tangerang Bantu Ibu dan Anak Penjual Tisu di Daan Mogot, Upayakan Reunifikasi Keluarga
- 6Gibran dan Kemendikdasmen Diadukan ke Bareskrim soal Suket SMA, Bola Panas Usai Putusan MK
- 79 Hakim MK Dilaporkan ke MKMK Usai Putusan Gugatan Ijazah Gibran, Ada Apa?
- 8Gugatan Syarat Pendidikan Gibran Gugur di MK, Kuasa Hukum Rayakan Putusan dengan Sujud Syukur
- 9Rocky Gerung Minta Gibran Mundur, Dede Budhyarto Bereaksi! Sikap Yusril Ikut Jadi Sorotan
- 10Gaji Wantimpres Rp76,5 Juta Disebut Receh oleh Rocky Gerung, Responsnya Bikin Penasaran!







